Ruang.co.id – Karakter antagonis “Harry Potter”, Draco Malfoy, secara tak terduga menjelma menjadi simbol keberuntungan Tahun Baru Imlek 2025 di Tiongkok. Wajah aktor Tom Felton yang kerap menyunggingkan senyum sinis itu kini menghiasi pintu-pintu rumah warga dengan bingkai warna merah dan ornamen khas Imlek. Fenomena budaya pop yang viral ini berawal dari platform e-commerce dan media sosial, menciptakan tren dekorasi yang unik dan penuh makna.
Ternyata, lonjakan popularitas mendadak ini berakar pada terjemahan nama “Malfoy” dalam bahasa Mandarin, yaitu “Ma-er-fu”. Nama tersebut mengandung karakter “Ma” yang berarti kuda, hewan simbol zodiak, dan “Fu” yang melambangkan keberuntungan. Kombinasi ini dianggap sangat menguntungkan dan relevan untuk penyambutan tahun baru. Daya pikat waralaba Harry Potter yang telah memiliki ratusan juta pembaca dan penonton setia di Tiongkok menjadi fondasi kuat bagi tren ini untuk menyebar dengan cepat.
Tradisi menghias pintu dengan kertas merah bertuliskan kalimat atau kata pembawa keberuntungan merupakan ritual wajib jelang Imlek di Tiongkok. Dekorasi ini menjadi doa dan harapan untuk kesehatan serta kemakmuran di tahun yang baru. Salah satu hiasan paling ikonik adalah “fuzi”, yaitu kertas persegi merah yang dicetak dengan karakter Mandarin “Fu” (beruntung) yang biasa digantung terbalik. Praktek ini melambangkan datangnya atau “tumpahnya” keberuntungan ke dalam rumah tangga.
Kreativitas penggemar lokal kemudian menyatukan tradisi kuno ini dengan dunia sihir modern. Di media sosial, banyak pengguna membagikan momen mereka menempelkan kutipan-kutipan dan gambar khas Malfoy sebagai bagian dari dekorasi. Pedagang di situs e-commerce seperti Taobao pun tanggap melihat peluang. Mereka dengan sigap memproduksi dan menjual stiker serta magnet bertema Draco Malfoy yang didesain khusus dengan nuansa merah dan emas, warna-warna utama perayaan Imlek.
Tren unik ini menuai beragam reaksi positif dari warganet Tiongkok. Banyak yang menyambutnya sebagai perpaduan budaya yang menarik. Seorang pengguna Weibo berkomentar bahwa ini adalah “tahun baru oriental dengan elemen magis”. Pengguna lainnya bahkan dengan jenjang menulis “Felix Felicis!”, merujuk pada ramuan keberuntungan dalam cerita Harry Potter, seolah mendoakan tahun yang penuh hoki bagi semua.
Yang menambah gempar, perhatian aktor pemeran Draco Malfoy, Tom Felton, pun tersedot. Felton membagikan ulang cerita di Instagram yang membahas tentang karakternya yang menjadi simbol Tahun Baru Imlek di Tiongkok. Pengakuan langsung dari “sang Malfoy” ini memicu lebih banyak kegembiraan di media sosial lokal. Banyak penggemar memujinya dengan menggunakan tagar “Malfoy sendiri 100% lucu”, menunjukkan bagaimana fenomena ini telah menciptakan hubungan yang hangat dan menghibur antara budaya, penggemar, dan sumber inspirasinya.
Fenomena Draco Malfoy sebagai dekorasi Imlek menunjukkan bagaimana budaya pop global dapat diadaptasi dan dijiwai dengan nilai-nilai lokal secara kreatif. Kekuatan sebuah nama dengan makna baik, ditopang oleh fondasi fandom yang masif, mampu melahirkan tradisi baru yang relevan bagi generasi muda. Tradisi mengenang leluhur dan harapan akan masa depan yang lebih baik, dalam hal ini, diwujudkan melalui simbol-simbol dari kisah yang dicintai oleh banyak orang, membuktikan bahwa keberuntungan bisa datang dari tempat yang paling tak terduga, bahkan dari Slytherin.

