Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Olahraga » Bernardo Tavares Kecewa Persebaya Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain atas Dewa United

Bernardo Tavares Kecewa Persebaya Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain atas Dewa United

  • account_circle Ruang Wawan
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengaku kecewa setelah timnya gagal meraih kemenangan saat menjamu Dewa United. Padahal, tim tamu harus bermain dengan 10 orang sejak babak pertama. Persebaya sebenarnya memulai laga dengan cukup baik. Green Force mencetak gol pembuka melalui Francisco Rivera pada menit ke-22. Gol tersebut sempat memberi momentum positif bagi tuan rumah. Namun, Dewa United langsung merespons. Kafiatur menyamakan kedudukan hanya tujuh menit berselang dan mengubah jalannya pertandingan.

Unggul Jumlah Pemain, Persebaya Tak Maksimal

Situasi pertandingan semakin menguntungkan Persebaya setelah Nick Kuipers menerima kartu merah. Sejak momen itu, Dewa United harus bermain dengan 10 pemain hingga laga berakhir. Dengan keunggulan jumlah pemain sejak akhir babak pertama, Persebaya seharusnya mampu menekan lebih agresif. Bernardo Tavares bahkan menilai timnya punya peluang besar untuk menambah dua gol atau lebih. Sayangnya, keunggulan tersebut tidak berbuah maksimal. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap bertahan 1-1.

Bernardo Tavares Soroti Mental dan Kerja Keras Tim

Bernardo Tavares tak menutupi rasa kecewanya usai laga. Ia menegaskan bahwa hasil imbang di kandang sama saja dengan kehilangan dua poin penting. “Kami hanya meraih satu poin dan kehilangan dua poin di rumah. Ini artinya kami harus bekerja lebih keras lagi,” ujar Tavares. Pelatih asal Portugal itu meminta para pemainnya meningkatkan fokus dan etos kerja. Ia ingin peluang menembus empat besar tetap terjaga hingga akhir musim.

Statistik Bicara: Persebaya Kalah Efektif

Yang membuat Tavares semakin kecewa, Persebaya justru kalah efektif meski unggul jumlah pemain. Data statistik Liga 1 Match memperlihatkan fakta tersebut dengan jelas. Persebaya hanya mencatatkan 43 persen penguasaan bola. Angka itu kalah jauh dari Dewa United yang menguasai 57 persen ball possession meski bermain dengan 10 orang. Dari sisi serangan, Persebaya memang melepaskan 11 tembakan. Namun, hanya dua di antaranya yang mengarah ke gawang.

Baca Juga  Santiago Giménez Cetak Gol Perdana dan Christian Pulisic Bersinar

Masalah Akurasi dan Aliran Bola

Jumlah tembakan tepat sasaran Persebaya sama dengan Dewa United. Bedanya, tim tamu melepaskan empat tembakan secara keseluruhan, situasi yang terbilang wajar karena bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit. Dewa United juga unggul dalam akurasi operan. Mereka mencatatkan 86 persen akurasi passing, sedangkan Persebaya hanya mencapai 76 persen. Bernardo Tavares menilai anak asuhnya terlalu lambat dalam mengalirkan bola. Ia menyebut permainan Persebaya kurang cerdas saat membongkar pertahanan lawan.

Sindiran Tajam Tavares untuk Pemain

Tavares bahkan melontarkan analogi tajam untuk menggambarkan situasi tersebut. Ia membandingkan lambannya aliran bola dengan cara kerja zaman lama. “Meski unggul jumlah pemain, kami tidak cukup pintar memindahkan bola dengan cepat. Sekarang kita bisa mengirim email lebih cepat, tetapi pemain justru berlari membawa bola seperti tukang pos,” ucapnya. Pernyataan itu menegaskan kekecewaan sang pelatih terhadap pengambilan keputusan di lapangan.

Persebaya Tertahan di Papan Atas Klasemen

Hasil imbang ini membuat Persebaya Surabaya masih tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Super League. Green Force mengoleksi 32 poin dari total laga yang sudah dijalani. Persebaya kini tertinggal 12 poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung. Situasi ini membuat setiap laga ke depan menjadi sangat krusial bagi tim asal Kota Pahlawan tersebut.

  • Penulis: Ruang Wawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duo Kakak Adik Made Satria-Ketut Leo, Kontribusi Nyata Bangun Pura Paibon Arya Kuta Waringin

    Duo Kakak Adik Made Satria-Ketut Leo, Kontribusi Nyata Bangun Pura Paibon Arya Kuta Waringin

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Klungkung, Ruang.co.id – Duo Kakak Adik Made Satria Ketut Leo, kontribusi nyata bangun Pura Paibon Arya Kuta Waringin. Duo kakak adik I Made Satria dan Ketut Leo berkontribusi nyata untuk Kabupaten Klungkung, khususnya masyarakat Nusa Penida. Kontribusi nyata ini sangat dirasakan oleh warga. Tidak main-main, kontribusi itu ialah pembangunan Pura Paibon Arya Kuta Waringin, yang […]

  • Cegah Kekerasan Perempuan dan Perlindungan anak di Bali

    Mulyadi Ardika: Tingkatkan Pemahaman Hukum Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id– Calon wakil bupati Tabanan, I Nyoman Ardika, menyoroti kurangnya pemahaman hukum masyarakat.  Ketidaktahuan ini justru menjadi kendala perlindungan bagi korban kekerasan tindakan asusila pada perempuan dan anak.  “Pasal sangat sulit dipahami, tetapi harus diberikan informasi yang optimal kepada masyarakat,” ujar Ardika. Edukasi hukum akan kita tingkatkan, kata Ardika.  Pemahaman hukum yang baik menjadi […]

  • superposisi kuantum

    Misteri Superposisi Kuantum: Ketika Elektron Menari di Dua Dunia Sekaligus

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di dunia yang lebih kecil dari atom, partikel elementer seperti elektron dan foton memainkan drama kuantum yang menentang logika sehari-hari. Fenomena superposisi kuantum (dalam fisika Indonesia disebut mahaletak) ini bukan sekadar teori—melainkan fondasi yang telah dibuktikan melalui eksperimen celah ganda dan menjadi jantung komputasi kuantum. Bayangkan seekor kupu-kupu yang secara bersamaan ada di […]

  • Masa Tunggu PPPK Paruh Waktu

    Masa Tunggu dari PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu: Kuota Bukan Satu-satunya Faktor

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pemerintah Indonesia telah menghapuskan sistem tenaga honorer dan menggantinya dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ada dua kategori dalam PPPK ini, yaitu Paruh Waktu dan Penuh Waktu. PPPK Paruh Waktu memiliki jam kerja lebih fleksibel dibandingkan PNS dan PPPK Penuh Waktu. Berdasarkan Keputusan Menpan-RB Nomor 347 Tahun 2024, PPPK Paruh […]

  • Bonus Atlet Sidoarjo

    Harumkan Sidoarjo, Atlet Porprov, KORMI dan NPC Peraih Medali Segera Terima Bonus

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Kabar gembira datang bagi para atlet Sidoarjo yang telah berjuang mengharumkan nama daerah pada ajang Porprov Jatim 2025, KORMI Jatim 2025, dan NPC Sidoarjo. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memastikan bonus bagi peraih medali segera cair pada November tahun ini. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Kadisporapar) Sidoarjo, Yudhi Irianto menegaskan, prosesnya telah […]

  • Dinas Perhubungan Jawa Timur

    Transportasi Murah dan Mudah: Rute Bus Trans Jatim Akan Diperluas

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Keberadaan bus Trans Jatim yang saat ini sudah beroperasi di wilayah Gerbang Kertosusilo (Gresik – Bangkalan – Mojokerto – Surabaya – Sidoarjo – Lamongan) memang banyak membantu masyarakat. Sehingga arus penumpang dengan trayek dekat seperti Surabaya Bangkalan atau ke Gresik – Laningan biayanya cukup murah, yakbi Rp 5000. Sehingga banyak masyarakat yang […]

expand_less