Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Kakak Adik Made Satria dan Ketut Leo, Bangun Puluhan Pura Di Nusa Penida

Kakak Adik Made Satria dan Ketut Leo, Bangun Puluhan Pura Di Nusa Penida

  • account_circle Ruang Hadilies
  • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Klungkung, Ruang.co.id– Kakak Adik Made Satria dan Ketut Leo, bangun puluhan Pura Di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.

Kecamatan Nusa Penida, dahulu merupakan wilayah yang kering dan tandus. Tidak seperti saat ini, yang merupakan destinasi wisata favorit para turis domestik dan asing.

Di kecamatan yang dahulu terkenal akan garis kemiskinannya itu, mulai dari air bersih yang susah hingga persoalan lainnya, lahir kakak-beradik yang cukup berjasa bagi Nusa Penida.

Mereka adalah I Made Satria, 52 tahun dan I Ketut Lea atau akrab disapa Ketut Leo, 44 tahun. Kakak beradik ini memiliki jasa besar untuk umat Hindu Bali di Nusa Penida.

Puluhan pura dan merajan dibangun, demi masyarakat bisa melakukan pemujaan persembahyangan dengan khusyuk.

Yang menjadi dasar mereka akhirnya berbuat untuk masyarakat, adalah latar belakang dari keduanya yang juga berangkat dari jurang kemiskinan.

Sehingga, ketika mereka sesukses seperti saat ini, maka layaknya padi yang menguning, keduanya tetap menunduk.

Kakak Adik Made Satria dan Ketut Leo menanamkan filosofi bahwa hidup yang dijalani adalah waktu yang dipinjamkan Tuhan, begitu juga harta merupakan amanah yang dipercayakan dan dititipkan kepada umat manusia.

Filosofis itu menancap di benak keduanya. Makanya, sejak 25 tahun lamanya keduanya sudah bahu-membahu untuk melakukan banyak hal kepada umat dan masyarakat di Nusa Penida.

Karna pada prinsipnya, membantu bukan hanya ketika ingin mendapat jabatan saja. Dan membantu sesama, juga tidak harus dilakukan ketika sudah memegang suatu jabatan politik.

Di Nusa Penida nama keduanya cukup wangi. Semerbak. Karena sikap dermawan, yang dilakukan untuk masyarakat. Bahkan di wilayah kecamatan lain di Gumi Serombotan, yakni di Kecamatan Banjarangkan, Kecamatan Klungkung, Kecamatan Dawan, namanya juga sangat familiar.

Baca Juga  Pengamanan Natal di Simokerto: 3 Pilar Tunjukkan Kesigapan

Keduanya merupakan pengusaha sukses di bidang properti. Pundi-pundi yang dihasilkan keduanya, tidak lupa sebagian pula diberikan kembali ke masyarakat. Baik untuk Pura dan Merajan, atau hal lainnya.

Menurut seorang warga Nusa Penida, Made Artha, keduanya berasal dari keluarga yang sangat miskin. Keduanya harus bergantung dari belas kasihan orang lain untuk hidup.

Jurang kemiskinan itu pulalah, yang kemudian membuat keduanya bangkit. Singkat kata, mereka sukses di bidang properti, hingga memperbaiki kondisi ekonomi keluarga yang saat itu terpuruk.

Dan mereka berdua tidak lupa dari mana mereka berasal, seperti pohon keduanya tidak lupa akan akarnya. Keduanya tetap rendah hati dengan pedoman, bahwa harta kekayaan adalah titipan adalah tanggung jawab yang harus mereka emban.

Diimplementasikan, dengan beragam bantuan atau kegiatan sosial di kabupaten Klungkung khususnya wilayah Nusa Penida.

“Pak Made Satria dan Pak Tut Leo, sejak remaja sudah banyak membantu masyarakat Nusa Penida. Sebelum menjabat pun sudah berbuat banyak bagi masyarakat,” ucap Made Artha.

Made Artha mengaku, bahwa keluarga mereka itu memiliki ketulusan hati dan keikhlasan serta tanpa ada kepentingan politik.

Seperti pembangunan Pura Dalem, dan ini baru Pura Dalem. Sebelum ini pun, keduanya banyak membantu warga seperti membangun merajan, merajan kawitan, merajan alit, merajan dadia.

Warga lainnya, I Nyoman Siwa juga menuturkan hal senada. Bahwa seluruh upacara didukung penuh oleh kakak-beradik tersebut.

“Upacara ini, banyak didukung oleh donatur. Salah satunya adalah Pak Leo beserta keluarga. Beliaulah yang mendukung kami sehingga 100 persen biaya upakara ini dibantu. Untuk modalnya ini, didukung oleh beliau juga. Beliau yang memberikan modal dan mendanai. Kemudian untuk upacara ini saja, itu didanai Beliau Rp200 juta. Saya sangat terima kasih,” ungkapnya.

Baca Juga  Refleksi Akhir Tahun Sidoarjo: Sambut Perubahan dan Harapan Baru

Bahkan, seorang warga lain, Dewa Sena menegaskan, dirinya tidak membual atas kebaikan kakak-adik tersebut. Bantuan itu adalah kenyataan. Bahkan, dirinya meminta supaya melakukan kroscek langsung ke masyarakat.

”Ini bukan bualan saya. Ini kenyataan. Kalau Bapak-Bapak tidak percaya, silahkan cek di masyarakat. Betul apa tidak Pak Leo dan keluarga sudah berbuat seperti itu. Dan mudah-mudahan Pak Leo dan keluarga, dengan rezeki yang dititipkan oleh Tuhan selalu dijalankan di jalan darma. Astungkara,” ungkap Dewa Sena.

Sekedar untuk diketahui, bahwa Made Satria merupakan caleg incumbent DPRD Klungkung. Made Satria, mewakili aspirasi masyarakat selaku anggota DPRD Klungkung sejak 2019 dan kembali duduk sebagai anggota DPRD terpilih di 2024-2029. Ketut Leo berharap sang kakak kandung yang dicintainya itu bisa berkiprah lebih banyak demi kemajuan Kabupaten Klungkung dan Nusa Penida khususnya. (R5)

  • Penulis: Ruang Hadilies

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketawa Karier

    Terkadang Ketawa Karier Perlu Dalam Dunia Kerja, Apa Itu?

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id –  Frasa “ketawa karier” merupakan istilah populer yang menggambarkan situasi di mana seseorang dipaksa untuk tertawa atau menunjukkan ekspresi positif di dunia kerja, meskipun sebenarnya mereka merasa tidak nyaman, stres, atau bahkan kelelahan. Istilah ini sering kita gunakan untuk menyindir budaya kerja yang terlalu menekankan pada pencitraan positif dan mengabaikan kesejahteraan emosional karyawan. […]

  • Mimik Koperasi

    Wabup Mimik Ajak Warga Pilih Koperasi Merah Putih, Bukan Cengkeraman Pinjol

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Tekanan ekonomi yang makin kompleks membuat masyarakat rentan terjerat pinjaman online (pinjol) dan rentenir. Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, hadir membawa solusi dengan mengajak warga mendukung koperasi sebagai bentuk nyata ekonomi kerakyatan. Dalam peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden RI yang digelar serentak secara virtual, Senin (21/7/2025), […]

  • Xiaomi SU7

    Xiaomi SU7: Mobil Listrik Gaya Futuristik yang Siap Menggebrak Asia!

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, ruang.co.id – Xiaomi, raksasa teknologi asal China, kembali membuat kejutan! Kali ini, mereka mengumumkan rencana besar untuk menghadirkan mobil listrik SU7 di pasar Asia, termasuk Indonesia. Informasi ini disampaikan langsung oleh Country Director Xiaomi Indonesia, Wentan Zhao, dalam acara Xiaomi Corporate Updates yang digelar di Novus Jiva Anyer, Banten, pada Rabu (15/1/2025). “Ngomong-ngomong, banyak […]

  • Sidang Gugatan Koperasi SDR di PN Surabaya

    Perjuangkan Kepastian Hukum, Sidang Gugatan Koperasi SDR di PN Surabaya Ditunda

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sidang lanjutan gugatan perlawanan antara Koperasi Simolowaru Dadi Rukun (SDR) dengan Noer Qodim kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Senin (22/7/2024). Sidang dengan nomor perkara 1339/Pdt.Bth/2023/PN Sby ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Djuanto. Dalam sidang tersebut, Bob S. Kudmasa, selaku kuasa hukum Koperasi SDR, menyampaikan bahwa agenda hari ini […]

  • Fashon Ramah Lingkungan

    Fashion Ramah Lingkungan, Sustainable Fashion Akan Mengubah Gaya di 2025?

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Coba lihat lemari pakaianmu. Berapa banyak baju yang sebenarnya jarang dipakai, tapi tetap kamu simpan dengan harapan “siapa tahu nanti butuh”? Atau lebih parah lagi, ada pakaian yang bahkan masih berlabel, belum sempat dikenakan sejak dibeli! Fenomena ini bukan hanya terjadi padamu, tapi hampir semua orang. Di era fast fashion, pakaian diproduksi dalam […]

  • Podium juara KBAM kategori usia di atas 45 tahun dengan papan hadiah Rp7,5 juta, Rp5 juta, dan Rp2,5 juta.

    77 Pasangan Siap Bersaing di KBAM 2026 Zona Timur Surabaya

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    SURABAYA – Kejuaraan Bulutangkis Antar Media (KBAM) 2026 Zona Timur dimulai besok pagi, Selasa (27/10/2026). Sebanyak 77 pasangan akan bersaing menjadi juara di GOR Suryanaga, Surabaya, dengan total hadiah Rp45 juta. Pendaftaran sudah ditutup dan undian sudah dilakukan. Ketua Panitia KBAM 2026 Zona Timur Sidiq Prasetyo berharap peserta datang lebih awal pada Selasa pagi untuk […]

expand_less