Breaking News
light_mode
Rabu, 14 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Skandal Kredit Macet BPR Delta Artha Sidoarjo: DPRD Minta Tegas terhadap Debitur Pengusaha dan Restrukturisasi Debitur UMKM

Skandal Kredit Macet BPR Delta Artha Sidoarjo: DPRD Minta Tegas terhadap Debitur Pengusaha dan Restrukturisasi Debitur UMKM

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Polemik kredit macet BPR Delta Artha (Perseroda) kembali mencuat, memicu ketegangan antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat Sidoarjo.

Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, menegaskan, “BPR Delta Artha wajib bertanggung jawab atas kredit macet tersebut. Jangan terburu melakukan penghapusbukuan (write-off) kredit macet,” ujar tegas cak Nasik, sapaan akrab Abdillah Nasih.

Ia menilai, langkah penghapusbukuan akan berpotensi dapat menimbulkan celah polemik baru. DPRD lebih setuju BPR Delta Artha bersama mitra APH segera melakukan tindakan tegas terhadap debitur Pengusaha dengan jaminan yang jelas dan asuransinya, untuk penyegaran Delta Artha.

“Kan sudah jelas, debitur dari kelompok pengusaha ada jaminan dan asuransinya untuk bisa dieksekusi, kenapa masih dibilang masuk kredit macet atau bermasalah?,” tandas Cak Nasik, usai Upacara HUT RI ke- 81 tahun, di Paseban Alun – Alun dan Pendopo Delta Wibawa, Senin (17/8/2026).

Terhadap kelompok debitur lain, Ia bersepakat dengan adanya restrukturisasi debitur bermasalah terutama bagi UMKM, yang berisiko mengorbankan uang rakyat. “Ini uang krusial untuk perputaran ekonomi Sidoarjo,” katanya.

Sementara, Bupati Sidoarjo dalam doorstop di sela – sela Upacara HUT Kemerdekaan RI ke- 81 di Paseban Alun – Alun dan Pendopo Delta Wibawa, menyatakan optimis terdapat solusi penyelesaian kredit macet tersebut.

“Sudah ada solusi penyelamatan kredit macet. Salah satunya langkah restrukturisasi akan dilakukan sesuai regulasi,” jelasnya.

Data resmi menunjukkan kredit bermasalah mencapai Rp83,85 miliar dengan rasio NPL 10,86%. Angka ini dinilai sebagai “lampu merah” oleh DPR RI dalam pemberitaan belakangan.

Lonjakan kredit macet atau NPL (Non-Performing Loan) atau kredit bermasalah, dipicu oleh UMKM yang terpukul pascapandemi. Stimulus relaksasi berakhir, daya beli masyarakat menurun drastis.

Baca Juga  Pelantikan BNPM 2025: Sahid SH Pimpin Barisan Pemuda Madura dengan Strategi Digital dan Ekspansi Nasional

Manajemen BPR Delta Artha dalam pemberitaan sebelumnya telah mengatakan, “NPL tinggi bukan kerugian murni. Masih ada agunan, klaim asuransi, dan restrukturisasi berjalan.”

Namun DPR RI anggota Komisi XI, Prof. Dr. Eric Hermawan, mendesak audit forensik OJK. Ia menyebut, “Harus ditelusuri apakah ada kredit fiktif atau insider fraud.”

Indikasi dan dugaan penyimpangan muncul, dari dugaan jaminan fiktif dan kredit kepada pihak terkait senilai Rp9,14 miliar. Rasio NPL internal mencapai 17,50%.

DPRD Sidoarjo menambahkan, “Harus ada analisa, kajian, dan tanggung jawab penuh. Jangan hanya write-off Rp5 miliar begitu saja.”

Sementara juga, manajemen BPR Delta Artha berencana menggandeng Kejaksaan Negeri Sidoarjo dan KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang), lembaga ini berada di bawah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Kejari dan KPKNL diperlukan untuk penagihan aktif serta eksekusi agunan. Jalur hukum ditempuh paralel dengan restrukturisasi.

PT BPR Delta Artha Sidoarjo (Perseroda), tercatat pernah menghadapi skandal besar dan persoalan tata kelola kredit yang berujung pada proses hukum formal.

Berdasarkan penelusuran rekam jejaknya, terdapat gelombang kasus utama yang pernah dan sedang membelit bank milik Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ini.

Kasus hukum atau skandal korupsi dengan modus kredit fiktif paling masif, yang melibatkan penegak hukum dan penetapan tersangka di BPR Delta Artha terjadi pada rentang tahun 2015 hingga 2016.

Modus Pembobolan dana bank sebesar Rp12,1 miliar, dilakukan menggunakan modus pengajuan kredit abal-abal (fiktif).

Pelaku menggunakan dokumen dan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) palsu di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo untuk mencairkan pinjaman.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo menetapkan dan menahan sejumlah tersangka dari kalangan pegiat pendidikan.

Baca Juga  Pilu Tragis, Tangan Anak SD Korban Petasan Rontok Diamputasi hingga Baznas Sidoarjo Hadir Pulihkan Asa
  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kaderisasi Pemimpin Muda

    Wadah Kaderisasi Pemimpin Muda Surabaya

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dewan Pimpinan Cabang Taruna Merah Putih (TMP) Kota Surabaya menghadirkan wadah kaderisasi kepemimpinan khusus bagi generasi muda. Acara yang berlangsung pada Minggu, 24 Agustus 2025 ini sukses mengumpulkan seratus pelajar kelas tujuh se-Kota Surabaya untuk mengikuti pembinaan intensif. Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Sekretariat Badan dan Sayap PDI Perjuangan di Jalan Adityawarman ini […]

  • Budaya Sidoarjo

    Tiada Duanya, Budayawan Sidoarjo Geruduk DPRD dan Pendopo, Tuntut Kebijakan Adil

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Suasana Gedung DPRD dan Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo berubah menjadi panggung peradaban, Selasa (22/7/2025). Ketika ratusan pelaku budaya menggelar aksi damai bertajuk “Akselerasi Budaya Sidoarjo”. Ruwatan simbolik digelar, membakar kemenyan dan doa-doa dilangitkan, menolak roh jahat politik dan ketidakadilan budaya di Sidoarjo. Di DPRD Sidoarjo, hampir 100 budayawan dengan berbagai atributnya, […]

  • olah raga lari

    Agar Tubuh Tetap Fit, Ini Pola Menjaga Kebugaran Tubuh

    • calendar_month Minggu, 23 Jun 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Menjaga kebugaran tubuh agar tubuh tetap fit adalah aset berharga yang harus dijaga dengan baik. Salah satu cara yang efektif untuk menjaga kesehatan adalah dengan menjaga kebugaran tubuh. Kebugaran tubuh tidak hanya tentang memiliki tubuh yang kuat dan bugar secara fisik, tetapi juga tentang keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa. Berikut adalah […]

  • Cushioning dalam hubungan

    Cushioning dalam Hubungan! Kenali Tanda, Dampak, dan Cara Menghindarinya untuk Hubungan yang Lebih Sehat

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Hubungan yang sehat seharusnya dibangun atas dasar saling percaya, komitmen, dan komunikasi yang terbuka. Namun, bagaimana jika salah satu pihak hanya memanfaatkan hubungan tersebut sebagai pelarian atau pelampiasan emosional? Fenomena ini dikenal sebagai cushioning, dan sayangnya, hal ini bisa sangat menyakitkan bagi korban. Apa Itu Cushioning? Cushioning adalah situasi di mana seseorang dimanfaatkan […]

  • Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur

    Jawa Timur Melangkah Tangguh Sebagai Gerbang Baru Nusantara

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Deni Prasetya, dalam refleksi menyambut ulang tahun ke-80 provinsi tersebut, menegaskan bahwa Jawa Timur harus terus mempertahankan momentum untuk tetap bertumbuh dan tangguh. Provinsi yang terletak di ujung timur Pulau Jawa ini, menurutnya, telah menunjukkan rekam jejak yang solid melalui kekuatan di tiga pilar fundamental: ekonomi, politik, […]

  • Kawasan Tanpa Rokok Surabaya

    Dari Teguran ke Denda: Surabaya Sukses Kikis Pelanggaran KTR Secara Drastis

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id — Suara langkah perubahan perlahan namun pasti terdengar dari Kota Pahlawan. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, lewat Dinas Kesehatan, kini intensif menggelar sosialisasi dan pengawasan kawasan tanpa rokok (KTR) serta kawasan terbatas merokok (KTM). Tak sekadar kampanye biasa, langkah ini dirancang sebagai ikhtiar serius membangun ruang hidup yang lebih sehat, beradab, dan layak untuk semua […]

expand_less