Breaking News
light_mode
Minggu, 18 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Kakak Adik Made Satria dan Ketut Leo, Bangun Puluhan Pura Di Nusa Penida

Kakak Adik Made Satria dan Ketut Leo, Bangun Puluhan Pura Di Nusa Penida

  • account_circle Ruang Hadilies
  • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Klungkung, Ruang.co.id– Kakak Adik Made Satria dan Ketut Leo, bangun puluhan Pura Di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.

Kecamatan Nusa Penida, dahulu merupakan wilayah yang kering dan tandus. Tidak seperti saat ini, yang merupakan destinasi wisata favorit para turis domestik dan asing.

Di kecamatan yang dahulu terkenal akan garis kemiskinannya itu, mulai dari air bersih yang susah hingga persoalan lainnya, lahir kakak-beradik yang cukup berjasa bagi Nusa Penida.

Mereka adalah I Made Satria, 52 tahun dan I Ketut Lea atau akrab disapa Ketut Leo, 44 tahun. Kakak beradik ini memiliki jasa besar untuk umat Hindu Bali di Nusa Penida.

Puluhan pura dan merajan dibangun, demi masyarakat bisa melakukan pemujaan persembahyangan dengan khusyuk.

Yang menjadi dasar mereka akhirnya berbuat untuk masyarakat, adalah latar belakang dari keduanya yang juga berangkat dari jurang kemiskinan.

Sehingga, ketika mereka sesukses seperti saat ini, maka layaknya padi yang menguning, keduanya tetap menunduk.

Kakak Adik Made Satria dan Ketut Leo menanamkan filosofi bahwa hidup yang dijalani adalah waktu yang dipinjamkan Tuhan, begitu juga harta merupakan amanah yang dipercayakan dan dititipkan kepada umat manusia.

Filosofis itu menancap di benak keduanya. Makanya, sejak 25 tahun lamanya keduanya sudah bahu-membahu untuk melakukan banyak hal kepada umat dan masyarakat di Nusa Penida.

Karna pada prinsipnya, membantu bukan hanya ketika ingin mendapat jabatan saja. Dan membantu sesama, juga tidak harus dilakukan ketika sudah memegang suatu jabatan politik.

Di Nusa Penida nama keduanya cukup wangi. Semerbak. Karena sikap dermawan, yang dilakukan untuk masyarakat. Bahkan di wilayah kecamatan lain di Gumi Serombotan, yakni di Kecamatan Banjarangkan, Kecamatan Klungkung, Kecamatan Dawan, namanya juga sangat familiar.

Baca Juga  Raih Maghfirah di 10 Hari Kedua Ramadan! Tips Ibadah, Kesehatan, dan Kebaikan Sosial untuk Spiritual Lebih Bermakna

Keduanya merupakan pengusaha sukses di bidang properti. Pundi-pundi yang dihasilkan keduanya, tidak lupa sebagian pula diberikan kembali ke masyarakat. Baik untuk Pura dan Merajan, atau hal lainnya.

Menurut seorang warga Nusa Penida, Made Artha, keduanya berasal dari keluarga yang sangat miskin. Keduanya harus bergantung dari belas kasihan orang lain untuk hidup.

Jurang kemiskinan itu pulalah, yang kemudian membuat keduanya bangkit. Singkat kata, mereka sukses di bidang properti, hingga memperbaiki kondisi ekonomi keluarga yang saat itu terpuruk.

Dan mereka berdua tidak lupa dari mana mereka berasal, seperti pohon keduanya tidak lupa akan akarnya. Keduanya tetap rendah hati dengan pedoman, bahwa harta kekayaan adalah titipan adalah tanggung jawab yang harus mereka emban.

Diimplementasikan, dengan beragam bantuan atau kegiatan sosial di kabupaten Klungkung khususnya wilayah Nusa Penida.

“Pak Made Satria dan Pak Tut Leo, sejak remaja sudah banyak membantu masyarakat Nusa Penida. Sebelum menjabat pun sudah berbuat banyak bagi masyarakat,” ucap Made Artha.

Made Artha mengaku, bahwa keluarga mereka itu memiliki ketulusan hati dan keikhlasan serta tanpa ada kepentingan politik.

Seperti pembangunan Pura Dalem, dan ini baru Pura Dalem. Sebelum ini pun, keduanya banyak membantu warga seperti membangun merajan, merajan kawitan, merajan alit, merajan dadia.

Warga lainnya, I Nyoman Siwa juga menuturkan hal senada. Bahwa seluruh upacara didukung penuh oleh kakak-beradik tersebut.

“Upacara ini, banyak didukung oleh donatur. Salah satunya adalah Pak Leo beserta keluarga. Beliaulah yang mendukung kami sehingga 100 persen biaya upakara ini dibantu. Untuk modalnya ini, didukung oleh beliau juga. Beliau yang memberikan modal dan mendanai. Kemudian untuk upacara ini saja, itu didanai Beliau Rp200 juta. Saya sangat terima kasih,” ungkapnya.

Baca Juga  Pengacara Unicomindo Layangkan Permohonan Eksekusi Utang Rp104 Miliar Pemkot Surabaya

Bahkan, seorang warga lain, Dewa Sena menegaskan, dirinya tidak membual atas kebaikan kakak-adik tersebut. Bantuan itu adalah kenyataan. Bahkan, dirinya meminta supaya melakukan kroscek langsung ke masyarakat.

”Ini bukan bualan saya. Ini kenyataan. Kalau Bapak-Bapak tidak percaya, silahkan cek di masyarakat. Betul apa tidak Pak Leo dan keluarga sudah berbuat seperti itu. Dan mudah-mudahan Pak Leo dan keluarga, dengan rezeki yang dititipkan oleh Tuhan selalu dijalankan di jalan darma. Astungkara,” ungkap Dewa Sena.

Sekedar untuk diketahui, bahwa Made Satria merupakan caleg incumbent DPRD Klungkung. Made Satria, mewakili aspirasi masyarakat selaku anggota DPRD Klungkung sejak 2019 dan kembali duduk sebagai anggota DPRD terpilih di 2024-2029. Ketut Leo berharap sang kakak kandung yang dicintainya itu bisa berkiprah lebih banyak demi kemajuan Kabupaten Klungkung dan Nusa Penida khususnya. (R5)

  • Penulis: Ruang Hadilies

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menu buka puasa manis tapi tetap sehat

    Menu Makanan Berat yang Manis tapi Tetap Sehat untuk Buka Puasa

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ketika berbuka puasa, kebanyakan orang langsung membayangkan takjil manis seperti kolak, es buah, atau kue-kue tradisional. Tapi, ada kalanya kita ingin sesuatu yang lebih mengenyangkan, bukan sekadar makanan ringan. Nah, buat kamu yang tetap ingin menikmati rasa manis, tapi juga butuh makanan berat yang bikin kenyang, ada banyak pilihan menu sehat yang bisa […]

  • Beda Lemak Baik dan Lemak Jahat

    Lemak Baik vs Lemak Jahat, Kenali Perbedaannya untuk Hidup Sehat

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ketika mendengar kata “lemak”, banyak dari kita langsung mengaitkannya dengan sesuatu yang negatif—penyebab berat badan naik atau sumber penyakit. Tapi, tunggu dulu! Tidak semua lemak itu jahat, kok.   Faktanya, tubuh kita butuh lemak untuk menjalankan fungsi vital, seperti memberi energi, mendukung pertumbuhan sel, hingga membantu penyerapan vitamin tertentu. Yang penting adalah memahami […]

  • Peringkat Scimago Unusa 2025

    Unusa Cetak Sejarah! Peringkat Scimago 2025 Tembus 6 Besar Jatim, Kalahkan Raksasa Kampus Swasta

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa). Setelah sebelumnya meraih akreditasi unggul untuk prodi kedokteran, kampus yang identik dengan semangat keislaman dan keindonesiaan ini kini mencatatkan namanya dalam daftar elite Scimago Institutions Rankings (SIR) 2025. Yang lebih membanggakan, posisi Unusa tak hanya teratas di kalangan perguruan tinggi NU se-Indonesia, tapi juga […]

  • Ketua umum PKB Muhaimin Iskandar Serahkan Dokumen Persetujuan Gus Fawait untuk maju Cabup Jember

    Muhaimin Serahkan Dokumen Persetujuan Gus Fawait Maju Cabup Jember

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyerahkan langsung dokumen model B.Persetujuan.Parpol.KWK dari PKB kepada pasangan Muhamad Fawaid dan Djoko Susanto sebagai calon bupati dan wakil bupati Jember. Menurit Jauhar Fikri, salah satu pengurus DPP PKB, serah terima dokumen ini diserahkan langsung oleh ketua umum PKB Muhaimin Iskandar di hotel Fairmont […]

  • Transformasi Manajemen Masjid, LTM PBNU

    Transformasi Manajemen Masjid, LTM PBNU Training 1000 Takmir

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Lembaga Takmir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTM PBNU) menggelar Seminar Nasional dan Pelatihan Transformasi Kemasjidan di Asrama Haji Surabaya, Sabtu (31/8/2024). Seminar nasional dan pelatihan ini merupakan proyek perdana LTM PBNU mengingat masjid sebagai ujung tombak pelayanan umat selama 24 jam. Akan ada seribu takmir terpilih sebagai agen perubahan masjid-masjid di bawah […]

  • Komisi A DPRD Jatim Antisipasi Haji Lansia 

    Anggota Komisi A DPRD Jatim Minta Layanan Haji Antisipasi Jamaah Lansia hingga Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Anggota komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur H Ahmad Iwan Zunaih, turut memberikan masukan penting terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Ia menekankan agar berbagai permasalahan yang pernah terjadi pada pelaksanaan haji sebelumnya tidak kembali terulang, terutama yang menyangkut pelayanan terhadap jamaah, khususnya kelompok lanjut usia (lansia). Menurut Legislator […]

expand_less