Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Lifestyle » Gowok: Dendam, Asmara, dan Rahasia Kelam Pendidikan Seksual Jawa yang Terkubur

Gowok: Dendam, Asmara, dan Rahasia Kelam Pendidikan Seksual Jawa yang Terkubur

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Sinema Indonesia kembali diguncang oleh kehadiran Gowok: Kamasutra Jawa, film terbaru Hanung Bramantyo yang berani mengusik ranah tabu. Setelah memantik perdebatan di International Film Festival Rotterdam 2025, film berdurasi 2 jam 10 menit ini siap tayang di bioskop pada 5 Juni 2025. Trailer yang dirilis awal Mei lalu langsung menjadi perbincangan hangat, bukan hanya karena visualnya yang memukau, tapi juga karena keberaniannya mengangkat profesi gowok – sebuah tradisi Jawa kuno yang jarang diekspos.

Apa sebenarnya gowok itu? Dalam budaya Jawa, gowok merupakan perempuan ahli yang bertugas mempersiapkan pemuda secara seksual dan domestik sebelum pernikahan. Film ini mengisahkan Ratri, murid seorang gowok ternama bernama Nyai Santi, yang terperangkap dalam konflik cinta terlarang dengan Jaya, seorang bangsawan. Kisah berbelit muncul ketika Ratri dewasa (kini sebagai Nyai Ratri) harus menghadapi masa lalunya melalui Bagas, anak Jaya yang justru menjadi muridnya.

Dibalik Kontroversi Adegan Intim dan Kritik Sosial

Hanung Bramantyo tidak setengah-setengah dalam menggambarkan kompleksitas relasi kuasa antara gowok dan muridnya. Adegan-adegan intim yang ditampilkan bukan sekadar untuk sensasi, melainkan sebagai alat kritik terhadap hipokrisi masyarakat Jawa yang gemar menyembunyikan nafsu di balik tirai kesopanan. Film ini dengan cerdik mempertanyakan: mengapa pengetahuan seksual yang merupakan bagian dari warisan budaya justru dianggap aib?

Konflik kelas sosial juga menjadi tulang punggung cerita. Penolakan Nyai Santi terhadap hubungan Ratri-Jaya mengungkap luka lama feodalisme Jawa yang masih relevan hingga kini. Ketika Ratri dan Bagas melampaui batas, film ini seakan menampar penonton dengan pertanyaan moral: bisakah cinta benar-benar setara ketika terjerat dalam hierarki guru-murid?

Pesona Visual dan Simbolisme Budaya yang Menggugah

Tidak hanya konten yang berani, Gowok juga memukau dari segi sinematografi. Setiap frame dipenuhi dengan simbol-simbol budaya Jawa yang sarat makna: dari pola batik yang mencerminkan status sosial, hingga permainan bayangan yang menggambarkan dualitas manusia. Adegan ritual pembersihan diri sebelum pengajaran seksual, misalnya, dihadirkan dengan estetika yang hampir mirip tarian sakral.

Baca Juga  Jadwal Tayang Film Nosferatu di Bioskop Surabaya Hari Ini, Jangan Sampai Ketinggalan!

Nuansa mistis sengaja dibalut warna warm tone dan pencahayaan rendah, menciptakan atmosfer suffocating yang sesuai dengan tema “pengetahuan terlarang”. Kostum Nyai Ratri yang didominasi kemben coklat tua dan merah marun bukan hanya indah secara visual, tapi juga menyimbolkan perpaduan antara kearifan dan gairah yang terpendam.

Mengapa Film Ini Layak Ditonton?

Bagi pencinta sejarah, Gowok adalah jendela langka untuk memahami sisi erotisisme Jawa kuno yang sering dihilangkan dari buku pelajaran. Penggemar drama psikologis akan dimanjakan dengan karakter-karakter ambigu yang terus bertransformasi sepanjang cerita. Sementara itu, penikmat seni rupa bisa mengapresiasi bagaimana Hanung Bramantyo dan timnya menghidupkan kembali estetika Jawa abad ke-18 dengan akurasi yang mengagumkan.

Lebih dari sekadar film, Gowok: Kamasutra Jawa adalah cermin yang memaksa kita berhadapan dengan pertanyaan sulit: sejauh mana kita bisa menerima warisan budaya yang bertentangan dengan nilai modern? Dengan narasi yang padat dan visual memukau, karya Hanung ini berpotensi menjadi film Indonesia paling provokatif sepanjang 2025.

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • rem blong kecelakaan bus pariwisata di Kota Batu

    Tragedi Rem Blong di Kota Batu: Bus Pariwisata Hantam Kendaraan dan Tewaskan 4 Orang

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Kota Batu, Ruang.co.id – Malam tragis menyelimuti Kota Batu, Rabu (8/1), saat sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan fatal akibat rem blong. Insiden ini menewaskan empat orang dan merusak sejumlah kendaraan di sepanjang Jalan Imam Bonjol hingga Jalan Ir. Soekarno. Kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata dengan nopol DK 7942 GB itu menyita perhatian publik dan menjadi […]

  • Perpustakaan PKK Desa Wonoayu

    Perpustakaan PKK Desa Wonoayu Sidoarjo Hidupkan Minat Baca Anggotanya

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Upaya menumbuhkan budaya literasi di tingkat desa terus bergerak dari komunitas masyarakat. Di Desa Wonoayu, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), membangun sebuah minat baca perpustakaan desa, yang berfungsi sebagai pusat belajar bagi para ibu dan anggota PKK. Ketua TP PKK Desa Wonoayu, Siti Artiningsih (62), […]

  • Satyalancana ASN Sidoarjo

    Satyalancana Karya Satya Menyalakan Lentera Pengabdian ASN Sidoarjo

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sebanyak 768 ASN Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menerima anugerah Satyalancana Karya Satya dari Presiden Prabowo Subianto dalam prosesi resmi di Mal Pelayanan Publik Sidoarjo, Senin (10/11/2025). Bupati Sidoarjo, Subandi, menyerahkan penghargaan tersebut dan memuji dedikasi panjang para pegawai yang mengabdi 10, 20 hingga 30 tahun. Bupati Subandi menyatakan bahwa Satyalancana bukan seremoni. Ia […]

  • Notaris klarifikasi

    Notaris Soesilowati Klarifikasi Berita Merugikan Tanpa Konfirmasi, Potensi Dapat Digugat Hukum

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Diberitakan secara sepihak oleh media online tanpa konfirmasi, Notaris Soesilowati, S.H., M.Hum, menyampaikan klarifikasi sekaligus menggunakan hak jawab sebagaimana diatur dalam UU Pers No. 40 Tahun 1999. Ia merasa dirugikan baik secara pribadi, profesional, maupun terhadap keluarga. Berita yang dimuat pada 27 Februari 2024 oleh harianmedekapost.com berjudul “Adakah Notaris Abal-Abal?” dianggap mencoreng […]

  • Tes CPNS 2024 Kemenag Jawa Timur

    Tes CPNS 2024 Kemenag Jatim: Mencetak ASN yang Moderat dan Toleran

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur (Jatim) tahun anggaran 2024 kini memasuki babak akhir. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Non-CAT Wawancara Wawasan Moderasi Beragama digelar mulai 27 hingga 29 Desember 2024 di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Tahap ini menjadi sorotan karena menitikberatkan pada pemahaman moderasi beragama […]

  • Kejaksaan Tinggi Jawa Timur eksekusi Gregorius Ronald Tannur

    Kejati Jatim Eksekusi Ronald Tannur di Rumahnya di Surabaya

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) akhirnya melaksanakan eksekusi terhadap Gregorius Ronald Tannur, terpidana dalam kasus penganiayaan yang berujung pada meninggalnya Dini Sera Afrianti. Putra mantan anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Edward Tannur, ini dieksekusi di salah satu rumahnya yang berlokasi di Pakuwon City Virginia Regency, Surabaya, pada Minggu (27/10). Eksekusi […]

expand_less