Como Samai Rekor Kemenangan Terbesar Liga Champions Lewat Pesta 9-1 di Kandang Lens

Pemain Como merayakan gol pada laga Serie A melawan Venezia
Pemain Como merayakan gol pada laga Serie A melawan Venezia (Foto: Heavy.com)
Ruang Wawan
Print PDF

Como 1907 menorehkan malam bersejarah di Liga Champions. Tim asuhan Cesc Fabregas menang telak 9-1 atas tuan rumah Lens pada laga keempat fase liga di Stadion Bollaert-Delelis, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB.

Hasil ini membuat Como menyamai rekor kemenangan terbesar sepanjang sejarah Liga Champions. Sebelumnya, rekor kemenangan dengan selisih delapan gol itu hanya dipegang Bayern Munchen saat menang 9-2 atas Dinamo Zagreb pada 2024.

Como juga menjadi tim pertama yang mencetak sembilan gol tandang di Piala Eropa sejak Feyenoord menang 9-0 atas Olympiakos Nicosia pada 1971. Como kini menempati peringkat keempat klasemen sementara fase liga dengan sembilan poin.

Pesta gol Como dibuka Anastasios Douvikas pada menit 7 setelah menyambut bola muntah dari sundulan Maximo Perrone. Douvikas menambah gol kedua pada menit 32 lewat umpan silang Nico Paz, sebelum Paz sendiri mencetak gol ketiga pada menit 40.

Lucas da Cunha membawa Como unggul 4-0 pada menit 47, disusul sundulan Marc-Oliver Kempf pada menit 53. Douvikas melengkapi hat-trick pada menit 57 lewat umpan terobosan Nico Paz, kemudian Mattia Liberali menambah gol ketujuh pada menit 62.

Lens sempat membalas lewat tendangan voli Ruben Aguilar pada menit 65. Namun Como kembali mencetak dua gol lewat Martin Baturina pada menit 69 dan Matteo Papaccioli pada menit 90+1. Gol debut Papaccioli di Liga Champions sempat dianulir karena offside, sebelum disahkan setelah tinjauan VAR.

Hat-trick ini membuat Douvikas mengoleksi enam gol dan menjadi pencetak gol terbanyak sementara Liga Champions musim ini. Penyerang asal Yunani itu mencetak gol di semua empat laga Como di Liga Champions dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik pertandingan oleh UEFA.