Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Legenda Sawunggaling Bangkit! Surabaya Vaganza 2025 Suguhkan Parade Spektakuler Penuh Makna

Legenda Sawunggaling Bangkit! Surabaya Vaganza 2025 Suguhkan Parade Spektakuler Penuh Makna

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Ribuan pasang mata terpaku, tak berkedip, menyaksikan sebuah pertunjukan spektakuler yang mengubah Jalan Pahlawan menjadi panggung budaya raksasa. Surabaya Vaganza 2025 resmi dibuka pada Minggu (25/5/2025), menandai puncak perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732 dengan kemegahan yang luar biasa. Tahun ini, parade tahunan tersebut mengusung tema kisah legenda rakyat, menghadirkan visual yang penuh warna dan makna, sekaligus mengukuhkan Surabaya sebagai kota yang tak pernah berhenti berinovasi dalam melestarikan warisan budaya.

Salah satu momen paling memukau adalah kehadiran Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang tampil mengejutkan sebagai tokoh legendaris Sawunggaling. Dengan kostum ksatria yang penuh wibawa, ia bersama sang istri, Rini Indriyani, berdiri tegak di atas mobil hias berbentuk ayam jago yang menjulang gagah. Ayam jago, sebagai simbol kebangkitan dan keberanian, menjadi metafora sempurna bagi semangat Surabaya yang tak pernah padam. Penampilan Eri Cahyadi bukan sekadar atraksi, melainkan pesan kuat tentang kepemimpinan yang berakar pada nilai-nilai budaya lokal.

“Surabaya Vaganza ini bukan sekadar parade. Ini adalah panggung rakyat, di mana budaya, kreativitas, dan semangat warga bersatu dalam satu harmoni,” tegas Wali Kota Eri di tengah sorak-sorai penonton yang memadati sepanjang jalan. Pernyataannya bukanlah retorika belaka. Parade ini memang dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi seluruh elemen masyarakat, dari komunitas, pelajar, mahasiswa, hingga seniman lokal. Sebanyak 43 tim turut serta, masing-masing membawa interpretasi unik terhadap legenda rakyat yang diangkat.

Baca Juga  The Chronicle of Surabaya Dalam Parade Mobil Hias dan Pawai Budaya Surabaya Vaganza

Tema “The Magical of Folktales” menjadi benang merah yang menghubungkan seluruh peserta. Kostum teatrikal dan mobil hias yang dipamerkan bukan hanya memukau secara visual, tetapi juga sarat dengan pesan edukatif. Dongeng-dongeng klasik seperti Nyi Roro Kidul, Si Kancil, Keong Mas, hingga kisah global seperti Aladin dan Pinokio dihidupkan kembali dengan sentuhan modern yang instagramable. Setiap detail dihadirkan dengan cermat, seolah mengajak penonton untuk tidak hanya menikmati keindahannya, tetapi juga merenungkan nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya.

“Kisah rakyat adalah cermin jati diri. Dari situlah kita mengenang para pendahulu dan menanamkan rasa bangga pada anak cucu kita,” ungkap Eri Cahyadi. Pernyataan ini menegaskan bahwa Surabaya Vaganza 2025 bukan sekadar ajang hiburan, melainkan medium untuk mengukuhkan identitas budaya. Dalam era di mana generasi muda kerap terpapar budaya global, parade ini menjadi pengingat akan kekayaan lokal yang tak ternilai.

Baca Juga  Rumah Kompos Rungkut Kidul, Inovasi Surabaya Hijau Menuju Kota Tahan Iklim Terbebas Sampah

Lebih dari itu, Surabaya Vaganza 2025 adalah bukti nyata semangat gotong royong warga Surabaya. Parade ini tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga memodernisasinya dengan pendekatan yang relevan bagi generasi masa kini. Perpaduan antara seni, edukasi, dan gaya hidup kontemporer menciptakan sebuah formula yang memikat semua kalangan, dari anak kecil hingga orang tua.

Euforia yang tercipta di sepanjang Jalan Pahlawan pada hari itu adalah gambaran nyata dari semangat Surabaya. Kota ini bukan hanya dikenal sebagai kota pahlawan, tetapi juga sebagai pusat kreativitas dan kebanggaan budaya yang terus hidup. Surabaya Vaganza 2025 telah membuktikan bahwa warisan leluhur bisa tetap relevan jika dihadirkan dengan cara yang inovatif dan inklusif. Inilah wajah Surabaya sebenarnya: kreatif, penuh semangat kebersamaan, dan tak pernah berhenti berkarya.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngaku Investor SPBU, Elizabeth Susanti Rugikan Zabur Senilai Rp 50 juta

    Ngaku Investor SPBU, Elizabeth Susanti Rugikan Zabur Senilai Rp 50 juta

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Elizabeth Susanti SH., MH., alias Santi diseret di Pengadilan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Estik Dilla Rahmawati dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, terkait perkara penipuan dan penggelapan dengan modus investasi pembangunan SPBU di Lombok yang merugikan Zabur bin (alm) H. Akmaludin dengan agenda pembacaan surat dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. JPU Hajita […]

  • Radja rilis lagu baru Apa Sih

    Lagu Radja “Apa Sih” yang Dibilang Serupa APT-nya Rose ft. Bruno Mars

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Baru-baru ini, dunia maya kembali heboh dengan topik musik yang cukup mengejutkan. Netizen membandingkan salah satu lagu dari band legendaris Indonesia, Radja, yang berjudul “Apa Sih” dengan lagu hits internasional berjudul “APT” yang dinyanyikan oleh Rose (BLACKPINK) bersama Bruno Mars. Banyak yang mengklaim ada kemiripan di antara keduanya, baik dari segi melodi […]

  • Sefekah Bumi Majapahit

    Semangat Majapahit Menyala di Krian Lewat Kirab Budaya dan Sedekah Bumi

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalan Kecamatan Krian, Sidoarjo, Minggu siang (2/11/2025), saat Kirab Budaya dan Sedekah Bumi Majapahit digelar meriah. Acara yang berpadu dengan perayaan di sebuah kelenteng itu, menghadirkan simbol kuat harmonisasi lintas budaya dan agama, mencerminkan jiwa Majapahit yang hidup kembali di bumi Krian. Bupati Sidoarjo Subandi hadir […]

  • Fu Liwen

    Fu Liwen Diduga Pengawas Sindikat Scamming Surabaya, Jaringan Lintas Negara

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Poin Berita: Fu Liwen didakwa bersama 40 WNA lain dalam perkara dugaan sindikat penipuan daring di Surabaya. Fu Liwen alias A Wen diduga berperan sebagai pengawas di lokasi Jalan Embong Kenongo, bukan operator telepon. Jaringan scamming internasional ini terkait lokasi di Surabaya, Solo, dan Bali, dengan modus menguras uang korban via kripto.

  • Dapur Umum, desa Ngaban

    Bantuan Makanan melimpah dari Dapur Umum Mandiri untuk Warga Korban Banjir Desa Ngaban

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Desa Ngaban, Kecamatan Tanggulangin, belum sepenuhnya pulih. Hiruk pikuk relawan masih terlihat, terutama urusan dapur umum. Namun kehangatan terasa saat Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana, datang meninjau dapur umum, Jumat (20/6/2025). Ini bukan sekadar kunjungan, namun setidaknya kehadiran pemimpin di tengah relawan dan warga korban banjir menjadi penuh rasa. Meski sementara […]

  • Kepala Disnakertrans Jatim: Sigit Priyanto

    Gudang Garam Pilih Jalan Restrukturisasi, Bukan Gelombang PHK Massal

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Sigit Priyanto membantah kabar terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) di PT Gudang Garam, Kediri. Menurutnya berita itu tidak benar. Sigit mengatakan, yang benar perusahaan rokok raksasa tersebut menawarkan program pensiun dini secara sukarela kepada karyawannya. Program pensiun dini itu dilakukan karena perusahaan menghadapi tantangan serius. Diantaranya dengan […]

expand_less