Suroboyo 10K 2026 Bidik Pelari Nasional Lewat Rute Ikonik Penuh Sejarah

Suroboyo 10K 2026
Suroboyo 10K 2026, dengan rute ikonik Balai Kota Surabaya. Ajang The Ultimate 10K Series ini targetkan 3.000 pelari dan dorong sport tourism. (Ist)
Mascim
Mascim
Print PDF

Ruang.co.id – Gelaran olahraga nasional Suroboyo 10K 2026 resmi menetapkan Balai Kota Surabaya sebagai titik start dan finis pada 7 Juni mendatang. Event yang merupakan bagian dari rangkaian The Ultimate 10K Series ini menargetkan partisipasi hingga 3.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia.

Ajang ini dinilai bukan sekadar kompetisi lari biasa, melainkan strategi untuk menempatkan Surabaya sebagai pusat sport tourism dengan memadukan tantangan fisik dan suguhan lanskap heritage kota. Penyelenggara memproyeksikan sekitar 25 persen peserta berasal dari luar Kota Pahlawan, yang berpotensi menggerakkan roda ekonomi sektor perhotelan dan kuliner lokal.

“Kami melihat Surabaya memiliki energi besar sebagai kota perjuangan. Spirit itulah yang ingin kami suntikkan ke dalam pengalaman berlari para peserta. Selain menguji ketahanan fisik, kami ingin pelari menikmati denyut nadi kota yang kaya akan sejarah,” ujar Ari Setiawan, Event Partnership and Sponsorship Manager Harian Kompas, saat ditemui di sela kegiatan City Touchdown di Surabaya, Sabtu, (11/4).

Rute lomba dirancang melewati jalur-jalur strategis yang menjadi ikon pergerakan kota, seperti Jalan Basuki Rahmat. Lintasan sepanjang 10 kilometer ini akan menyuguhkan pemandangan gedung bersejarah serta dinamika pusat kota yang mulai bergeliat di akhir pekan. Penyelenggara telah menetapkan cut off time selama dua jam, dengan batas waktu di kilometer lima maksimal 50 menit guna memastikan kelancaran acara dan meminimalkan dampak rekayasa lalu lintas.

Dari sisi kesiapan teknis, pihak penyelenggara menegaskan bahwa konsep acara telah dirancang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat Surabaya. “Kami tidak ingin event ini mengganggu ritme keseharian warga. Pengaturan waktu lomba dan skema pengalihan arus akan dikoordinasikan secara ketat dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat agar aktivitas warga tetap berjalan normal,” tambah Ari Setiawan.

Baca Juga  SOKSI Jatim Beri Angin Segar untuk Kepemimpinan Ali Mufthi di Golkar

Sementara itu, dukungan terhadap event ini juga datang dari sektor korporasi. Bank BJB, melalui Group Head Marketing Purwana Bagja, menyatakan komitmennya dalam mendukung kegiatan berbasis gaya hidup sehat ini sebagai bagian dari ekspansi merek di luar wilayah Jawa Barat dan Banten. “Olahraga adalah medium yang sangat inklusif. Dukungan ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendorong kebangkitan event olahraga nasional serta mempererat hubungan dengan masyarakat Surabaya,” ucap Purwana.

Ke depannya, Suroboyo 10K tidak hanya ditargetkan menjadi kalender tahunan, tetapi juga tengah disiapkan untuk mengejar standar yang lebih tinggi, termasuk kemungkinan sertifikasi rute. Langkah ini diyakini akan membuka peluang Surabaya untuk sejajar dengan kota-kota besar lain di Indonesia sebagai destinasi unggulan wisata olahraga yang kompetitif.