Komitmen Hijau TPS Seratus Dua Puluh Pinus untuk Coban Talun

penanaman pohon pinus
Aksi penghijauan dan pelestarian lingkungan oleh direksi dan karyawan PT TPS saat menanam bibit pohon pinus di kawasan Coban Talun Batu. Foto: Istimewa
Mascim
Mascim
Print PDF

Ruang.co.id – Langkah nyata pelestarian lingkungan dan konservasi alam kembali diwujudkan oleh PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS). Melalui sebuah gerakan penghijauan yang solid, perusahaan melakukan penanaman seratus dua puluh bibit pohon pinus di kawasan Coban Talun, Batu. Senin, (02/2/2026). Kegiatan pada Sabtu lalu ini merupakan bagian sentral dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang berfokus pada restorasi ekosistem dan mitigasi perubahan iklim di wilayah Jawa Timur.

Yang membuat aksi lingkungan ini istimewa adalah keterlibatan penuh seluruh unsur perusahaan. Program TJSL ini tidak dijalankan oleh tim kecil, melainkan digerakkan oleh sinergi antara jajaran Direksi TPS dan seluruh pekerja TPS. Pola kolaborasi ini mengubah kegiatan dari sekadar tugas CSR menjadi sebuah aksi kolektif yang merefleksikan budaya perusahaan. Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menekankan filosofi di balik hal ini, “Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.” Keterlibatan langsung ini berhasil menciptakan momentum kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai positif dalam internal perusahaan, sambil secara simultan menjalankan misi pelestarian alam.

Keputusan untuk memilih kawasan Coban Talun sebagai lokasi penanaman pohon didasari oleh analisis yang cermat. Sebagai destinasi ekowisata, kawasan ini memerlukan penguatan vegetasi untuk menjaga stabilitas tanah, meningkatkan daerah resapan air, dan tentu saja, memperbaiki kualitas udara. Adapun pohon pinus dipilih karena reputasinya yang memiliki daya adaptasi tinggi dan memberikan manfaat ekologis yang berkelanjutan. Akarnya yang kuat berperan dalam pencegahan erosi dan penyelamatan tanah, sementara kanopinya mendukung penyerapan karbon dan menjadi bagian dari jaringan ekosistem yang lebih luas. Ini adalah sebuah investasi hijau untuk masa depan.

Lebih dari sekadar aktivitas fisik, acara ini juga diisi dengan sesi edukasi dan berbagi pengetahuan tentang peran vital pepohonan. Sharing lingkungan ini menjadi komponen krusial untuk memastikan pemahaman bahwa menjaga kelestarian adalah proses berkelanjutan. Suasana yang terbangun penuh antusiasme dan keakraban, mengubah agenda formal menjadi sebuah gerakan yang hidup. “Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang kami ambil memiliki dampak positif, baik bagi lingkungan maupun masyarakat,” tambah Erika Asih Palupi. Pernyataan ini mempertegas bahwa tujuan kegiatan melampaui angka kuantitatif bibit yang ditanam.

Baca Juga  Komunitas Pendaki Senior U-50 Jatim Kembangkan Gaya Hidup Aktif dan Peduli Lingkungan

Inisiatif penanaman pinus di Batu ini secara tegas menyelaraskan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Melalui program TJSL perusahaan, TPS berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan berkelanjutan yang memberikan manfaat multisalur. Komitmen ini selaras dengan tujuan global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin aksi iklim, kehidupan di darat, serta ekosistem yang berkelanjutan. Setiap bibit yang ditanam merupakan simbol kontribusi nyata terhadap pengurangan dampak perubahan iklim dan upaya menjaga keanekaragaman hayati Indonesia.

Pada esensinya, aktivitas penanaman 120 pohon ini adalah tentang mewariskan alam yang lebih baik. Kegiatan peduli lingkungan yang melibatkan seluruh lapisan perusahaan ini menjadi model inspiratif bagi industri logistik dan sektor lainnya. Dampaknya diharapkan akan berlipat ganda: terciptanya ruang hijau baru di Coban Talun, terkonsolidasinya budaya korporat yang bertanggung jawab, dan yang terpenting, terkikisnya jarak antara operasional bisnis dengan kepedulian ekologis. Inilah wujud konkret di mana kinerja perusahaan dan kinerja lingkungan berjalan beriringan menuju masa depan yang lebih lestari.