Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Politik » Sengit! Jelang Debat Pilkada Sidoarjo, Tim Paslon Saling Serang di Dialog Publik

Sengit! Jelang Debat Pilkada Sidoarjo, Tim Paslon Saling Serang di Dialog Publik

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Dialog Publik Tim Pemenangan Baik dan SAE jelang debat perdana Paslon, dengan tema “Sidoarjo Dalam Perspektif Good Government” tata kelola pemerintahan dan pemenuhan kebutuhan dasar hidup masyarakat, khususnya warga Sidoarjo, berlangsung di Lesehan Joglo, Desa Sumput, Sidoarjo, Jumat malam (18/10).

Dialog publik ini merupakan ajang pemanasan menjelang Debat Terbuka kedua Paslon yang diselenggarakan oleh KPU Sidoarjo besok. Dialog ini menghadirkan narasumber dari Juru bicara (Jubir) Paslon 1 BAIK yakni Nanang Haromain dan Aulia Mawardhika, serta dari Paslon 2 SAE yang dihadiri Samhad Sekretaris Tim Pemenangan SAE dan Aditya Nindyatman Penasihat SAE, dipandu oleh Achmad Junaidi alias Cak Jun, seorang presenter tv lokal.

Suasana dialog ini, nuansanya laksana debat yang cukup sengit antar kedua tim pemenangan paslon, undangan aktivis, relawan dan simpatisan dari kedua pihak paslon Pilkada Sidoarjo.

Dalam dialog yang disampaikan oleh masing – masing Tim Pemenangan paslon, menarik dicermati dan menjadi perhatian sejumlah tamu undangan, untuk mengkritisi tentang masih banyak dan lambannya pembangunan di Sidoarjo. Mereka menanyakan komitmen bupati dan wakil bupati yang memimpin Sidoarjo selama ini dalam beberapa periode.

Bahkan, dalam dialog ini juga sempat diwarnai saling serang tidak hanya datang dari masing – masing narasumber paslon pemenangan, saling serang pertanyaan juga datang dari undangan penanya.

Pertanyaan kritis diantaranya tentang transparansi CSR, minimnya RTH (Ruang Terbuka Hijau), komitmen calon bupati dan wakil bupati untuk tidak ada lagi korupsi seperti yang terjadi pada 3 bupati sebelumnya, hingga menanyakan tentang cukup tingginya angka pengajuan perceraian di Sidoarjo selama 6 bulan terahir, serta minimnya melibatkan kaum perempuan.

Dimana pertanyaan tersebut dilontarkan oleh aktivis PKS (Partai Keadilan Sosial) Sidoarjo yang sengaja ditujukan untuk Paslon 1, dimana Subandi selama 6 bulan menjabat Plt. Bupati Sidoarjo. Dan tak ayal pertanyaan tersebut dijawab oleh tim pemenangan Paslon 1 yang mengatakan, soal perceraian bukan sepenuhnya tanggungjawab bupati dan wakil bupati, melainkan itu maslah pribadi masing – masing pasutri, serta menampik minimnya peran perempuan dengan menyebutkan Paslon 1 terdapat wabup perempuan, yakni Mimik Idayana, dan memastikan peran wabup Mimik akan lebih mengoptimalkan peran perempuan serta peningkatan kesejahteraan dari kaum perempuan, untuk turut serta dalam pembangunan Sidoarjo nantinya.

Baca Juga  Jumat Berkah: Subandi Kunjungi Lansia Miskin di Sidoarjo dan Berbagi KeBAIKan

Topik pertanyaan yang termenarik dilontarkan, terkait Kasus Korupsi yang menerpa 3 Bupati Sidoarjo selama ini. Bagi tamu undangan penanya, karena kasus korupsi bupati yang sudah dianggapnya menjadi headtrick mencoreng dan memalukan bagi warga Sidoarjo, tidak adanya bukti komitmen sungguh – sungguh dan tidak ada keseriusan tidak melakukan korupsi.

Oleh tim pemenangan Paslon 1 menanggapi, selama Cabup (Calon Bupati) Subandi mulai menjadi ketua RW hingga menjabat wakil bupati dan Plt, secara kenyataan tidak memiliki catatan korupsi. Bila nantinya Subandi-Mimik memenngi Pilkada dan dilantik menjadi bupati wabup, akan menjalankan pemerintahan yang transparan dan akuntabel, bahkan warga Sidoarjo diajak untuk terlibat aktif turut serta mengawasinya.

Sedangkan oleh Paslon 2 SAE, komitmen tingginya untuk tidak melakukan korupsi, dan dengan memperkuat fungsi pengawasan parlemen (DPRD) terhadap kinerja pejabat daerah untuk transparan dan menjaga akuntabilitas pemerintah daerah.

Meskipun pihaknya sempat diserang dengan pertanyaan, kesan yang muncul ke permukaan bahwa bupati Syaiful Illah yang terjerat korupsi, yang tidak lain ayah dari Cabup SAE, tim pemenangan SAE mencoba meminimalisir hal tersebut dengan meyakinkan tidak dapat disamaratakan bahwa Cabup SAE dengan janji tidak akan melakukan korupsi pula. Meskipun hal tersebut menjadi komoditas kampanye politik Paslon lawannya di Pilkada Sidoarjo kali ini.

Terkait RTH, tim pemenangan Paslon 1 secara umum menyampaikan akan membangun RTH yang lebih banyak lagi di setiap kecamatan, yang nantinya dapat dirasakan dan dinikmati oleh warga Kec. Tarik dan sekitarnya, dijadikan sebuah RTH yang mampu menjadi aktualisasi diri, sebagai tempat healing bagi anak muda dan keluarga yang tidak perlu jauh-jauh healing di pusat kota kabupaten Sidoarjo, atau ke kawasan RTH di Surabaya, untuk bisa membuat nyaman dan layak untuk hidup bersama-sama.

Baca Juga  Fraksi Demokrat DPRD Jatim Gelar Diskusi Bulanan, Asah Pengetahuan untuk Optimalisasi Pengawalan Program Pemerintah

Sedangkan RTH bagi Paslon 2, akan lebih banyak penguatan Perda (Peraturan Daerah) yang lebih maksimal, dan merevitalisasi RTH yang sudah ada, serta pemanfaatan lahan hijau yang selama ini “tidur” untuk dihidupkan.

Terkait dana CSR (Corporate Social Responsibility) sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan, terhadap komunitas dan lingkungan dalam segala aspek terhadap masalah-masalah yang berdampak pada lingkungan masyarakat sekitarnya.

Terkait dengan dana CSR, bagi Paslon 1 BAIK, dalam visi, misi, dan dari 14 program kerjanya, untuk memperbanyak dan memaksimalkan CSR, pihaknya terus melakukan pembangunan infrastruktur jalan yang memadai dan kondisi baik, untuk menghadirkan kenyamanan investor lebih banyak lagi yang membawa dampak peningkatan angka CSR.

Tim pemenangan Paslon 1 BAIK menawarkan dan mengajak Peran serta masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengawasan alokasi CSR hingga pemanfaatan dana CSR untuk kepentingan warga Sidoarjo.

Sedngka bagi tim pemenangan Paslon 2 SAE, akan lebih memaksimalkan penguatan Perda CSR yang dananya untuk dimanfaatkan kepentingan kelompok – kelompok warga Sidoarjo yang lebih bermanfaat lagi.

Selain itu, bila Paslon 2 SAE nantinya terpilih, mempunyai program dana dusun senilai Rp.300 sampai 500 juta per tahun dari pemerintah kabupaten, dapat diakses dan dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok – kelompok warga Sidoarjo.

Dialog suasana debat yang makin memuncak panas tersebut, kemudian diredakan dengan closing statement oleh kedua tim pemenangan paslon, dan diakhiri dengan ajakan bersama kampanye damai, dan suasana berkembang surut menjadi sejuk kembali saat lagu “Kemesraan” ciptaan Iwan Fals sebgai penutup dialog, dinyanyikan bersama – sama seiisi ruangan lesehan. (DIN)

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Mudik Lebaran 2025

    PT DLU Siapkan 8 Jadwal Mudik Lebaran 2025 Rute Sampit-Surabaya-Semarang, Segera Booking Tiketnya Sebelum Kehabisan!

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Menyambut arus mudik Lebaran 1446 Hijriah, PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Sampit telah menyiapkan delapan jadwal pelayaran untuk memudahkan perjalanan pemudik. Dengan rute utama Sampit-Surabaya dan Sampit-Semarang, PT DLU memastikan layanan yang aman dan nyaman bagi penumpang. Segera booking tiket mudik 2025 sebelum kehabisan! Jadwal Lengkap Mudik Lebaran 2025 dari Sampit PT […]

  • Taylor, Lisa,JK masuk nominasi di MTV VMA 2024

    Mulai Taylor Swift, Lisa BLACKPINK Hingga Jungkook BTS akan Tampil di MTV VMA 2024

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – MTV Video Music Awards (VMA) 2024 kembali digelar dengan meriah di UBS Arena, Long Island, New York pada tanggal 11 September 2024. Acara penghargaan bergengsi ini sekali lagi menyajikan perpaduan sempurna antara musik, fashion, dan budaya pop yang memukau. Seperti yang telah diperkirakan, Taylor Swift berhasil mendominasi sejumlah nominasi bergengsi di MTV […]

  • tim bulutangkis junior Indonesia

    Indonesia Raih Juara di World Junior Championships 2024, Apresiasi PP PBSI dan Djarum Foundation

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Tim bulutangkis junior Indonesia mencatat prestasi gemilang dengan meraih gelar juara pada ajang World Junior Championships (WJC) 2024 yang memperebutkan Piala Suhandinata di Nanchang, China. Dalam kejuaraan ini, tim bulutangkis Garuda Muda sukses mengalahkan tuan rumah yang menjadi unggulan pertama, China. Atas pencapaian ini, Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan apresiasi sebesar Rp457 […]

  • Gugatan Lahan Sidoarjo

    Gugatan Lahan di Sidoarjo Pemilik Tanah vs PT. Telkomsel, Mediasi Jadi Jalan Tengah

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Majelis hakim yang menyidangkan perkara gugatan H. Syahruddin, SH., pemilik lahan di Desa Rangkah Kidul melawan PT. Telkomsel, lantaran menanam kabel main hold-nya tanpa ada koordinasi lebih lanjut, Majelis Hakim menyarankan kepada para pihak untuk menempuh perdamaian. Kedua pihak pun menyepakatinya untuk menempuh perdamaian. Namun mediasi pihak Syahruddin didampingi penasihat hukumnya Firdaus […]

  • makan bergizi gratis MAN Kota Surabaya

    Menyongsong Generasi Emas, Program Makan Bergizi Gratis di MAN Surabaya

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pemerintah terus berupaya mewujudkan generasi emas yang sehat dan berkualitas melalui berbagai program inspiratif. Salah satunya adalah program makan bergizi gratis yang resmi diluncurkan di Surabaya Timur, Selasa (7/1/2025). Program ini menjadi bagian dari investasi sumber daya manusia yang digagas oleh Presiden RI Prabowo untuk mendukung tumbuh kembang generasi muda. Kolaborasi Forkopimda […]

  • Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Surabaya

    Belum Serahkan PSU, 20 Pengembang di Black List dan Ditahan Semua Perizinannya

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sebanyak 20 pengembang di Kota Surabaya akhirnya diberikan sanksi administratif berupa pencantuman ke dalam daftar hitam atau black list oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Pasalnya, 20 pengembang itu belum menyerahkan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) kepada pemkot. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya Lilik Arijanto mengatakan Pemkot […]

expand_less