Kadek Raditya Tinggalkan Persebaya, Resmi Merapat ke Persis Solo

kadek raditya saat berseragam Persebaya (@radityamaheswara)
kadek raditya saat berseragam Persebaya (@radityamaheswara)
Ruang Wawan
Ruang Wawan
Print PDF

Ruang.co.id – Pergerakan transfer kembali terjadi di tubuh Persebaya Surabaya. Kali ini, kabar mengenai Kadek Raditya Persis Solo langsung mencuri perhatian jelang putaran kedua Super League 2025/2026.

Bek tengah asal Bali itu akhirnya memutuskan meninggalkan Bajol Ijo setelah mengabdi selama dua setengah musim. Dengan demikian, Kadek kini melanjutkan karier bersama Persis Solo dan siap memperkuat Laskar Sambernyawa di paruh musim.

Keputusan tersebut sekaligus menandai berakhirnya kebersamaan Kadek dengan Persebaya. Selain itu, langkah ini membuka peluang baru bagi sang pemain untuk mendapatkan peran lebih besar.

Kadek Menyusul Yahya Alkatiri ke Kota Solo

Kadek Raditya akan menyusul eks manajer Persebaya, Yahya Alkatiri, yang lebih dulu bergabung dengan Persis Solo. Oleh karena itu, hubungan antara kedua kubu terlihat cukup erat dalam proses restrukturisasi skuad.

Di sisi lain, Persis Solo memandang Kadek sebagai sosok ideal untuk memperkuat lini pertahanan. Apalagi, pengalamannya di Super League memberi nilai tambah bagi tim yang tengah membangun stabilitas.

Sementara itu, bagi Kadek sendiri, tantangan baru di Solo membuka peluang lebih besar. Dengan begitu, ia berpeluang kembali memperoleh menit bermain reguler.

Persaingan Ketat Dorong Keputusan Hijrah

Sejak mendatangkan dua bek asing, Gustavo Fernandes dan Jefferson Silva, Persebaya menghadapi kepadatan pemain di sektor pertahanan. Akibatnya, peluang Kadek tampil sebagai starter semakin terbatas.

Selain itu, persaingan juga muncul di posisi gelandang bertahan. Di sektor ini, Persebaya telah memiliki Milos Raickovic dan Rachmat Irianto sebagai pilihan utama.

Oleh sebab itu, situasi tersebut mendorong manajemen membuka jalan bagi Kadek untuk mencari klub baru. Dengan langkah ini, ia bisa menjaga kontinuitas karier dan perkembangan performanya.

Baca Juga  BRI Liga 1: Borneo FC Gagal Kudeta Persebaya, Persita Tampil Solid

Bernardo Tavares Lakukan Perombakan Terencana

Pelatih anyar Persebaya, Bernardo Tavares, terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap komposisi skuad. Secara bertahap, ia menyesuaikan susunan pemain dengan kebutuhan taktik.

Dalam proses tersebut, Tavares memprioritaskan keseimbangan lini belakang. Karena itu, ia memilih mendatangkan bek dengan karakter sesuai sistem permainannya, termasuk Gustavo Fernandes.

Lebih jauh lagi, pelatih berusia 45 tahun itu tampak serius membangun fondasi tim. Dengan kata lain, setiap keputusan transfer ia arahkan untuk mendukung visi jangka menengah.

Persis Solo Dapat Suntikan Stabilitas Baru

Di kubu Persis Solo, kedatangan Kadek Raditya membawa harapan baru. Terlebih lagi, klub memang membutuhkan tambahan pengalaman di sektor pertahanan.

Kadek membawa jam terbang tinggi di kompetisi nasional. Dengan pengalaman itu, ia mampu membantu rekan setim menjaga organisasi lini belakang.

Tak hanya itu, kehadirannya juga memberi pelatih opsi tambahan. Sehingga, Persis kini memiliki variasi formasi yang lebih fleksibel.

Babak Baru Karier Kadek Raditya

Keputusan pindah ke Persis Solo membuka babak baru dalam perjalanan profesional Kadek Raditya. Kini, ia memiliki kesempatan membuktikan kualitasnya di lingkungan berbeda.

Dengan peluang bermain yang lebih terbuka, Kadek berpeluang kembali menunjukkan konsistensi. Pada akhirnya, peran sentral di lini belakang kembali bisa ia raih.

Sementara itu, bagi Persebaya, perpisahan ini menjadi bagian dari proses pembenahan skuad. Sebaliknya, bagi Persis, transfer ini menambah optimisme untuk menjaga kestabilan pertahanan pada putaran kedua musim ini.