Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Hukrim » Gugatan Widyawati Bongkar Dugaan Penggelapan Warisan Rp 1 Triliun

Gugatan Widyawati Bongkar Dugaan Penggelapan Warisan Rp 1 Triliun

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Persidangan perkara perdata nomor 433/Pdt.G/2025/PN Sby kembali menyita perhatian publik. Di Pengadilan Negeri Surabaya, Widyawati Santoso yang juga dikenal sebagai Kwee Ie Hwee secara tegas menggugat adik kandungnya sendiri, Bambang Husana Kwee. Gugatan ini menyangkut harta peninggalan orang tua mereka, Kok Kwee Quarry Kuotakusuma, yang ditaksir mencapai satu triliun rupiah dan diduga tidak pernah dibagikan secara transparan meskipun wasiat resmi telah lama dibuat.

Dua saksi yang dihadirkan penggugat memberikan kesaksian yang menguatkan dugaan ketidaktransparan pengelolaan warisan. Zujuing, sahabat dekat Widyawati selama puluhan tahun, dengan tegas menyatakan bahwa harta warisan sama sekali belum pernah dibagikan atau dibuka secara resmi kepada seluruh ahli waris. Ia kemudian merinci beberapa aset properti yang termasuk dalam harta warisan tersebut, mulai dari gedung di Balikpapan, beberapa rumah di Surabaya, hingga properti mewah di Jakarta dan Singapura.

Lebih lanjut, Zujuing mengungkapkan bahwa bisnis keluarga yang mencakup kepemilikan kapal dan agen Bir Bintang juga dikelola tanpa adanya transparansi dalam pembagian keuntungan. Kesaksian ini semakin menguatkan posisi penggugat bahwa telah terjadi pembiaran dan kelalaian dalam pelaksanaan wasiat. Saksi kedua, Hani Cahyadi, melengkapi dengan menyatakan upaya mediasi yang selalu menemui jalan buntu.

Hani Cahyadi mengungkapkan fakta hukum yang sangat janggal terkait peralihan kepemilikan salah satu aset keluarga. Ia membeberkan kronologi perpindahan hak milik rumah di kawasan Kertajaya yang beralih nama kepada Arifano Jananto, cucak dari salah satu tergugat. Yang mencurigakan, akta jual beli properti tersebut ternyata dibuat hanya seminggu setelah sang patriark, Kok Kwee Quarry Kuotakusuma, meninggal dunia.

Pertanyaan kritis diajukan mengenai kemungkinan terjadinya transaksi jual-beli dengan pihak yang sudah meninggal. Kejanggalan dokumen ini menjadi salah satu bukti kuat yang dihadirkan penggugat untuk menunjukkan indikasi perbuatan melawan hukum. Temuan ini semakin mengukuhkan dugaan adanya upaya sistematis untuk mengalihkan aset warisan tanpa melibatkan semua pihak yang berhak.

Baca Juga  Wajah Baru Hukum, Kajati Jatim Dr. Kuntadi: Terbalut Haru Pembebasan Hukum Terdakwa RJ, Pulihkan Keadilan Sosial di Sidoarjo

Kuasa hukum penggugat, Albertus Soegeng, secara gamblang memaparkan empat fondasi utama gugatan yang diajukan kliennya. Poin pertama menekankan pada unsur perbuatan melawan hukum karena wasiat yang tidak dijalankan oleh pelaksana wasiat yang sah. Poin kedua mengusung permohonan pembagian mutlak warisan, menyoroti perbedaan porsi waris antara anak laki-laki dan perempuan yang dinilai bertentangan dengan prinsip legitima portie dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Poin ketiga gugatan secara spesifik meminta pengadilan untuk mengganti pelaksana wasiat dari Bambang Husana Kwee kepada Widyawati Santoso. Sementara poin keempat merupakan permohonan sita jaminan terhadap seluruh aset warisan untuk mencegah terjadinya pengalihan atau pemindah-tanganan aset selama proses persidangan berlangsung. Selain keempat pokok gugatan tersebut, penggugat juga menuntut ganti rugi material dan immaterial yang jumlahnya mencapai ratusan miliar rupiah.

Perkara hukum ini mencakup berbagai aset bernilai tinggi yang tersebar di beberapa wilayah. Dokumen gugatan secara rinci mencantumkan saham-saham perusahaan milik almarhum di berbagai kota, tanah dan bangunan di Kertajaya Indah, properti di Manyar Pumpungan, aset tanah di Manado, hingga properti strategis di kawasan Duta Merlin, Jakarta. Keluasan portofolio aset ini mencerminkan besarnya nilai warisan yang disengketakan.

Albertus Soegeng juga mengungkapkan temuan penting mengenai pengakuan ahli waris. Dalam kesaksian di bawah sumpah, tergugat hanya mengakui lima ahli waris, padahal kenyataannya almarhum memiliki tujuh anak kandung. Diskrepansi ini mengindikasikan adanya upaya untuk membatasi pembagian warisan hanya kepada pihak-pihak tertentu. Ia menegaskan bahwa putusan Mahkamah Agung dalam perkara sebelumnya telah menetapkan pembagian warisan secara merata kepada tujuh ahli waris.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • ketua milenial relawan gotong royong

    Relawan Gotong Royong Jatim Serukan Pilkada yang Demokratis dan Damai

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Koordinator Relawan Gotong Royong Jawa Timur, Mat Mochtar, menyerukan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2024 yang berlangsung demokratis, dan damai tanpa kekacauan. “Kami mendukung penuh Pilgub Jawa Timur yang demokratis, tanpa kekerasan atau kekacauan. Meski berbeda pilihan, kita tetap satu untuk Jawa Timur,” ujar tokoh Madura ini pada […]

  • Etika AI dalam Keluarga

    Suara Tanpa Nurani: Menjaga Etika dan Cinta dalam Komunikasi Publik Berbasis AI di Ranah Keluarga

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Aulia Dikmah Kiswahono Pranata Humas Ahli Pertama Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Ruang.co.id – Di tengah era disrupsi digital, kehadiran kecerdasan buatan (AI) dalam komunikasi publik menjadi keniscayaan. AI kini digunakan dalam berbagai fungsi, mulai dari merancang narasi kebijakan, merespons keluhan masyarakat, hingga menyusun strategi kampanye perubahan perilaku. Namun, saat algoritma menggantikan manusia dalam menyampaikan […]

  • dprd Pilkades Sidoarjo

    Ribut Tidak Netral, Komisi A DPRD Sidoarjo Minta Pilkades Sidoarjo Taati Aturan

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Komisi A DPRD Sidoarjo meminta panitia, pemerintah desa, BPD, dan calon kepala desa menaati aturan Pilkades serentak demi menjaga demokrasi, keamanan, serta penyelesaian sengketa secara hukum di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (07/05/2026). Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo menggelar hearing terkait pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak yang berlangsung di sejumlah desa. Forum […]

  • Proyeksi pendapatan daerah Jatim 2026

    Proyeksi Pendapatan Jatim 2026 Stagnan Banggar DPRD Soroti Peringatan Dini Fiskal

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Proyeksi penerimaan daerah provinsi Jawa Timur tahun 2026 yang stagnasi bahakn cenderung menurun, Mendapat sorotan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Timur. Dalam rapat Paripurna DPRD Jatim yang dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di gedung DPRD Jatim, senin ( 22/9). Juru bicara Banggar, Lilik Hendarwari mengatakan, pendapatan daerah Jatim mengalami stagnasi. Bahkan […]

  • Lirik lagu Squid Game Round and Round

    Lirik dan Terjemahan Lagu “Round and Round” Permainan Mingle Squid Game Season 2 yang Selalu Terngiang

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Lirik lagu anak-anak yang manis, “Round and Round”, telah berhasil mencuri perhatian jutaan penonton Squid Game season 2. Banyak penonton Squid Game season 2 mengaku bahwa lagu “Round and Round” terus terngiang-ngiang di kepala mereka. Lagu “Round and Round” sebenarnya adalah lagu anak-anak tradisional Korea dengan tema mengajak bermain dan bersenang-senang. Namun, […]

  • Bahaya Gagal Ginjal Hantui Usia Produktif di Jawa Timur

    Bahaya Gagal Ginjal Hantui Usia Produktif di Jawa Timur dan Nasional: Penyebab dan Cara Pencegahannya

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Gagal ginjal semakin mengancam usia produktif di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Simak penyebab dan cara pencegahannya untuk menjaga kesehatan ginjal Anda. Surabaya, Ruang.co.id – Kasus penyakit ginjal kini tak hanya dialami oleh lansia, tetapi juga kian banyak ditemukan di kalangan usia muda. Di Jawa Timur, jumlah kasus gangguan ginjal akut meningkat menjadi 30 kasus […]

expand_less