Breaking News
light_mode
Kamis, 24 September 2026
Beranda » Daerah » Dentuman Sound Horeg Karnaval Budaya Kedungbanteng Sidoarjo Sukses Menggelegar di Tengah Kontroversi Desa Santri 

Dentuman Sound Horeg Karnaval Budaya Kedungbanteng Sidoarjo Sukses Menggelegar di Tengah Kontroversi Desa Santri 

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Dentuman musik yang keluar dari tumpukan sound (pengeras suara), menggelegar di ruas jalan depan Balai Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.

Dentuman itu, juga menggetarkan jiwa dan relung jantung setiap peserta dan kerumunan pengunjung. Warna warni sorot lampu dan asap warna beserta kembang api, secara berirama mengikuti genre musik yang dimainkannya.

Kemeriahan malam pada Minggu (9/8/2026) pesta musik Sound Horeg yang diangkut Truck, menorehkan sebuah tradisi baru di Desa Kedung Banteng, Kecamatan Tanggulangin.

Seluruh desa malam itu, menyambut dirgahayu kemerdekaan republik Indonesia yang ke- 81 tahun. Budiono, sang kepala desanya, membenarkan, dalam memperingati kemerdekaan RI, Desa Kedungbanteng menggelar Karnaval Budaya diiringi Sound Horeg.

“Ini semua murni swadaya warga di RT (rukun tetangga) dan RW (rukun warga) Desa Kedungbanteng. Ada 9 peserta RT dan 5 RW yang partisipasi memeriahkan Karnaval Budaya ini,” ujarnya.

Beragam nama sound horeg yang diangkut Truck, mengiringi sekelompok penari RT/RW masing – masing, dengan cosplay budaya. Mereka bergerak pelan sejak sore, berangkat dari jalan batas desa berkeliling sepanjang ruas jalan desa Kedungbanteng dan pemberhentian terakhir di lapangan desa.

“Saya tanya satu persatu untuk sound horegnya, seperangkat yang diangkut truk menghabiskan biaya dari Rp45 juta hingga Rp75 juta. Semua itu biayanya dari urunan warga sendiri, tidak pakai uang desa. Desa hanya mengakomodir termasuk mengakomodir UMKMnya, dan panggung untuk perform (penampilan) mereka di depan balai desa,” terang Budiono.

Bukan hanya warga Desa Kedungbanteng berduyun – duyun menyaksikannya d sepanjang jalan yang dilintasi peserta karnaval. Ribuan orang itu juga ada keluarga yang datang dari desa lain, bahkan dari kecamatan yang cukup jauh dari Tanggulangin.

Baca Juga  Silaturahmi Organisasi Wanita Bakorwil III Malang Menyulam Sinergi untuk Kesejahteraan Keluarga di Jawa Timur

Saya sama suami dan anak – anak penasaran sama sound horeg ini, dan luar biasa meriah saya jadi ikut senang melihatnya langsung,” ungkap Rini warga Desa Sidokepung, Kec. Buduran.

Kemeriahan karnaval itu sungguh menghibur warga pengunjung. Sesekali peserta karnaval berhenti sejenak, para penarinya melakukan selebrasi dengan dentuman sound yang menggetarkan jiwa mereka, di hadapan kerumunan pengunjung.

Pusat lokasi di panggung utama depan bala desa, di hamparan karpet merah (red carpet) setiap peserta menunjukkan atraksi kehebatan dan kedahsyatan sound mereka selama 15 menit. Kemudian berlanjut melaju pelan menghibur kerumunan pengunjung hingga di lapangan desa.

Salah satu perform (penampilan) dengan cosplay budaya kelompok RT/RW peserta karnaval budaya di panggung utama seberang Balai Desa Kedungbanteng, Kec. Tanggulangin, Sidoarjo. (Din)

“Sesuai dengan arahan Forkompimka kita ikuti. Pesertanya tidak boleh lebih dari 10 sap sound. Semoga acara ini berjalan lancar, aman tanpa keluhan,” ucap Budiono lagi.

Yang dimaksud 10 sap, jumlah dan tumpukan sesuai dengan batas ketentuan yang disampaikan oleh Forkompimka Tanggulangin, agar tidak mengganggu masyarakat lainnya. Termasuk aturan saat azan berkumandang dan salat, mereka wajib menghentikan sejenak.

Meski tidak dijelaskan batas kepekaan, kekerasan, kekuatan atau intensitas suara yang dikeluarkan dalam satu rangkaiannya di Truck, maksimal 10 dB (desibel). Namun gelegar acara tersebut, dianggap pihak desa masih aman dan masih terkendali.

“Tradisi karnaval budaya diiringi sound horeg ini sudah berlangsung tiga tahun dalam menyambut hari besar nasional kemerdekaan RI. Mungkin tahun ini yang terakhir kalinya diselenggarakan,” ungkap Budiono.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • demo buruh PT Pakerin

    Dialog Kekeluargaan Dinilai Jadi Solusi Ideal Demo Buruh PT Pakerin di Kawasan Pakuwon

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Gelombang aspirasi Kembali di jantung Kota Surabaya. Ribuan buruh PT Pakerin menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS yang berlokasi di kawasan superblok Pakuwon, tepatnya di Embong Malang. Namun, di tengah hiruk-pikuk orasi dan gemuruh mobil komando, satu suara tenang justru muncul dari internal kawasan tersebut. Pengacara PT […]

  • Probolinggo Wan Prestasi

    Prof. Nur Basuki, Guru Besar FH Unair: Kasus Pengadaan Lampu Taman Probolinggo Bukan Korupsi tapi Wan Prestasi

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sidang dugaan korupsi pengadaan lampu taman Kota Probolinggo, kembali digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya. Agendanya, menghadirkan saksi ahli Prof. Nur Basuki Minarno. Guru Besar Hukum Pidana Universitas Airlangga Surabaya itu menegaskan, perkara ini bukan tindak pidana korupsi. Menurutnya, kasus tersebut lebih tepat disebut wan prestasi. “Korupsi itu ada unsur penyalahgunaan wewenang oleh […]

  • manfaat berjemur di pagi hari

    Bangun Pagi, Sehat Tanpa Ongkos! Rahasia ‘Mandi Matahari’ untuk Imun & Mood

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pernahkah Anda merasa lebih bersemangat setelah menghirup udara pagi sambil terkena sinar matahari? Ini bukan kebetulan. Sinar matahari pukul 07.00–09.00 adalah sumber vitamin D terbesar yang sering diabaikan di era kerja dari rumah. Data dari Kementerian Kesehatan RI (2023) mengungkapkan, 65% pekerja kantoran di Jakarta kekurangan vitamin D karena jarang terpapar sinar matahari […]

  • Ilustrasi Gambar Kasus Skizofrenia

    Yogyakarta Catat Angka Kasus Skizofrenia Tertinggi di Indonesia, Apa Penyebabnya?

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Yogyakarta, Ruang.co.id – Skizofrenia di Indonesia memang menjadi perhatian serius. Meskipun tidak ada data yang secara pasti menunjukkan provinsi mana yang memiliki kasus tertinggi, beberapa penelitian dan data terbaru menunjukkan bahwa Yogyakarta pernah tercatat memiliki kasus skizofrenia tertinggi di Indonesia. Yogyakarta, kota pelajar yang terkenal dengan suasana sejuk dan budaya yang kaya, ternyata juga menjadi […]

  • Atlas Padel Surabaya

    Atlas Padel Pasang Peredam Suara, Klarifikasi Isu Kebisingan Hanya dari Satu Pihak

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Manajemen Atlas Padel Surabaya mengambil langkah konkret meredam polemik kebisingan yang dikeluhkan salah satu warga. Pihak pengelola menegaskan, suara bising yang menjadi sorotan publik murni hanya berasal dari satu rumah yang berbatasan langsung, bukan representasi keresahan warga secara luas. “Bagi kami kenyamanan lingkungan tetap menjadi prioritas utama. Kami memahami adanya keluhan, dan saat […]

  • polrestabes ungkap narkoba

    Polrestabes Surabaya Amankan 40 Kilo Sabu dan 26.019 Ekstasi Gagal Beredar di Surabaya

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Polrestabes Surabaya melalui Unit I dan Unit III Sat Resnarkoba berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi. Selain barang bukti, dua tersangka diamankan dengan barang bukti puluh kilo sabu dan puluhan ribu butir ekstasi. “Pengungkapan jaringan narkoba Sumatera-Jawa ini dilakukan di dua waktu, dan jaringan ini saling berkaitan,” kata Kapolrestabes Surabaya, […]

expand_less