Legenda Voli Kebonsari Bangkit, Wabup Mimik Idayana Resmikan Turnamen Putri Kebonsari Cup 1
- account_circle Ruang Nurudin
- calendar_month 19 jam yang lalu
- print Cetak

Turnamen voli putri Kebonsari Cup 2026 Dibuka Wabup Mimik Idayana resmikan ajang bergengsi, bangkitkan semangat legenda voli Sidoarjo. (Din)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sidoarjo, Ruang.co.id – Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo kembali menghidupkan tradisi voli legendaris. Turnamen Kebonsari Cup 1 Putri resmi dibuka Sabtu malam, (18/7/2026).
Sejak era 1990-an, Kebonsari dikenal sebagai gudang atlet voli berprestasi. Tradisi “tarkam” ,antar kampung menjadikan desa ini pusat kompetisi Jawa Timur.
Pembinaan usia dini terus dilakukan. Banyak pemuda Kebonsari bergabung dengan klub besar, seperti Jenggolo Sport dan Indomaret Volleyball Club.
Namun, dalam turnamen kali ini menghadirkan delapan klub putri. Lima dari Sidoarjo, satu dari Surabaya, serta dua dari Mojokerto ikut meramaikan pertandingan.
Pertandingan pembuka, mempertemukan Jenggolo Sport Sidoarjo melawan Gajah Mada Mojokerto. JSS berhasil menang telak tiga set langsung.
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, hadir membuka turnamen. Ia berpesan pentingnya sportivitas dan kekompakan, dalam setiap pertandingan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya menyampaikan apresiasi kepada panitia, wasit, dan seluruh warga Kebonsari,” ucapnya.
Mimik menekankan bahwa kalah menang adalah hal biasa. “Bertandinglah dengan semangat, sportif, jangan gampang emosi. Kalau menang tetap rendah hati,” imbuh pesannya.
Ia berharap turnamen ini menjadi agenda rutin. “Ayo kita buktikan kalau kita bisa rukun, kompak, dan guyub. Insyaallah Sidoarjo bakal terus maju,” ajaknya.
Turnamen Kebonsari Cup 1 Putri bukan sebatas kompetisi biasa. Ajang ini menjadi simbol kebangkitan budaya olahraga desa yang pernah berjaya.
Semangat warga Kebonsari membuktikan bahwa, olahraga mampu mempererat persaudaraan. Identitas voli tetap hidup, diwariskan dari generasi ke generasi.
Dengan dukungan pemerintah kabupaten, Kebonsari berpotensi kembali melahirkan atlet nasional. Turnamen ini menjadi panggung awal bagi talenta muda Sidoarjo.
- Penulis: Ruang Nurudin

