Bernardo Tavares Bongkar Rencana Awal di Persebaya: Fokus Kenali Tim dan Bangun Fondasi Kuat

Bernardo Tavares tiba di Bandara Juanda Surabaya bersama Persebaya. (istimewa)
Bernardo Tavares tiba di Bandara Juanda Surabaya bersama Persebaya. (istimewa)
Ruang Wawan
Ruang Wawan
Print PDF

Ruang.co.id – Sejak mendarat di Surabaya, Bernardo Tavares langsung menegaskan arah kerjanya bersama Persebaya Surabaya. Pelatih asal Portugal itu memilih pendekatan realistis, terukur, dan penuh kesabaran di awal kiprahnya bersama Bajul Ijo.

Alih-alih menjual janji besar, Tavares menempatkan pemahaman tim sebagai prioritas utama. Ia ingin membangun fondasi kuat sebelum berbicara soal target jangka pendek. Pendekatan ini terasa relevan di tengah ketatnya persaingan Liga 1.

Bernardo Tavares Mulai Langkah Awal Bersama Persebaya Surabaya

Saat tiba di Bandara Internasional Juanda, Minggu (4/1) malam, Bernardo Tavares langsung berbicara lugas kepada awak media. Ia menekankan pentingnya mengenal kondisi internal tim sebelum melakukan perubahan apa pun.

“Saat ini kami perlu mengenal apa yang kami miliki,” ujar Tavares.

Pernyataan itu mencerminkan gaya kepelatihannya. Ia tidak ingin terburu-buru. Sebaliknya, ia memilih memahami karakter pemain, struktur tim, dan budaya klub secara menyeluruh.

Fokus Utama: Mengenali ‘Rumah’ Persebaya dari Dalam

Bernardo Tavares memandang Persebaya sebagai klub besar dengan identitas kuat. Karena itu, ia menilai proses adaptasi menjadi hal krusial di fase awal.

Ia ingin memahami potensi pemain muda, peran pemain senior, hingga dinamika tim utama. Dengan cara ini, setiap keputusan yang ia ambil nantinya memiliki dasar yang jelas dan terukur.

Pendekatan tersebut juga membantu membangun kepercayaan di ruang ganti. Pemain merasa dilibatkan, bukan sekadar menjadi objek perubahan.

Analisis Pertandingan Jadi Modal Awal Evaluasi

Sebelum resmi memulai latihan, Tavares sudah lebih dulu menganalisis sejumlah pertandingan Persebaya. Ia mengamati pola bermain tim dan karakter individu pemain.

Ia juga memperhatikan pemain yang sebelumnya bermain di klub lain atau mengisi posisi berbeda. Dari sana, ia mulai menyusun gambaran awal tentang kebutuhan tim.

Baca Juga  Virus HMPV Merebak: Bandara Juanda Perketat Pengawasan Penumpang Internasional

Langkah ini menunjukkan pendekatan profesional dan berbasis observasi langsung. Ia ingin memastikan setiap evaluasi berangkat dari fakta di lapangan.

Tidak Janjikan Gelar, Bernardo Tavares Tegaskan Komitmen Kerja

Di hadapan publik Surabaya, Bernardo Tavares memilih bersikap jujur. Ia tidak datang membawa janji gelar juara.

“Saya tidak menjanjikan gelar. Saya datang untuk bekerja,” katanya, dikutip dari Antara.

Pernyataan itu menegaskan fokusnya pada proses. Ia percaya hasil akan mengikuti jika tim bekerja dengan disiplin, konsisten, dan saling mendukung.

Atmosfer Stadion dan Peran Bonek Sangat Krusial

Bernardo Tavares mengakui besarnya peran suporter Persebaya. Ia menilai atmosfer stadion sebagai kekuatan penting, terutama saat tim bermain di kandang.

Menurutnya, dukungan Bonek mampu meningkatkan kepercayaan diri pemain. Energi tribun bisa menjadi dorongan ekstra di momen-momen sulit.

Ia berharap dukungan penuh kembali terlihat saat Persebaya menghadapi Malut United, lawan yang tampil cukup konsisten musim ini.

Realistis dengan Klasemen, Bangun Momentum Perlahan

Tavares juga mengajak semua pihak bersikap realistis melihat posisi Persebaya di klasemen. Ia menyadari ketatnya persaingan dan tipisnya jarak poin antartim.

Karena itu, ia menekankan pentingnya membangun momentum secara bertahap. Ia mengingatkan bahwa kemenangan dan kekalahan selalu menjadi bagian dari sepak bola.

“Yang terpenting, kami menunjukkan usaha maksimal di lapangan,” tuturnya.

Fondasi Jangka Panjang Jadi Target Utama

Selain fokus jangka pendek, Bernardo Tavares menyiapkan rencana jangka panjang. Ia melihat Persebaya memiliki fasilitas dan lingkungan yang sangat mendukung.

Namun, ia juga menegaskan bahwa fondasi kuat tidak bisa terbangun secara instan. Proses panjang tetap diperlukan, terutama untuk menjaga stabilitas tim.

Ia berencana memadukan pemain senior dengan talenta muda dari akademi. Menurutnya, keseimbangan ini akan membantu Persebaya berkembang secara berkelanjutan.

Baca Juga  Duel Sengit Persebaya Vs Persib di Awal Ramadan 2025 Siapa yang Akan Menang?

Stabilitas dan Rasa Hormat Antar Elemen Tim

Di akhir pernyataannya, Tavares menekankan pentingnya stabilitas dan rasa saling menghormati. Ia ingin semua elemen klub berjalan searah.

Ia percaya pelatih, pemain, manajemen, dan suporter harus saling mendukung. Tidak ada satu pihak pun yang bisa bekerja sendiri.

“Kita harus melangkah selangkah demi selangkah untuk mendapatkan hasil maksimal,” ujarnya.