Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Prof. Nur Basuki, Guru Besar FH Unair: Kasus Pengadaan Lampu Taman Probolinggo Bukan Korupsi tapi Wan Prestasi

Prof. Nur Basuki, Guru Besar FH Unair: Kasus Pengadaan Lampu Taman Probolinggo Bukan Korupsi tapi Wan Prestasi

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Sidang dugaan korupsi pengadaan lampu taman Kota Probolinggo, kembali digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya. Agendanya, menghadirkan saksi ahli Prof. Nur Basuki Minarno.

Guru Besar Hukum Pidana Universitas Airlangga Surabaya itu menegaskan, perkara ini bukan tindak pidana korupsi. Menurutnya, kasus tersebut lebih tepat disebut wan prestasi.

“Korupsi itu ada unsur penyalahgunaan wewenang oleh pejabat negara. Masak tiga orang swasta bisa mengeluarkan uang negara,” ujar Prof. Nur di persidangan.

Tiga terdakwa adalah MY, Direktur CV Multi Pratama, DZNP, Direktur CV Borong Persada, dan B, Direktur PT Greenciti Teknologi Indonesia. Nilai proyek mencapai Rp1,13 miliar.

Jaksa Penuntut Umum mendakwa para terdakwa dengan Pasal 603 KUHP 2023. Namun Prof. Nur menilai penerapan pasal tersebut tidak tepat, karena terdakwa bukan pejabat negara.

“Perjanjian kerja itu mengikat kedua pihak, tapi bukan berarti melanggarnya otomatis korupsi. Itu wan prestasi, bukan perbuatan melawan hukum,” jelasnya.

Ia menambahkan, istilah memperkaya diri sendiri atau orang lain harus dipahami secara benar. “Kerja kan harus untung. Kalau swasta tidak boleh untung, bagaimana bisa jalan?” katanya.

Prof. Nur juga menyoroti penggunaan Pasal 603 dan 604 KUHP. “Pasal itu harus digunakan alternatif, bukan digabung. Pasal 604 khusus pejabat, bukan swasta,” tegasnya.

Ketika jaksa bertanya soal kerugian negara, Prof. Nur balik bertanya. “Siapa yang menghitung kerugian negara itu? Apakah mereka punya wewenang?” tanyanya. Jaksa pun terdiam.

Menurutnya, lembaga berwenang menghitung kerugian negara adalah BPK sesuai UUD 1945, bukan BPKP. Hal ini menjadi poin penting dalam persidangan.

Majelis hakim yang diketuai Ferdinand Marcus Leander, berterima kasih atas keterangan saksi ahli. “Terima kasih atas kuliah pagi yang mencerahkan,” ucap hakim.

Baca Juga  Drama Gugatan Koperasi SDR: Saksi Ditolak, Kuasa Hukum Tegaskan Cari Keadilan

Kasus ini bermula dari dugaan rekayasa penggunaan e-katalog. PT GTI disebut memakai dua CV sebagai kendaraan administratif, sementara pekerjaan dilaksanakan sendiri.

Jaksa menilai ada mark-up harga melalui perubahan dokumen penawaran. Audit BPKP menyebut kerugian negara mencapai Rp306 juta. Namun saksi ahli menilai itu ranah wan prestasi.

Sidang ini menjadi sorotan publik, khususnya pengunjung sidang, karena menyinggung batasan antara wan prestasi dan tindak pidana korupsi. Selanjutnya, putusan hakim yang akan menentukan arah kasus besar ini.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Rekomendasi Toner Kulit Kering Terbaik agar Wajah Tetap Lembap dan Glowing

    5 Rekomendasi Toner untuk Kulit Kering Terbaik agar Wajah Tetap Lembap dan Glowing!

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kulit terasa kaku setelah mencuci wajah? Atau sering muncul kulit mengelupas dan terasa kasar? Jika iya, itu tanda kalau kulitmu sedang mengalami dehidrasi dan butuh kelembapan ekstra. Kamu butuh toner yang cocok untuk kulit kering. Masalahnya, banyak orang hanya fokus pada pelembap, padahal pemilihan toner yang tepat juga sangat penting untuk menjaga kelembapan […]

  • ketua KPU Jatim, Aan Kunaefi

    KPU Siap Tetapkan Tiga Calon Gubernur Jatim

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Jawa Timur akan segera menetapkan tiga pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yang akan bertarung dalam Pilkada Jatim 2024 nanti. Persiapan tahapan lanjutan menuju Pilkada usai pendaftaran paslon dan penyerahan berkas ini, disampaikan komisioner KPU dalam medua briefing di gedung lantai 2 KPU Jatim, […]

  • tunggakan iuran BPJS Surabaya

    BPJS Kesehatan Ungkap 400 Ribu Peserta JKN di Surabaya Nonaktif akibat Tunggakan Iuran

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatat sekitar 400 ribu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Surabaya berstatus nonaktif, mayoritas disebabkan oleh tunggakan pembayaran iuran. Rasio klaim yang menembus 159 persen hingga Mei 2026 kian mempertegas urgensi pengaktifan kembali kepesertaan demi menjaga ekosistem jaminan sosial yang berkelanjutan. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya […]

  • Aksi damai Kota Mojokerto

    Tiga Pemuda Mojokerto Kibarkan Banner Minta Tolong Prabowo Soal Janji yang Terkatung-katung

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Mojokerto, Ruang.co.id – Tiga pemuda Kota Mojokerto melakukan aksi damai didepan Pemkot Mojokerto. Senin, (08/12/2025). Aksi dengan pengawalan personel Polres Mojokerto Kota dan Satpol PP Kota Mojokerto, membentangkan dua banner. Banner bertuliskan Pemkot Mojokerto lakukan pelanggaran HAM dan penyalahgunaan wewenang, dan Bapak Presiden H. Prabowo Subianto, tolong kami!!!!. Dalam surat pemberitahuan aksi samai kepada Kapolres […]

  • Ahli Digital Forensik RTH Probolinggo

    Lampu Hias RTH Probolinggo: Ahli Digital Forensik Kupas Jejak Chat WA dan Ini Bantahan Keras Tim PH

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan lampu hias penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, kembali bergulir di Pengadilan Tipikor PN Surabaya. Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Probolinggo, menghadirkan Saksi Ahli Digital Forensik dari pihak Kejaksaan, guna membongkar dugaan jejak rekayasa pengadaan yang melibatkan terdakwa Ririn Aprilia. […]

  • Dana Wisata Desa Sinoangin

    Dana Wisata Desa Simoangin-angin Tahun 2025 Dipertanyakan dan Diduga Maladministrasi Disalahgunakan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Realisasi anggaran pariwisata Desa Simoangin-angin, Sidoarjo, menjadi perhatian setelah verifikasi lapangan. Terdapat temuan janggal dan perbedaan antara dokumen perencanaan dan kondisi fisik, termasuk lokasi kegiatan, jenis pembangunan, serta status aset yang disebut sebagai bagian program wisata desa tahun anggaran 2025. Pemerintah Desa Simoangin-angin melalui kepala desa dan perangkat desa, memberikan penjelasan terkait […]

expand_less