Ruang.co.id – Persebaya Surabaya akan menjamu PSM Makassar pada pekan ke-23 Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026) pukul 20.30 WIB.
Laga ini bisa disaksikan melalui Indosiar dan layanan streaming Vidio. Atmosfer GBT diprediksi tetap panas meski tim tuan rumah baru saja menelan dua kekalahan beruntun.
Persebaya takluk 3-1 dari Tuan Rumah Persijap Jepara pada pekan lalu. Sebelumnya, mereka juga tumbang 1-2 saat menjamu Bhayangkara FC.
Klasemen dan Ancaman Papan Tengah
Saat ini Persebaya menempati posisi ke-6 klasemen dengan 35 poin. Mereka hanya unggul selisih angka dari Bhayangkara FC dan Persita Tangerang.
Jika kembali gagal menang, Bajul Ijo bisa terlempar ke papan tengah. Situasi ini jelas tidak ideal jelang fase krusial kompetisi.
PSM sendiri duduk di peringkat ke-13 dengan 23 poin. Meski secara posisi lebih rendah, mereka tetap berbahaya.
Badai Cedera dan Sanksi
Persebaya tidak tampil dengan kekuatan penuh. Rachmat Irianto harus absen akibat kartu merah.
Toni Firmansyah juga tak bisa bermain karena akumulasi kartu kuning. Di lini depan, Malik Risaldi, Bruno Paraiba, dan Mihailo Perovic masih bergelut dengan cedera.
Kondisi ini membuat opsi striker murni semakin terbatas. Pada laga terakhir, pelatih bahkan mendorong bek Leo Lelis bermain lebih maju.
Tavares: Tidak Ada Alasan
Pelatih Bernardo Tavares tidak mencari alasan. Ia menegaskan para pemain profesional harus tetap tampil maksimal.
“Mereka pemain profesional, kalau diturunkan pasti akan bermain seratus persen,” ujar Tavares dalam konferensi pers.
Ia mengakui timnya sedang berada dalam fase kurang baik. Namun menurutnya, situasi naik turun adalah hal wajar dalam sepak bola.
Tavares ingin anak asuhnya fokus dan meminimalkan kesalahan. Ia percaya kerja keras akan membawa hasil.
Peran Bonek dan Bonita
Tavares juga berharap dukungan penuh dari Bonek dan Bonita. Ia ingin atmosfer GBT kembali menjadi energi tambahan bagi timnya.
Francisco Rivera mengakui waktu pemulihan sangat singkat. Namun ia menegaskan tim harus tetap fokus.
“Suporter hanya ingin melihat kemenangan. Kami akan bekerja keras untuk itu,” katanya.
Laga Penentuan Momentum
Persebaya memang lebih diunggulkan karena bermain di kandang. Namun kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih bisa menjadi tantangan serius.
PSM berpotensi memberi kejutan, seperti yang dilakukan Bhayangkara sebelumnya. Karena itu, Persebaya harus tampil disiplin sejak menit pertama.
Laga ini bukan sekadar soal tiga poin. Ini tentang menjaga posisi, memulihkan kepercayaan diri, dan membuktikan mental juara.
GBT akan jadi saksi, apakah Bajul Ijo bangkit atau kembali terpeleset.

