Ruang.co.id – Minggu pertama Bulan Suci Ramadan, konsistensi dalam berbagi kembali ditunjukkan oleh para relawan Kota Pahlawan. Tim Baksos’e Suroboyo bersama elemen masyarakat menggelar aksi sosial tahunan bertajuk “Sahur on The Road” dengan menyasar para pekerja malam yang tetap menjalankan aktivitas di tengah ibadah puasa. Senin, (23/2).
Sebanyak 400 boks nasi sahur didistribusikan secara serentak kepada para pengemudi ojek online (ojol), penarik becak, dan pemulung yang ditemui di sejumlah ruas jalan Kota Surabaya. Aksi ini merupakan wujud kepedulian nyata terhadap mereka yang waktu istirahatnya berkurang karena harus mencari nafkah saat umat Muslim lainnya bersiap menjalankan ibadah puasa.
Ketua Baksos’e Suroboyo, Drs. Bambang Udi Ukoro, S.H., M.Hum., menjelaskan bahwa kegiatan di minggu awal Ramadan ini merupakan tradisi yang terus dijaga konsistensinya setiap tahun. Pihaknya berkolaborasi dengan Tim Sego Rongewu, Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho Indonesia, dan Paguyuban Cak dan Ning Suroboyo untuk memastikan bantuan tepat sasaran sejak hari pertama puasa.
“Alhamdulillah, di minggu awal Ramadan ini kami kembali konsisten bergerak dari empat titik pemberangkatan yang berbeda. Ada yang start dari depan SPBU Jalan Rajawali (Utara), SPBU Kalianak (Barat), SWK Bratang (Timur), dan depan Kebun Binatang Surabaya (Selatan). Rute ini sengaja kami pilih untuk menjangkau lebih banyak warga yang masih beraktivitas di jalan saat sahur,” ujar Bambang di sela-sela kegiatan.

Pria yang akrab disapa Bambang tersebut menambahkan bahwa total ada 120 relawan yang diterjunkan ke lapangan. Mereka tidak hanya sekadar membagikan makanan, tetapi juga menyempatkan diri untuk berbincang dan memberikan semangat kepada para penerima manfaat di momentum awal Ramadan ini.
“Kami menyediakan 100 nasi kotak dari masing-masing titik, jadi total 400 boks. Setelah rute pembagian selesai, seluruh relawan berkumpul di Masjid Muhammad Cheng Ho untuk melaksanakan sahur bersama. Ini menjadi momen kebersamaan yang luar biasa untuk memulai bulan penuh berkah,” tambahnya.
“Tujuan utama kami bukan sekadar berbagi makanan, tapi kami ingin menjaga konsistensi dalam kebaikan. Kami mengajak seluruh elemen yang tergabung untuk merasakan langsung hikmah puasa sejak hari pertama. Ini tentang bagaimana kita berlomba-lomba dalam kebaikan dan mencari pahala di bulan yang penuh berkah ini. Semoga apa yang kami lakukan di awal Ramadan ini mendapatkan ridho dari Allah Subhanahu Wata’ala,” tegas Bambang Udi.
Sementara itu, Hartawan Ramadhan, anggota Paguyuban Cak dan Ning Suroboyo tahun 2022 yang turun langsung dalam kegiatan tersebut, mengaku terinspirasi oleh semangat gotong royong dan konsistensi para relawan di hari-hari awal puasa. Ia melihat langsung antusiasme pekerja malam yang menyambut baik kehadiran tim pembagi sahur.
“Harapan saya, dengan bergabungnya generasi muda dalam kegiatan rutin di awal Ramadan seperti ini, bisa menjadi motivasi. Kami ingin anak-anak muda Surabaya memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan belajar konsisten dalam berbagi sejak dini di bulan suci. Berbagi tidak harus dengan hal besar, tetapi konsistensi dan keikhlasanlah yang membuat kegiatan ini menjadi berkah,” ungkap Hartawan.
Aksi sosial di awal Ramadan ini membuktikan bahwa kepedulian sosial tidak mengenal waktu dan kondisi. Pihak penyelenggara berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi kegiatan serupa sepanjang bulan Ramadan dengan jangkauan yang lebih luas, mengingat masih banyaknya warga yang membutuhkan uluran tangan di tengah kesibukan kota saat menyambut waktu sahur.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi atau mendukung kegiatan positif ini dapat menghubungi langsung pengurus Baksos’e Suroboyo melalui media sosial mereka. Kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan agar kegiatan berbagi seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

