Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Pendidikan » Heboh! Pemilihan Dekan FH UWKS Surabaya Diterpa Indikasi Curang

Heboh! Pemilihan Dekan FH UWKS Surabaya Diterpa Indikasi Curang

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id — Proses pemilihan Dekan Fakultas Hukum Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) yang semestinya menjadi panggung integritas akademik, kini justru menjadi sorotan tajam publik kampus.

Keputusan akhir yang menetapkan Dr. Edi Krisharyanto, S.H., M.H., sebagai dekan periode 2025–2029, memunculkan polemik internal, lantaran diduga kuat tidak mencerminkan hasil suara senat fakultas yang sah.

Dalam dokumen pengumuman resmi bertanggal 15 Juli 2025, nama Edi Krisharyanto muncul sebagai dekan terpilih, mengalahkan dua kandidat lain, Dr. Titik Suharti dan Dr. Ria Tri Vinata.

Namun, sejumlah dosen dan anggota senat menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap proses tersebut, yang dinilai cacat demokrasi dan sarat konflik kepentingan.

“Ini bukan hanya soal siapa yang terpilih, tapi soal bagaimana prosesnya dijalankan. Kami melihat adanya ketidaksesuaian hasil dengan mekanisme yang seharusnya berlaku di lingkungan akademik yang menjunjung tinggi transparansi,” ujar seorang anggota senat Fakultas Hukum UWKS yang enggan disebut namanya.

Kekecewaan ini mencuat karena hasil penilaian senat, yang seharusnya menjadi dasar utama pengambilan keputusan, tidak dijadikan pertimbangan utama.

Proses pengambilan keputusan dinilai tertutup dan diduga kuat melibatkan intervensi pihak luar senat.

Bila lembaga kampus telah ternodai, Rocky Gerung pernah berkata: “Kampus adalah buku terbuka yang harus dipertanyakan isinya oleh setiap civitas akademika”.

Sayangnya, filosofi ini seakan dikaburkan oleh praktik-praktik nepotisme yang kini mencoreng institusi yang seharusnya menjadi benteng moral.

Seorang dosen muda Fakultas Hukum UWKS, menilai, fenomena ini bisa menjadi titik balik yang suram bagi dunia akademik.

“Kita kehilangan harapan kalau kampus mulai mengabaikan suara senat, dan membiarkan proses pemilihan berjalan atas dasar pesanan. Ini bukan hanya mencoreng kampus, tapi mencederai kepercayaan generasi muda terhadap keadilan akademik,” tegasnya.

Baca Juga  Lantaran Memprihatinkan, Wabup Mimik Idayana Deklarasikan Sekolah Tanpa Tembok Diskriminasi Disabilitas

Pengurus BEM FH UWKS, juga menyoroti ketidaktransparanan panitia pemilihan dekan ini.

“Kami mahasiswa hanya ingin keadilan dan keterbukaan. Jika panitia pemilihan saja tidak memegang prinsip etika, bagaimana bisa mereka membentuk generasi hukum yang berintegritas?” katanya lantang dalam forum diskusi kampus.

Kecurangan Mengajarkan Budaya Koruptif

Para pengamat akademik menekankan, pentingnya audit independen yang transparan, terhadap proses pemilihan tersebut.

Tidak hanya untuk menjaga stabilitas internal kampus, tetapi juga untuk menyelamatkan marwah lembaga pendidikan dari krisis kepercayaan dan degradasi moral.

Kampus, dalam idealismenya, harus menjadi ruang suci intelektual yang bersih dari transaksi politik kekuasaan ataupun transaksi pundi – pundi rupiah kata mereka yang dikecewakan.

Proses pemilihan pimpinan bukanlah ajang rebutan jabatan, melainkan amanah moral untuk memajukan peradaban hukum dan pendidikan.

Jika terpaan isu ini terus dibiarkan tanpa penyelesaian objektif, maka bukan tidak mungkin UWKS akan kehilangan kepercayaan publik, terutama dari calon mahasiswa dan akademisi yang menaruh harapan besar pada nilai-nilai luhur pendidikan.

Namun bilamana indikasi kecurangan itu nantinya terbukti benar adanya, tentunya dapat mencoreng moreng dunia pendidikan tinggi secara umum.

Terjadinya degradasi maupun kerusakan Moral Akademik dan Kemunduran Mutu Institusi kampus, apalagi lembaga yang menelorkan praktisi dan ahli penegak hukum.

Prof. Dr. Darmaningtyas dalam bukunya “Pendidikan: Antara Pasar dan Negara” (2004), menyatakan, “Ketika jabatan akademik diperoleh bukan karena meritokrasi tetapi karena rekayasa kekuasaan, maka kampus kehilangan fungsi sebagai benteng moral dan pencetak peradaban”.

Maka dampak yang ditimbulkannya, terjadi degradasi standar akademik; Semangat kejujuran ilmiah runtuh; Iklim belajar mengajar menjadi pragmatis dan penuh kepentingan.

Perguruan tinggi merupakan tempat pertama bagi calon pemimpin bangsa belajar demokrasi. Jika proses pemilihan di kampus curang, maka dengan sadar maupun tidak, bahwa dirinya sedang melatih sekaligus mengajarkan korupsi sejak dini.

Baca Juga  ORI vs NICA: Drama Perebutan Kedaulatan di Setiap Lembar Uang Indonesia

Ibarat sebuah penyakit, mahasiswanya akan tertular menyerap budaya manipulatif sebagai norma. Selain hilangnya role model yang sehat di dunia pendidikan tinggi.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPLS Ramah Anak Sidoarjo

    MPLS Ramah Lima Hari di Sidoarjo, Serius Bangun Karakter Anak Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sidoarjo tahun ajaran 2026/2027, serentak dilangsungkan di sekolah – sekolah di seluruh Sidoarjo. Untuk pertama kalinya, jenjang TK diwajibkan mengikuti MPLS selama lima hari, sesuai Permendikdasmen No. 12 Tahun 2026. Plt. Kadisdikbud Sidoarjo, Dr. Netti Listiningsih, M.Pd., mengikuti upacara pembukaannya, di SMPN 1 Punggul, […]

  • Kolam Pelabuhan Fakta Baru

    Sidang Kolam Pelindo Ungkap Fakta Baru, Saksi JPU Sebut PT. APBS Rekan Kerja Baik

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sidang lanjutan perkara kolam pelabuhan di Pengadilan Negeri Tipikor Juanda Surabaya pada Rabu (13/5/2026), kembali menarik perhatian publik. Jaksa Penuntut Umum menghadirkan Bekti Wahyu Adithia, sebagai saksi dalam agenda pemeriksaan lanjutan, perkara dugaan penyimpangan proyek pengerukan kolam Pelabuhan Tanjung Perak. Dalam persidangan, Bekti menjelaskan bahwa proyek pengerukan dilakukan untuk menjaga keselamatan pelayaran […]

  • Gus Hans debat Pilgub tanpa beban

    Gus Hans Siap Hadapi Debat Pilgub Jatim 2024 Tanpa Beban

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Zahrul Azhar Asumta, yang akrab disapa Gus Hans, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur dengan nomor urut 2, mengaku tidak merasa terbebani menghadapi debat perdana Pilgub Jatim yang akan diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 18 Oktober 2024. Meskipun akan berhadapan dengan pasangan petahana, Gus Hans tetap santai dan optimis dalam menghadapi […]

  • Apa Itu Gangguan Kepribadian Narsistik (NPD)?

    Apa Itu Gangguan Kepribadian Narsistik (NPD)?

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa yang tak pernah bertemu dengan sosok yang seakan dunia berputar mengelilinginya? Mereka yang selalu menempatkan diri di atas segala-galanya. Gangguan kepribadian narsistik dalam bahsa inggris yaitu Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah kondisi kesehatan mental di mana seseorang memiliki pandangan yang sangat tinggi tentang dirinya sendiri. Mereka sering merasa lebih unggul daripada […]

  • Wamen ATR/Waka BPN

    Kontribusi Besar NU dan Muhaamadiyah, Wamen ATR/BPN Serahkan Sertipikat Tanah

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kontribusi besar bagi bangsa dan negara Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Raja Juli Antoni menyerahkan 10 sertipikat tanah wakaf di Gresik, Jawa Timur, pada Rabu (27/03/2024). Sertipikat yang dibagikan merupakan sertipikat milik Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Adapun peruntukan sertipikat ini yakni untuk sarana pendidikan, […]

  • Latihan perdana Timnas Indonesia

    Timnas Indonesia Gelar Latihan Perdana Jelang Laga Sengit Melawan Australia, Wajah Baru Siap Tampil

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Timnas Indonesia resmi memulai persiapan mereka jelang laga penting melawan Australia di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. Latihan perdana digelar di Stadion Netstrata Jubilee, Sydney, pada Selasa malam (19/3). Dalam latihan ini, beberapa wajah baru terlihat bergabung dengan skuad Garuda, memberikan sinyal positif bagi tim yang sedang berjuang meraih tiket ke Piala […]

expand_less