Breaking News
light_mode
Minggu, 13 September 2026
Beranda » Ekbis » Indonesia Resmi Terapkan Pajak Minimum Global, Begini Dampaknya!

Indonesia Resmi Terapkan Pajak Minimum Global, Begini Dampaknya!

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Kabar besar datang dari Kementerian Keuangan. Mulai 1 Januari 2025, Indonesia resmi memberlakukan kebijakan Pajak Minimum Global. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 136/2024 yang ditandatangani pada akhir Desember lalu. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi sistem perpajakan Indonesia di tengah persaingan investasi global.

Mengapa Pajak Minimum Global Penting?

Menurut Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu, kebijakan ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam menciptakan iklim investasi yang adil dan kompetitif. Febrio menjelaskan, praktik penghindaran pajak yang sering terjadi melalui skema tax haven dapat diminimalkan dengan adanya aturan baru ini.

“Dengan adanya ketentuan ini, praktik penghindaran pajak seperti melalui tax haven dapat dicegah. Kesepakatan ini kita sambut baik karena sangat positif dalam menciptakan sistem perpajakan global yang lebih adil,” ujar Febrio dalam keterangan resminya, Kamis (16/1/2025).

Pajak Minimum Global merupakan bagian dari Pilar Dua yang diinisiasi G20 dan OECD. Inti dari kebijakan ini adalah memastikan perusahaan multinasional dengan omzet konsolidasi global minimal 750 juta Euro membayar pajak efektif sebesar 15% di setiap negara tempat mereka beroperasi. Hal ini bertujuan menghentikan persaingan tarif pajak yang tidak sehat atau dikenal dengan istilah “race to the bottom”.

Apa Dampaknya Bagi Investasi di Indonesia?

Sebagai negara berkembang dengan potensi investasi besar, Indonesia diharapkan mampu menjaga daya saingnya meski menerapkan aturan baru ini. Febrio memastikan sektor-sektor strategis yang menjadi penggerak ekonomi nasional akan tetap mendapatkan insentif pajak yang terukur dan terarah.

“Pemerintah optimis bahwa langkah ini tidak hanya meningkatkan keadilan dalam sistem perpajakan, tetapi juga memperkuat daya saing investasi nasional di tengah tantangan global,” tambah Febrio.

Baca Juga  Kehadiran DeepSeek AI China Memengaruhi Prospek Harga Bitcoin! Dampak Teknologi Baru pada Pasar Kripto

Namun, penting dicatat, kebijakan ini hanya berlaku bagi wajib pajak badan yang tergabung dalam grup perusahaan multinasional. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta wajib pajak perorangan tidak akan terdampak langsung oleh kebijakan ini.

Bagaimana Ketentuannya?

Pajak Minimum Global di Indonesia akan diterapkan mulai tahun pajak 2025. Jika tarif pajak efektif di suatu negara kurang dari 15%, perusahaan harus membayar pajak tambahan (top-up) paling lambat akhir tahun pajak berikutnya. Misalnya, untuk tahun pajak 2025, pembayaran tambahan harus dilakukan sebelum 31 Desember 2026.

Selain itu, pelaporan pajak minimum global diberikan waktu hingga 15 bulan setelah akhir tahun pajak. Namun, khusus untuk tahun pertama, pemerintah memberikan kelonggaran hingga 18 bulan.

Contohnya, jika suatu perusahaan masuk dalam cakupan aturan ini pada 2025, maka pelaporan pertama dapat dilakukan paling lambat 30 Juni 2027. Sedangkan untuk tahun 2026, pelaporan harus diselesaikan sebelum 31 Maret 2028. Semua tata cara pengisian dan pelaporan akan diatur lebih lanjut oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Dukungan Global untuk Kebijakan Ini

Indonesia tidak sendirian. Hingga saat ini, lebih dari 140 negara mendukung inisiatif Pajak Minimum Global, dan lebih dari 40 negara telah mengimplementasikannya. Mayoritas negara ini juga mulai memberlakukan kebijakan tersebut pada 2025, menjadikannya sebuah langkah bersama untuk menciptakan sistem perpajakan global yang lebih adil dan merata.

Penerapan Pajak Minimum Global di Indonesia adalah langkah berani untuk menjaga keadilan dalam sistem perpajakan sekaligus mencegah praktik penghindaran pajak. Dengan dukungan dari komunitas internasional, kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah global.

Bagaimana menurut Anda? Apakah kebijakan ini akan benar-benar efektif? Mari kita tunggu implementasinya pada 2025 mendatang.

Baca Juga  Jadwal Operasional BRI, BCA, BNI, dan Mandiri Selama Libur Imlek 2025
  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jamin Pemerataan JKN di Wilayah 3T

    Jamin Pemerataan JKN di Wilayah 3T, Dirut BPJS Kesehatan Terjunkan Kapal RS Apung ke Sumenep

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan resmi memberangkatkan Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga (RSKKA) menuju wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep, Madura. Keberangkatan kapal rumah sakit terapung ini menjadi strategi kunci untuk menuntaskan kesenjangan akses Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Pelepasan dilakukan langsung oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati […]

  • Harta Kekayaan Mensos Risma Melonjak Rp 9 Miliar, Dari Walikota Jadi Mensos RI

    Harta Kekayaan Mensos Risma Melonjak Rp 9 Miliar, Dari Walikota Jadi Mensos RI

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), merupakan mantan Wali Kota Surabaya dua periode. Nama Rismaharini kini menguat di Pilgub Jatim, untuk diusung oleh PDI Perjuangan dan nampaknya akan berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun, tahukan kalian Rek, terkait dengan harta kekayaan dari Mantan Wali Kota Surabaya itu?. Ternyata Risma, memiliki harta […]

  • Pemkot Surabaya Imbau Masyarakat Tak Ikut Sebarkan Hoax Gempa

    Pemkot Surabaya Imbau Masyarakat Tak Ikut Sebarkan Hoax Gempa

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pemerintah Kota Surabaya melalui Wali Kota Eri Cahyadi mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar hoaks yang beredar seputar gempa. Ia juga menekankan agar warga tidak semakin panik, mengingat Surabaya masih dalam keadaan aman meskipun baru-baru ini terdampak gempa. Eri Cahyadi menegaskan bahwa setiap bangunan tinggi di Surabaya sudah dirancang […]

  • Viktor Gyokeres Pemain idaman Manchester United. (Dok. Official Sporting.CP)

    Viktor Gyokeres Dipantau Manchester United: Ruben Amorim Buka Suara Soal Potensi

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Spekulasi mengenai kedatangan Viktor Gyokeres ke Manchester United semakin menguat setelah sang pelatih, Ruben Amorim, tak menutup kemungkinan reuni dengan mantan anak asuhnya tersebut. Viktor Gyokeres, striker tajam asal Swedia, pernah menjadi andalan Amorim saat masih bersama di Sporting CP. Tak heran jika nama sang bomber langsung dikaitkan dengan MU begitu Amorim resmi […]

  • festival rujak uleg surabaya

    Rujak Uleg 2025: Menguleg Tradisi, Mengaduk Inovasi di Surabaya Expo

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Surabaya kembali menyulut semangat budaya dan kebersamaan melalui Festival Rujak Uleg 2025, sebuah perayaan kuliner yang tidak hanya menggoda lidah, tetapi juga menyentuh jiwa. Dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732, festival ini bukan sekadar acara tahunan, yang merupakn representasi rasa cinta pada tradisi, ruang nostalgia, dan semangat berinovasi yang dikemas dalam […]

  • DTSEN Surabaya

    Angka DTSEN Turun 15 Ribu, Cak Yebe: Lumayan, Tapi Masih Ada Pekerjaan Rumah Besar Buat Pemkot

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Proses pemadanan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Surabaya terus menunjukkan perkembangan positif meski masih menyisakan pekerjaan rumah yang cukup besar. Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mengungkapkan bahwa upaya verifikasi data warga yang awalnya menemui kendala serius kini mulai menemukan titik terang. Dalam konferensi pers di kantor eks Humas […]

expand_less