Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Pendidikan » Universitas Terbuka Targetkan 1 Juta Mahasiswa di Tahun 2025

Universitas Terbuka Targetkan 1 Juta Mahasiswa di Tahun 2025

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.idUniversitas Terbuka Surabaya Targetkan 1 Juta Mahasiswa di Tahun 2025 hal tersebut, sebagai bentuk komitmen pada Pemerintah, untuk terus mendorong masyarakat menempuh pendidikan tinggi, baik S1, S2 hingga S3 atau doktoral. Saat ini sejumlah kampus mempermudah bagi siapa saja untuk bisa menempuh pendidikan.Salah satu diantaranya Universitas Terbuka (UT) Surabaya. Tahun 2025 nanti universitas ini menargetkan 1 juta mahasiswa, sedangkan tahun ini sudah mencapai 750 ribu mahasiswa.

“Jadi di UT sampai sekarang ini program studi favorit management, ilmu hukum, akuntansi. Itu yang jadi favorit. Tapi sekarang ini masih ada S1 PGSD, S1 PG PAUD. Apalagi semester sekarang ini dibuka pendaftaran untuk guru-guru SD, guru-guru PAUD yang tanpa SK mengajar,” ungkap Direktur Universitas Terbuka Surabaya, Dr Hj Suparti MPd, saat dtemui di kampusnya, di kawasan Mulyorejo.

“Jadi, kalau ada lulusan SLTA sederajat paket dia juga boleh mendaftar langsung S1 PGSD, S1 PG PAUD tanpa menggunakan SK mengajar. Kalau sebelumnya daftar S PGSD,S1 PG PAUD harus menggunakan SK mengajar minimal 1 tahun mengajar. Namun mulai semester ini tidak ada lagi SK itu, sehingga seluruh lulusan yang kepengin jadi guru monggo, silakan bergabung ke Universitas Terbuka Surabaya,” paparnya.

Baca juga https://ruang.co.id/uang-kuliah-tunggal-ukt-naik-dan-mahal-menjadi-ramai-marak-diperbincangkan-dan-jadi-kontroverksi-di-sejumlah-perguruan-negeri-di-indonesia/

Suparti menambahkan, persyaratan untuk masuk UT ini cukup muda, asal ada legalisir ijazah. Jika ijazahnya belum keluar boleh memakai SKL. Kemudian KTP, pas foto dan surat pernyataan bermaterai. “Jadi persyaratannya sangat sederhana untuk yang lulusan SMA. Bagi yang transfer itu ditambah kalau pernah kuliah, berarti ditambah ijazah yang kemarin atau kalau belum lulus jadi transkrip nilai,” jelasnya.

Suparti menceritakan, dulu menempuh pendidikan di UT ini belum banyak diminati masyarakat. Namun, berkah dari pandemi Covid 19 ini dimana semua institusi pendidikan diharuskan melakukan proses belajar mengajar banyak dilakukan jarak jauh atau secara daring (online). Hal ini sudah dilakukan UT Surabaya jauh sebelum pandemi Covid. Sehingga masyarakat sudah tidak lagi canggung dan terbiasa dengan metode belajar jarak jauh atau online.

Baca Juga  Jejak Hijau Pesantren Jatinom Menuju Tahta Eco Pesantren 2025

“Orang selama ini kan beranggapan kuliah (UT) kok enggak ketemu tatap muka, kuliah kok online, kuliah Kok enggak pernah tampak datang ke kampus dan sebagainya. Setelah adanya pandemi akhirnya masyarakat paham, ternyata boleh ya kuliah enggak ketemu, kuliah enggak pernah pergi ke mana-mana, kuliah dari rumah karena saat pandemi kan dilarang bertemu, dilarang berkumpul sehingga mereka semua belajar dari rumah,” terang Suparti.

Sejak saat pandemi Covid 19 itu masyarakat mulai membuka mata, jika kuliah tidak ketemu juga asik, tidak pernah mem bertemu dosennya juga asik, hanya melalui online saja. Peminat pendidikan di UT UT pun terus meningkat tajam. “Semester kemarin mahasiswa 31.000. Kalau untuk tahun ini targetnya 41.000 mudah-mudahan tercapai,” ucapnya.

Sejak UT didirikan tahun 1984, lanjut Suparti, DPR RI berpesan tidak boleh ada seleksi sehingga seluruh masyarakat yang ingin kuliah bisa masuk tanpa tes. “Jadi memang tidak ada seleksi sehingga berapapun calon mahasiswa harus kami terima. Hal itu yang diharapkan pemerintah. Pak menteri waktu zamannya Pak Nasir sudah membuat target UT, mahasiswanya harus bisa 1 juta mahasiswa. Nah saat ini UT sudah membuat target tahun 2025 sebanyak 1 juta mahasiswa harus bisa tercapai, kalau yang tahun ini kami sudah 750 ribu mahasiswanya,” pungkas Suparti dengan bersemangat. (R1)

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Surabaya 2024 pemimpin amanah

    Pilkada Serentak 2024: Akankah Muncul Pemimpin Visioner?

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2024 disambut antusias berbagai pihak, termasuk Prof. Dr. H. Sunarno Edy Wibowo, S.H., M.Hum., pakar hukum tata negara. Bersama keluarganya, menggunakan hak pilihnya di TPS 12, Rungkut Barata Gang 6, Surabaya. Dalam momen ini, Prof. Bowo menegaskan pentingnya menjaga kerahasiaan surat suara dan menegakkan hukum dengan tegas […]

  • Persebaya vs Persija

    Persebaya Kokoh di Puncak Klasemen Liga 1 Usai Tundukkan Persija di GBT

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Persebaya Surabaya kembali memuncaki klasemen sementara Liga 1 setelah mengalahkan Persija Jakarta dalam laga pekan ke-11 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Tim asuhan Paul Munster berhasil mengamankan tiga poin penuh dengan performa cemerlang, Jumat malam. Paul Munster, pelatih Persebaya, mengungkapkan kepuasannya atas performa tim yang bermain sesuai strategi. “Hari ini […]

  • Gara-gara Benih Lobster, Sucipto Dan Suryadi Kini Diadili

    Gara-gara Benih Lobster, Sucipto Dan Suryadi Kini Diadili

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sucipto dan Suryadi diseret di Pengadilan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rista Erna Soelistiowati dari  Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, terkait perkara Pengiriman Benih Bening Lobster secara Ilegal sebanyak 4.200 Benih Lobster Pasir dan 4.000 Benih Lobster Mutiara Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Taufan Mandala dengan agenda keterangan Ahli di Pengadilan Negeri […]

  • Suprapto di Graha Amerta

    Kisah Inspirasi Empat Dekade Suprapto “Pak Tile” Menjaga Arus Jalan Graha Amerta

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Suprapto, pria berusia 86 tahun, yang akrab disapa “Pak Tile” atau “Pak Ogah”, telah memperjelas komitmennya dalam menjalankan profesi, sebagai petugas pengaturan jalan lalu lintas secara mandiri, tanpa digaji atau dihonor dari pihak manapun. Semata – mata Pak Tile lakukan, demi memastikan kelancaran arus kendaraan lancar di sepanjang jalan Airlangga, terutama di pintu […]

  • jenis bedak untuk kulit berminyak

    Jangan Sembarangan Pilih Bedak! Ini 4 Jenisnya Sesuai Karakter Kulitmu

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Memilih jenis bedak itu ibarat memilih pasangan – harus cocok dengan karakter kulitmu kalau ingin hubungan harmonis sepanjang hari. Bedak bukan sekadar pelengkap makeup, melainkan fondasi yang menentukan ketahanan dan kesempurnaan riasan wajah. Sayangnya, banyak orang terjebak memilih produk hanya karena tren, tanpa memahami fungsi spesifik masing-masing jenis. Padahal, kesalahan pemilihan bisa berujung […]

  • Sidang Praperadilan

    Kasus Mangkrak Mobil Mewah Disita, Polda Jatim Digugat!

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Ruang Arif
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang,co.id – Sidang Praperadilan Sah dan Tidaknya Penyitaan Barang Bukti (BB) oleh Penyidik Polda Jatim yang diajukan dengan oleh Pemohon Agung Wibowo melalui Kuasa Hukum dari Kantor Hukum HAS & Partners, kembali digelar dengan agenda tanggapan dari pihak Pemohon yang dipimpin oleh Hakim Tunggal, Ni Putu Sri Indayani di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Kuasa […]

expand_less