Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Hukrim » Eva Yusnita, Korban PHK Sepihak: Mengaku Disekap, Dikriminalisasi dan Diperas Usai Dipecat

Eva Yusnita, Korban PHK Sepihak: Mengaku Disekap, Dikriminalisasi dan Diperas Usai Dipecat

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Nasib pilu menimpa Eva Yusnita, warga Kec. Tulangan, mantan pegawai bagian pembelian dan Kepala produksi di PT Semoga Berkah Sukses, perusahaan home living di Tulangan, Sidoarjo. Tak hanya kehilangan pekerjaan, Eva mengaku menjadi korban kriminalisasi, intimidasi, hingga penyekapan oleh pihak perusahaan.

Ironisnya, semua itu bermula dari transaksi pembelian karung sak jumbo yang seharusnya menjadi solusi atas masalah operasional.

“Saya hanya cari jalan keluar agar produksi tetap jalan. PO (Purcashing Order) sudah disetujui atasan, tidak ada mark-up, dan tidak pernah saya nikmati pribadi. Tapi saya dituduh mark-up, dipaksa ganti rugi Rp515 juta,” ujar Eva saat ditemui di Mapolsek Tulangan, Rabu (18/6/2025).

Uang ganti rugi senilai itu dikatakan direktur yang juga pemilik perusahaan, akumulasi 10% dari total sebesar Rp.5,9 miliar kerugian perusahaan dalam hal pembelian terhitung sejak tahun 2021 hingga sekarang, yang dituduhkan pada Eva.

Dari nilai Rp 515 juta, Eva mengaku telah membayar Rp200 juta dari tabungan pribadi dan hasil penjualan motor untuk pembayaran tahap awal yng diminta paksa oleh perusahaan.

Uang itu dibayarkannya atas permintaan Davi Kusuma Adam sng Direktur yng juga pemilik perusahaan, diminta mentransfer ke rekening pribadi pemilik, bukan ke rekening resmi perusahaan.

“Yang bikin saya terpukul, saya juga disekap 10 jam sendirian di ruang direksi. HP saya disita, saya dipaksa tandatangani pengakuan untuk berita acara pelaporan ke polisi, dan surat pengunduran diri,” lanjut Eva, dengan mata berkaca-kaca.

Langkah hukum pun ditempuh. Eva didampingi pengacaranya, Sus Retno, SH., MH. dan Partners, menyambangi kantor yang juga pabrik Eva bekerja. Namun hanya ditemui staf HRD. Pihak pemilik perusahaan terkesan menghindar.

Baca Juga  Gara-gara Benih Lobster, Sucipto Dan Suryadi Kini Diadili

“Smpikn pada boss anda kedatnangan kami disini untuk bertemu pemilik perusahaan, untuk mengklarifikasi atas segala perlakuan perusahaan terhadap klien kami. Kami ingin meluruskan. Kalau perusahaan tidak menanggapi kami secara baik-baik, bukan kami datang diperlakukan begini, bicara seperti di teras rumah menyamar kantor yang juga PT. pabrik,” tegas Sus Retno.

Menurut Sus Retno, ada dugaan pelanggaran pidana serius yang dilakukan perusahaan, mulai dari penyekapan, pemerasan, hingga pelanggaran UU ITE karena penyitaan ponsel tanpa dasar hukum. “Kami ingin restorasi justice. Tapi jika tidak ada iktikad baik dari perusahaan, kami siap lanjut ke ranah hukum. Kalau ada pelanggaran dari klien kami, silakan dibuktikan di pengadilan nantinya, bukan main hakim sendiri,” imbuh peringatan seriusnya.

Senada, Made Wenny Saraswati, rekan Sus Retno, menambahkan, “Penyitaan ponsel Bu Eva tanpa surat resmi melanggar UU ITE Pasal 30 Ayat 1. Itu jelas pelanggaran serius terhadap privasi dan prosedur hukum.”

Tidak berhenti sampai di perusahaan itu, Eva dan rombongan tim kuasa hukumnya mendatangi Mapolsek Tulangan, tempat ia dilaporkan perusahan dan diperiksa hingga terbit BAP, sampai kudoan dilakukan pencabutan BAP dan laporan oleh pemilik pabrik.

Kapolsek Tulangan AKP Abdul Cholil saat menerima tim hukum Eva menyatakan siap membantu mediasi. Ia menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan penanganan sebelumnya dan berjanji menjembatani proses hukum dengan perusahaan.

“Polisi harus netral. Kami siap bantu cari solusi terbaik bagi kedua belah pihak,” ujar Sus Retno menirukan ucapan AKP Abdul Cholil, didampingi Kanit Reskrim yang baru, Iptu Abdul Haris.

Kini, perjuangan Eva bukan sekadar menuntut hak, tetapi juga memperjuangkan martabat dan keadilan.

“Harapan saya sederhana, saya hanya ingin keadilan,” pungkas Eva lirih.

Baca Juga  Subandi Diperiksa Bareskrim Lagi, Mulyono Saksi Kunci Mahkota?

Kasus ini membuka mata banyak pihak tentang pentingnya perlindungan hukum bagi pekerja, terutama perempuan, di tengah minimnya edukasi soal hak dan prosedur di tempat kerja.

Ucapan penutup Sus Retno dan timnya, kisah Eva menjadi cermin penting soal keadilan industrial. Isu ini bukan hanya persoalan hukum, tapi juga soal nurani. “Semoga aparat dan semua pihak bersikap jujur dan berpihak pada kebenaran,” pinta pungkasnya.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vinautism Gallery Art and Resto Homemade Noodle

    Nikmati Sajian Dan Melihat Pameran Lukisan, Vinautism Gallery Art and Resto Homemade Noodle

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Vinautism Gallery Art and Resto Homemade Noodle salah satu tempat makan yang unik dan beredukasi tentunya. Bagaimana tidak, para pengunjung tidak hanya menikmati aneka hidangan, tapi juga bisa melihat pameran lukisan. Vinautsm Gallery, gedung bertingkat tiga, tepatnya berada di G Walk Junction TL 6, Citraland Surabaya No. II, Sambikerep, memang sebuah galeri lukisan, […]

  • Klarifikasi KPU Sidoarjo

    Debat Terakhir Pilkada Sidoarjo Dibatalkan? Ketua KPU Ungkap Fakta dan Pertimbangan

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 1Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Gonjang – ganjing terkait isu rencana peniadaan Debat Publik Ketiga Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo di Pilkada 2024, menjadi ramai pembahasan berbagai pihak warga Sidoarjo. Bahkan, begitu kencang opini miring maupun negatif yang berkembang di publik masyarakat Sidoarjo, di sejumlah grup WA (WhatsApp), medsos, maupun pemberitaan media lokal, yang terkesan goreng […]

  • Pelantikan Rektor Baru ITS

    Resmi Dilantik, Rektor Baru Institut Teknologi Sepuluh Nopember Teguhkan Diri sebagai Sustainable University

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menemui momen bersejarah pelantikan rektor baru untuk periode 2024 – 2029. Dalam upacara pelantikan yang digelar di Graha Sepuluh Nopember ITS, Selasa (30/4), Ir Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD secara resmi dilantik oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) ITS menggantikan Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng […]

  • Bertemu Sengap, Mahasiswa Berharap MS Glowing Menang dan Urus Sampah Dengan Baik

    Bertemu Sengap, Mahasiswa Berharap MS Glowing Menang dan Urus Sampah Dengan Baik

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id- Mahasiswa selain megeluhkan soal bisokop dan fasilitas atlet. Mahasiswa juga mengeluhkan dengan pengelolaan sampah rumah tangga. Menurutnya, sampah rumah tangga, khususnya jenis organik dapat dikelola dengan baik untuk mengurangi beban lingkungan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. “Maka kami berencana untuk memfasilitasi pelatihan dan penyediaan alat pengolahan sampah di tingkat desa agar masyarakat […]

  • Warga Jangkungan peringati Tahun Baru Islam Hijriyah, dengan penuh khidmat dan kebersamaan.

    Antusiasme Warga Jangkungan Peringati Tahun Baru Islam Hijriyah

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co,id – Warga Jangkungan bersama pengurus Ta’mir Masjid At-Taqwa dan jajaran RW 7 (4) RT serta RW 8 (5) RT mengadakan peringatan Tahun Baru Islam Hijriyah, dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pejabat setempat 2 Agustus2004. Acara dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara yang dilanjutkan dengan pembacaan […]

  • Gus Fawait - Djoko Susanto Resmi Mendaftar ke KPU Jember

    Gus Fawait – Djoko Susanto Resmi Mendaftar ke KPU Jember

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Jember, Ruang.co.id – Pasangan Cabup dan Cawabup Jember, Muhammaf Fawait dan Djoko Susanto, secara resmi mendaftarkan diri ke KPU kabupaten Jember untuk maju dalam Pilkada 2024. Kedatangan Pasangan Cabup dan Cawabup Jember, Gus Fawait dan Djoko ini berangkat dari tempat berkumpulnya para pendukung menuju kantor KPU di Jl kalimantan no 31 Sumbersari krajan timur denhan […]

expand_less