Darren Fletcher Kecewa Manchester United Ditahan Burnley Meski Dominan

Darren Fletcher memimpin Manchester United saat menghadapi Burnley di Premier League 2025/2026.(c) Official ManUtd
Darren Fletcher memimpin Manchester United saat menghadapi Burnley di Premier League 2025/2026.(c) Official ManUtd
Ruang Wawan
Ruang Wawan
Print PDF

Ruang.co.id – Darren Fletcher mengaku kecewa setelah Manchester United hanya bermain imbang 2-2 melawan Burnley pada laga Premier League di Turf Moor. Hasil ini terasa pahit karena Setan Merah menciptakan cukup banyak peluang untuk mengamankan kemenangan.

Laga tersebut menjadi penampilan perdana Fletcher sebagai pelatih interim Manchester United, usai Ruben Amorim resmi meninggalkan jabatannya pada Senin lalu. Meski demikian, hasil akhir membuat mantan gelandang United itu meninggalkan stadion dengan rasa tidak puas.

United Dominan dan Lepaskan 30 Tembakan

Manchester United tampil agresif sepanjang pertandingan. Bruno Fernandes dan kawan-kawan mencatatkan 30 tembakan ke arah gawang Burnley, sebuah angka yang menunjukkan dominasi penuh tim tamu.

Namun, efektivitas menjadi masalah utama. Beberapa peluang emas gagal berbuah gol, termasuk dua kesempatan yang dibersihkan di garis gawang serta satu gol Lisandro Martinez yang dianulir wasit.

“Jika melihat konteks pertandingan, peluang yang kami ciptakan, dan jumlah tembakan, hasil imbang ini jelas mengecewakan,” ujar Fletcher.

Sesko Bersinar dengan Dua Gol

United sempat tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Ayden Heaven di babak pertama. Meski begitu, respons tim di babak kedua patut diapresiasi.

Benjamin Sesko tampil impresif dengan mencetak dua gol dalam 15 menit awal babak kedua. Dua gol tersebut membawa United berbalik unggul dan memberi harapan besar untuk meraih tiga poin.

Fletcher mengaku sudah melihat tanda-tanda gol akan datang dari striker asal Slovenia tersebut.

“Kami menunjukkan kepadanya video pergerakan dan peluangnya. Kami percaya gol akan datang, dan malam ini dia membuktikannya,” kata Fletcher.

Gol Dianulir Martinez Picu Kontroversi

Salah satu momen krusial terjadi ketika Lisandro Martinez sempat mencetak gol, namun wasit menganulirnya karena dianggap melakukan pelanggaran saat situasi sepak pojok.

Baca Juga  Manchester United Resmi Melepas Lindelof, Evans, dan Eriksen Usai Musim 2024/2025

Keputusan tersebut membuat Fletcher heran. Ia menilai kontak fisik seperti itu kerap terjadi di Premier League dan jarang berujung pelanggaran.

“Saya melihat hal seperti itu di hampir setiap sepak pojok musim ini. Keputusan itu cukup mengejutkan,” tegasnya.

Burnley Samakan Kedudukan

Keunggulan United tak bertahan lama. Burnley kembali menyamakan skor lewat Jaidon Anthony yang masuk sebagai pemain pengganti.

Gol tersebut memaksa United menerima satu poin, meski Shea Lacey nyaris mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir setelah tembakannya membentur mistar gawang.

Fletcher Tantang Pemain di Ruang Ganti

Fletcher mengungkapkan bahwa ia menantang para pemainnya saat jeda babak pertama. Ia meminta peningkatan tempo, energi, dan pergerakan tanpa bola.

Respons pemain di babak kedua membuatnya bangga, meski hasil akhir belum sesuai harapan.

“Kami harus lebih klinis. Kami menciptakan banyak peluang, tapi juga kebobolan dua gol. Itu yang harus kami perbaiki,” ujarnya.

Pengalaman Berharga sebagai Pelatih Interim

Meski kecewa, Fletcher tetap menganggap kesempatan memimpin Manchester United sebagai pengalaman luar biasa.

“Memimpin tim ini adalah sebuah kehormatan. Namun, sebagai pelatih, Anda selalu ingin menang. Itulah yang paling saya rasakan malam ini,” tuturnya.

Fokus ke Laga FA Cup Kontra Brighton

Manchester United tak punya banyak waktu untuk meratapi hasil ini. Fletcher telah dipastikan kembali memimpin tim pada laga Emirates FA Cup melawan Brighton & Hove Albion di Old Trafford, Minggu mendatang.

“Kami fokus satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Sekarang kami bersiap untuk Brighton,” pungkas Fletcher.