Breaking News
light_mode
Senin, 10 Agustus 2026
Beranda » Daerah » Dentuman Sound Horeg Karnaval Budaya Kedungbanteng Sidoarjo Sukses Menggelegar di Tengah Kontroversi Desa Santri 

Dentuman Sound Horeg Karnaval Budaya Kedungbanteng Sidoarjo Sukses Menggelegar di Tengah Kontroversi Desa Santri 

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mengapa yang terakhir? Ia belum memperoleh kesimpulan jawaban dari warganya. “Ya mungkin sudah capek atau mungkin sudah tidak kuat lagi dengan biaya urunan suka relanya,” Jawa rekam Budiono.

Memang, desa sisi timur jalan provinsi di Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, kini identik dengan desa Sound Horeg.

Hampir setiap kegiatan dalam skala besar, warga desa – desa di kecamatan ini, mayoritas menggelar sound horeg. Meskipun sound horeg sudah didaftarkan untuk mengantongi HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kumham) Prov. Jatim.

Akan tetapi keberadaan aksi dan atraksinya, masih kontroversial dan kerap mendapat protes sebagian kelompok maupun organisasi masyarakat. Salah satunya dianggap mengganggu ketertiban dan ketenteraman umum.

Memang pula, dentuman bass sound horeg, kembali menggema di jalanan desa yang dijuluki desa santri. Meski masih dibolehkan, kontroversinya tak pernah surut.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim beberapa waktu lalu menegaskan, “Legalitas HAKI jangan diberikan, karena praktiknya sering melanggar norma kesopanan,” ujar KH Anwar Iskandar.

Sebaliknya, sejak tahun 2023 Kemenkumham Jatim menilai sound horeg sebagai kreativitas lokal. Kumham juga bersikap adil ingin melindungi karya komunitas agar tidak diklaim pihak luar, dari peradaban dan pergeseran era kekinian.

Namun, regulasi ketat tetap berlaku. Surat Edaran Gubernur Jatim membatasi kebisingan maksimal 85 dB untuk pawai, dan 120 dB untuk panggung terbuka. Surat Edaran (SE) Bupati Sidoarjo, masih mentolerir boleh dilaksanakan dengan batas maksimal 10 dB.

Meski pada Pasal 50 UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta menegaskan, ciptaan yang bertentangan dengan moral, agama, atau ketertiban umum dapat ditolak perlindungannya.

Di Sidoarjo, Bupati Subandi sebelumnya menegaskan, “Sound horeg boleh, tapi tanpa miras, joget vulgar, dan wajib izin resmi kepolisian.”

Baca Juga  Anggota komisi A Dorong Regulasi Sound Horeg Solusi Atasi Dampak Bising yang Merugikan

Kontroversi ini menempatkan sound horeg di persimpangan jalan, antara ekspresi budaya dan ancaman ketertiban. Atau mungkin lantaran hal tersebut, Kades Kedungbanteng mengatakan “mungkin tahun ini yang terakhir sound horeg”?

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • revisi UU ASN

    Revisi UU ASN Dipercepat, Pejabat Angkat Tenaga Honorer Bisa Terancam ‘Impeachment’

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pemerintah Indonesia tengah menghadapi tekanan untuk menyelesaikan permasalahan tenaga honorer melalui percepatan revisi UU ASN. Salah satu poin penting dalam revisi ini adalah larangan bagi pejabat untuk mengangkat tenaga honorer. Jika pejabat tetap melanggar aturan ini, mereka dapat menghadapi risiko impeachment oleh DPRD, sebuah langkah drastis yang diusulkan oleh Komisi II DPR RI. […]

  • Berteduh di bawah flyover

    Berteduh di Bawah Flyover Saat Hujan Bisa Kena Denda Rp250 Ribu, Jangan Asal Berhenti Lagi Ya!

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pernah buru-buru cari tempat berteduh saat hujan tiba-tiba turun? Hati-hati, jangan asal pilih tempat! Banyak pemotor yang belum sadar kalau berteduh di bawah flyover atau jembatan bukan solusi aman, justru bisa bikin rugi besar. Tindakan ini sering dianggap sepele, padahal konsekuensinya serius—mulai dari denda hingga risiko kecelakaan. Fakta terbaru ini bikin heboh media […]

  • Verrel Bramasta anggota DPR PAN

    Verrel Bramasta Resmi Dilantik Jadi Anggota DPR, Isu Dirinya Penyuka Sesama Kembali Mencuat

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, Ruang.co.id – Verrel Bramasta, putra dari artis senior Venna Melinda, resmi dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 1 Oktober 2024. Ia terpilih setelah mencalonkan diri melalui Partai Amanat Nasional (PAN) dan berhasil meraih 94.810 suara dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VII. Sebelum karier politiknya menanjak, Verrel dikenal sebagai seorang selebriti yang […]

  • Beda antara body serum dan body lotion

    Beda Body Lotion dan Body Serum? Jangan Sampai Salah Pilih!

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ada satu dilema yang sering dialami para pecinta skincare tubuh: setelah rajin pakai body lotion, kok kulit masih terasa kering dan nggak bercahaya? Atau sebaliknya, sudah pakai body serum, tapi tetap terasa kurang lembap? Nah, kalau kamu juga merasakan hal ini, bisa jadi kamu belum paham benar perbedaan antara body lotion dan body […]

  • Sengap Siap Terima Kritik dan Protes Jika Terpilih Jadi Wakil Bupati Tabanan

    Sengap Siap Terima Kritik dan Protes Jika Terpilih Jadi Wakil Bupati Tabanan

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Tabanan, Ruang.co.id- Calon Wakil Bupati Tabanan nomor urut 1, I Nyoman Ardika alias Sengap, menegaskan bahwa media dan masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan protes jika dirinya terpilih mendampingi I Nyoman Mulyadi sebagai pemimpin Tabanan. “Media berhak memprotes. Kalau pemimpin tidak siap diprotes, tidak usah jadi pemimpin,” tegas Sengap dalam acara Simakrama di Banjar Dalem, Desa […]

  • Lomba konten medsos OPD Sidoarjo

    Jihad Digital Pemkab Sidoarjo: OPD Adu Kreativitas di Medsos untuk Pelayanan Publik Humanis

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Dalam era digital yang bergerak begitu cepat, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tak tinggal diam. Menyadari kekuatan media sosial sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan rakyat, Pemkab Sidoarjo merancang terobosan cerdas, membuat lomba konten medsos antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ini bukan sekadar kompetisi biasa, tetapi panggung baru bagi OPD untuk menunjukkan inovasi dan […]

expand_less