APCI Kabupaten Kediri Berkomitmen Dukung Stabilitas Harga Cabai Selama Ramadhan 2026

Stabilitas harga cabai Ramadhan 2026
APCI Kabupaten Kediri komitmen jaga stabilitas harga cabai selama Ramadhan 2026. Foto: Istimewa
Mascim
Mascim
Print PDF

Kediri, Ruang.co.id – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H/2026, Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri mengambil langkah strategis dengan menyatakan komitmennya untuk mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas harga cabai di pasaran. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menekan lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang dan selama bulan puasa. Pasalnya, komoditas cabai menjadi salah satu penyumbang inflasi yang cukup signifikan jika harganya mengalami gejolak di pasaran.

Ketua APCI Kabupaten Kediri, Suyono, menyampaikan bahwa harga cabai merupakan komoditas yang sangat fluktuatif, dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti cuaca, biaya produksi, distribusi, hingga permintaan pasar yang meningkat saat Ramadhan. Menurutnya, pada periode menjelang puasa, permintaan cabai biasanya meningkat signifikan seiring naiknya aktivitas konsumsi masyarakat. Hal ini berpotensi mendorong kenaikan harga apabila tidak diimbangi dengan pasokan yang memadai dari para petani. Oleh karena itu, koordinasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan pasar.

“Fluktuasi harga cabai merupakan hal yang wajar, namun harus tetap dikendalikan. Oleh karena itu, APCI Kabupaten Kediri berkomitmen untuk menjaga produksi dan distribusi agar tetap stabil selama bulan Ramadhan,” ujar Suyono. Ia menambahkan bahwa para petani di wilayahnya siap untuk memprioritaskan pasokan ke pasar-pasar tradisional maupun modern di Kediri dan sekitarnya. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan cabai yang kerap memicu harga melambung tinggi saat bulan puasa tiba.

Lebih lanjut, APCI Kabupaten Kediri juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, distributor, serta pelaku pasar, guna memastikan rantai pasok berjalan lancar. Selain itu, para petani didorong untuk melakukan pola tanam yang terencana agar produksi tidak mengalami kekurangan maupun kelebihan yang dapat memicu ketidakstabilan harga. Pendekatan ini diyakini mampu menciptakan ekosistem pertanian yang lebih sehat dan menguntungkan semua pihak. Di wilayah Kabupaten Kediri, cabai menjadi salah satu komoditas strategis yang memiliki pengaruh besar terhadap inflasi daerah. Oleh karena itu, sinergi antara petani dan pemerintah sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan.

APCI Kabupaten Kediri optimistis, melalui langkah-langkah yang terkoordinasi dan komitmen bersama, harga cabai selama bulan Ramadhan 1447 H dapat tetap terkendali, sehingga tidak memberatkan masyarakat sekaligus tetap memberikan keuntungan yang layak bagi petani. Dengan adanya upaya ini, diharapkan stabilitas harga cabai dapat terjaga, serta mampu mendukung ketahanan pangan dan kestabilan ekonomi daerah selama momentum bulan suci Ramadhan. Masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan panic buying, karena stok cabai dipastikan aman berkat kerja sama yang solid antara APCI dan pemerintah daerah.