Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Terkini » Rumah Kompos Rungkut Kidul, Inovasi Surabaya Hijau Menuju Kota Tahan Iklim Terbebas Sampah

Rumah Kompos Rungkut Kidul, Inovasi Surabaya Hijau Menuju Kota Tahan Iklim Terbebas Sampah

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Di tengah krisis lingkungan yang kian mendesak, Surabaya menyalakan harapan baru dari sudut RW 09 Rungkut Kidul. Sebuah rumah kompos berdiri bukan hanya sebagai tempat daur ulang sampah, tetapi sebagai ikon kebangkitan semangat gotong royong dan inovasi masyarakat dalam menghadapi darurat sampah. Minggu, (25/5/2025).

Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang dipimpin Wali Kota Eri Cahyadi, untuk mendorong pengolahan sampah mandiri di lingkungan perkampungan. Tujuannya jelas, mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, yang setiap hari menampung hingga 1.800 ton sampah.

“Rumah kompos ini tidak sekadar tempat olah sampah, daun, dan rumput. Ia menjadi simbol semangat partisipatif warga dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah,” tegas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto, saat meresmikan rumah kompos tersebut, Sabtu (24/5/2025), mewakili sambutan Wali Kota Eri Cahyadi.

Rumah Kompos Rungkut Kidul bukan rumah biasa. Dibangun berbasis energi terbarukan, rumah ini dilengkapi panel surya dan alat pengukur karbon udara daring. Inovasi ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bisa selaras dengan teknologi ramah lingkungan dan pemberdayaan warga.

Pemkot Surabaya sendiri telah mengembangkan 600 bank sampah dan 27 rumah kompos resmi. Namun, seperti yang ditekankan Dedik, solusi keberlanjutan tidak bisa hanya bersandar pada pemerintah. Sinergi antara warga, lembaga sosial, dan institusi pendidikan seperti yang terjadi di Rungkut Kidul, bersama Yayasan Bumi Bhakti Foundation, Yayasan Dana Paramita Majapahit, dan Politeknik Negeri Madura, menjadi kunci sukses pengelolaan lingkungan.

“Dengan semangat transparansi dan kebersamaan, inisiatif ini layak jadi model nasional. Ini bukan hanya soal sampah, tapi tentang masa depan hijau Surabaya,” ujar Dedik.

Baca Juga  Gempita Pesilat Simokerto Deklarasi 'Anti Tawuran' yang Mengubah Narasi Kekerasan Menjadi Simfoni Kedamaian

Lebih dari sekadar mengurangi volume sampah, rumah kompos ini membuka peluang ekonomi baru. Pembuatan pupuk organik dan urban farming menjadi solusi nyata yang bisa meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.

Sementara, Wali Kota Eri Cahyadi berharap, model ini dapat direplikasi di wilayah lain. “Saya ingin rumah kompos ini tidak hanya kurangi sampah, tapi juga ciptakan nilai ekonomi dan dukung Surabaya sebagai Kota Hijau dan tahan iklim,” ucapnya.

Rumah Kompos Rungkut Kidul bukan hanya solusi hari ini, tetapi visi untuk hari esok, tempat di mana lingkungan, teknologi, dan solidaritas masyarakat berpadu membangun masa depan yang lestari.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disperpusip Jatim buku digital Ngawi

    Disperpusip Jatim Bagikan Digital Library untuk Forkopimda, PKK, dan DWP Ngawi

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ngawi, Ruang.co.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Jawa Timur (Jatim) kembali melanjutkan langkah strategis dalam meningkatkan literasi masyarakat. Kali ini, Disperpusip membagikan ribuan buku digital melalui digital library kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Ngawi, Sabtu (23/11/2024). Penyerahan digital library berupa acrylic barcode […]

  • Maag Kumat Saat Puasa Ramadan

    Maag Kumat Saat Puasa Ramadan? Bisa Jadi Ini Kesalahan yang Kamu Lakukan

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Hari pertama puasa berjalan lancar, semangat ibadah meningkat, dan tubuh terasa segar. Namun, mendekati siang, muncul sensasi tidak nyaman di perut. Perih, melilit, bahkan dada terasa panas. Jika sudah begini, ibadah puasa jadi terasa berat, dan pikiran mulai bertanya-tanya: “Ini maag atau cuma lapar biasa?” Maag yang kambuh saat puasa memang jadi momok […]

  • Beda Foundation dan BB Cream

    Beda Foundation dan BB Cream, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dunia makeup itu ibarat semesta yang luas, penuh dengan istilah-istilah yang bisa bikin bingung. Salah satu dilema terbesar adalah memilih antara foundation dan BB cream. Dua produk ini sering dianggap mirip karena sama-sama berfungsi sebagai base makeup, tapi sebenarnya perbedaan mereka cukup signifikan. Pernah merasa foundation terlalu berat untuk dipakai sehari-hari? Atau justru […]

  • Sidoarjo banjir lippo

    Kota Sidoarjo Banjir, Pompa Siaga 24 Jam Dibawah Layang Tol Raya Jati Tarung Melawan Genangan Tanpa Henti

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Hujan deras yang mengguyur Sidoarjo pada Selasa (11/11/2025) sore kemarin, membuat kawasan di bawah layang tol di Jalan Raya Desa Jati hingga depan sebuah Mall kembali terendam setinggi mata kaki. Arus lalu lintas macet total hingga berjam-jam. Namun kali ini, pemerintah daerah tak tinggal diam. Dua rumah pompa dan tiga pompa portable […]

  • Pemain Manchester United diharapkan Fokus pertandingan selanjutnya

    Manchester United Tersingkir dari Piala FA, Ruben Amorim Minta Fokus ke Liga Europa

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Manchester United harus menerima kenyataan pahit setelah tersingkir dari Emirates FA Cup dalam drama adu penalti melawan Fulham. Gol penyama kedudukan dari Bruno Fernandes sempat memberi harapan, tetapi kegagalan di babak tos-tosan membuat Setan Merah harus angkat kaki lebih awal dari kompetisi tersebut. Ruben Amorim, pelatih United, menegaskan bahwa tim harus segera melupakan […]

  • Risiko Sertifikat Tanah Lama

    Risiko Sertifikat Tanah Lama 1961-1997 Pembaruan Data Tanah Adalah Solusi Utama

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sertifikat tanah lama yang diterbitkan antara tahun 1961 hingga 1997 menyimpan risiko besar jika tidak segera diperbarui. Menurut Syarif Hasan, Ketua Bidang Infrastruktur, Properti, dan Perhubungan BPP HIPMI, sertifikat tanah dari era tersebut rentan terhadap penyerobotan karena tidak dilengkapi dengan peta kadastral. Pembaruan data tanah menjadi langkah krusial untuk memastikan kepemilikan tanah lebih […]

expand_less