Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Olahraga » De Red FC Kalah 0-1, Aji Santoso Bongkar 3 Faktor yang Jadi Biang Kekalahan

De Red FC Kalah 0-1, Aji Santoso Bongkar 3 Faktor yang Jadi Biang Kekalahan

  • account_circle Ruang Wawan
  • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – De Red FC harus mengawali perjalanan di Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil pahit setelah kalah 0-1 dari Kendal Tornado FC di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Sabtu sore. Pelatih Aji Santoso mengungkap tiga faktor utama yang membuat timnya gagal mengamankan poin dalam laga perdana Grup Timur tersebut.

Menurut Aji, persoalan pertama terletak pada penyelesaian akhir. De Red FC sebenarnya memiliki sejumlah kesempatan bagus, terutama pada babak pertama, tetapi peluang tersebut tidak berubah menjadi gol sehingga momentum pertandingan akhirnya berpihak kepada Kendal Tornado FC.

“Babak pertama ada tiga peluang yang seharusnya gol, tetapi tidak bisa kami konversi menjadi gol, ini faktor pertamanya,” kata Aji Santoso seusai pertandingan.

Hasil tersebut tentu menjadi pekerjaan rumah bagi De Red FC. Apalagi, tim asal Surabaya itu datang dengan target membangun fondasi kompetitif bersama Aji Santoso setelah memastikan diri tampil di Championship 2026/2027.

Tiga Faktor De Red FC Kalah dari Kendal Tornado FC

Kekalahan tipis ini sebenarnya tidak menggambarkan seluruh jalannya pertandingan. De Red FC mampu menciptakan peluang dan menunjukkan keberanian untuk bermain menyerang, namun beberapa momen kecil justru menentukan hasil akhir.

Aji Santoso melihat ada tiga situasi yang saling berkaitan. Ketajaman di depan gawang, kehilangan jumlah pemain untuk sementara, serta cedera pemain kreatif menjadi rangkaian masalah yang akhirnya membuat De Red FC kehilangan kendali.

1. Tiga peluang emas gagal menjadi gol

Faktor pertama sekaligus yang paling disoroti Aji adalah efektivitas. De Red FC mendapatkan tiga peluang yang menurut sang pelatih seharusnya bisa berujung gol pada babak pertama.

Situasi seperti ini memang sering menjadi pembeda dalam pertandingan kompetitif. Ketika peluang sudah tercipta tetapi penyelesaian akhir tidak maksimal, lawan hanya membutuhkan satu kesempatan untuk mengubah jalannya laga.

Karena itu, pekerjaan rumah pertama De Red FC bukan sekadar meningkatkan jumlah peluang. Tim juga perlu memperbaiki kualitas keputusan di area penalti, mulai dari ketenangan penyerang hingga akurasi umpan terakhir.

Baca Juga  Michael Carrick Puas Awali Karier sebagai Pelatih Manchester United Usai Kalahkan Arsenal

2. De Red FC sempat bermain dengan 10 pemain

Masalah kedua muncul ketika Hattam Pratama harus meninggalkan lapangan. De Red FC sempat bermain dengan 10 pemain selama kurang lebih satu menit sebelum kembali memiliki komposisi pemain lengkap.

Kendal Tornado FC langsung membaca situasi tersebut. Tim tamu membangun serangan melalui sisi kanan dan menemukan ruang yang ditinggalkan Hattam.

“Kemasukannya memang ketika kami dalam kondisi 10 pemain, dan ancaman itu munculnya dari tempatnya Hattam, di mana Hattam dalam kondisi sudah di luar lapangan,” ujar Aji.

Momen tersebut menjadi contoh bahwa konsentrasi tidak boleh turun meski hanya dalam waktu singkat. Dalam pertandingan dengan margin skor tipis, satu celah kecil bisa berubah menjadi gol yang menentukan tiga poin.

3. Fafa keluar, kreativitas De Red FC ikut terganggu

Faktor ketiga berkaitan dengan kondisi Fellipe Cabral Veloso atau Fafa. Playmaker De Red FC tersebut mengalami masalah pada otot sehingga Aji harus menariknya keluar dari pertandingan.

Keluarnya Fafa membuat permainan De Red FC sedikit kehilangan tekanan di lini depan. Aji menilai lawan kemudian lebih leluasa memberikan tekanan setelah pemain kreatif tersebut meninggalkan lapangan.

“Playmaker kami, si Fafa, ototnya agak ketarik sehingga dia harus keluar. Sejak dia keluar, kami agak sedikit ditekan oleh lawan,” jelas Aji.

Situasi ini sekaligus menunjukkan pentingnya kedalaman skuad. De Red FC masih membutuhkan pemain yang mampu menjaga intensitas permainan ketika salah satu kreator serangan harus meninggalkan lapangan.

Aji Santoso Tetap Melihat Sisi Positif

Meski menelan kekalahan, Aji Santoso tidak ingin melihat pertandingan ini hanya dari skor akhir. Ia menilai permainan anak asuhnya masih memiliki prospek untuk berkembang, terutama karena De Red FC memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda.

Menurut Aji, regulasi yang membuka ruang bagi pemain muda justru bisa menjadi keuntungan jangka panjang bagi tim. Kompetisi memberi kesempatan kepada pemain yang sebelumnya minim pengalaman untuk merasakan atmosfer pertandingan dengan tekanan yang sebenarnya.

Baca Juga  Taklukkan Elfaza, Persebaya U-13 Tantang Bhayangkara Presisi di Final Piala Soeratin

Pandangan tersebut cukup penting bagi De Red FC yang baru mempersiapkan perjalanan kompetitifnya bersama komposisi skuad musim 2026/2027. Dalam peluncuran skuad, klub memang membawa banyak pemain muda dan menjadikan pembangunan karakter sebagai bagian dari fondasi tim.

Debut pemain muda jadi modal berharga

Aji memberikan contoh dari posisi bek kanan. Pemain tersebut belum memiliki pengalaman tampil di kompetisi, tetapi mampu bermain selama sekitar 75 menit dengan cukup baik.

Bagi sebuah tim yang sedang membangun identitas, pengalaman seperti ini punya nilai tersendiri. Pemain muda tidak hanya belajar soal teknik, tetapi juga memahami bagaimana menjaga konsentrasi ketika pertandingan berubah cepat.

Karena itu, kekalahan dari Kendal Tornado FC tidak otomatis menjadi tanda bahwa proyek De Red FC berjalan buruk. Sebaliknya, laga tersebut bisa menjadi bahan evaluasi konkret untuk memperbaiki detail permainan sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

De Red FC Segera Cari Solusi untuk Laga Berikutnya

Aji juga berharap pemain asing ketiga yang sedang disiapkan manajemen dapat segera bergabung. Tambahan tersebut diharapkan membuat pilihan taktikal De Red FC semakin banyak pada pertandingan selanjutnya.

Kebutuhan terhadap pemain tambahan terasa semakin penting setelah Fafa mengalami masalah otot dalam laga pembuka. Kedalaman skuad akan membantu Aji menjaga kualitas permainan ketika tim menghadapi jadwal kompetisi yang semakin padat.

De Red FC sendiri menyiapkan perjalanan panjang di Grup Timur Championship 2026/2027. Setelah menghadapi Kendal Tornado FC, klub Surabaya tersebut dijadwalkan menghadapi RANS Nusantara FC di Stadion Gelora 10 November pada 19 September 2026.

Dengan demikian, pertandingan kedua akan menjadi kesempatan bagi Aji untuk menguji respons tim setelah kekalahan perdana. Fokusnya bukan hanya memburu kemenangan, tetapi juga memastikan kesalahan yang sama tidak kembali muncul.

Genta Alparedo Janji De Red FC Berbenah

Dari sisi pemain, Genta Alparedo mengakui hasil pertandingan melawan Kendal Tornado FC bukan sesuatu yang diharapkan. Ia memastikan para pemain akan melakukan evaluasi terhadap kesalahan yang terjadi sepanjang pertandingan.

Baca Juga  MU Dipermalukan Bournemouth 0-3 di Old Trafford

“Untuk pertandingan hari ini mungkin bukan hasil yang kita harapkan. Tetapi saya perwakilan pemain siap mengevaluasi untuk kesalahan kita di pertandingan hari ini,” kata Genta.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa ruang perbaikan masih terbuka lebar. De Red FC tidak hanya perlu memperbaiki penyelesaian akhir, tetapi juga meningkatkan konsentrasi saat kehilangan pemain dan menjaga kualitas permainan ketika pemain kunci harus keluar.

Tantangan Aji bukan hanya mengejar hasil

Aji Santoso kini menghadapi tantangan ganda. Ia harus membawa De Red FC meraih hasil kompetitif, sekaligus membentuk tim yang mampu berkembang dengan banyak pemain muda.

De Red FC sebelumnya memperkenalkan 32 pemain untuk menghadapi Championship 2026/2027 dan menempatkan Aji sebagai figur utama dalam proyek tersebut. Klub juga menggunakan Stadion Gelora 10 November sebagai kandang, sebuah tempat yang punya kaitan kuat dengan perjalanan Aji di sepak bola Surabaya.

Artinya, kekalahan dari Kendal Tornado FC memang menyakitkan, tetapi perjalanan masih sangat panjang. Jika tiga persoalan yang diidentifikasi Aji segera dibenahi, laga perdana ini justru bisa menjadi pelajaran mahal yang berguna untuk perjalanan De Red FC sepanjang musim.

Apa yang Harus Diperbaiki De Red FC?

Ada tiga pekerjaan utama yang layak menjadi perhatian Aji Santoso menjelang pertandingan berikutnya. Pertama, De Red FC harus lebih klinis ketika mendapatkan peluang karena kesempatan besar tidak selalu datang berulang kali.

Kedua, komunikasi ketika pemain keluar lapangan perlu diperkuat agar lawan tidak mendapatkan ruang kosong. Ketiga, De Red FC membutuhkan alternatif kreator permainan sehingga tekanan tidak langsung meningkat ketika satu pemain kunci mengalami cedera.

Pada akhirnya, sepak bola memang ditentukan oleh gol. Namun, proses menuju gol juga bergantung pada konsentrasi, kedalaman skuad, pengambilan keputusan, serta kemampuan tim menjaga ritme pertandingan.

Kekalahan 0-1 dari Kendal Tornado FC menjadi pengingat awal bagi De Red FC. Aji Santoso kini punya kesempatan untuk membuktikan bahwa tim barunya mampu belajar cepat dan bangkit pada pertandingan berikutnya

  • Penulis: Ruang Wawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selebrasi Rafael Leao usai mencetak gol AC Milan vs Cremonese di Stadion Zini (Photo : Official AC Milan)

    AC Milan vs Cremonese: Kemenangan Dramatis 0-2 Jadi Modal Menuju Derby

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pertandingan AC Milan vs Cremonese di Stadion Zini menghadirkan cerita tentang kesabaran, taktik, dan momentum. Saya melihat laga ini bukan sekadar tiga poin biasa. Ini adalah respons tegas setelah kekalahan dari Parma yang memutus 24 laga tak terkalahkan Rossoneri. Di bawah arahan Massimiliano Allegri, AC Milan akhirnya menang 0-2 lewat gol telat Strahinja […]

  • Film Avatar: Fire & Ash

    Siap Menjelajah ke Pandora Bersama Film Avatar: Fire and Ash, Cek Tanggal Rilisnya

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pandora Kembali Menyapa!! Penggemar film epik fiksi ilmiah bersiaplah untuk kembali ke dunia Pandora yang memukau! Sutradara visioner, James Cameron, telah mengumumkan bahwa sekuel ketiga dari franchise Avatar siap tayang.  Avatar: Fire and Ash, akan dirilis pada tanggal 19 Desember 2025. Setelah kesuksesan besar dari Avatar (2009) dan Avatar: The Way of […]

  • Tiket kapal ferry untuk mudik Lebaran 2025

    Penjualan Tiket Kapal Ferry Mudik Lebaran 2025 Sudah Tersedia! Pesan Sekarang Sebelum Kehabisan

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti, dan untuk memastikan perjalanan berjalan lancar, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah membuka penjualan tiket kapal ferry untuk musim mudik Lebaran 2025. Masyarakat kini dapat membeli tiket secara online melalui platform Ferizy tanpa perlu antre di pelabuhan. Menurut Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, strategi operasional telah […]

  • BKD Diapresiasi DPRD Jatim

    BKD Jadi Panutan Kelola SDM, DPRD Jatim Apresiasi Kebijakan PPPK

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Komisi A yang membawahi bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Jawa Timur, memberikan apresiasi terhadap kinerja Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur dalam mengelola Sumber Daya Manusia (SDM) pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi. Komisi A menilai, tata kelola SDM yang dilaksanakan BKD Jatim berjalan baik sesuai ketentuan perundang-undangan. BKD juga tidak membebani Anggaran […]

  • Sapi Limosin Prabowo Sidoarjo

    Sapi Limosin Bantuan Presiden Prabowo 1 Ton Lebih, Berkah Idul Adha untuk Peternak dan Warga Sidoarjo

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Idul Adha 1447 Hijriyah atau tahun 2026 ini, membawa cerita menarik dari Kabupaten Sidoarjo. Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan hewan kurban, berupa seekor sapi limosin berbobot lebih dari satu ton. Sapi tersebut bukan hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga bukti apresiasi pemerintah RI terhadap kerja keras peternak lokal. Sapi yang disumbangkan berasal […]

  • Karakteristik Zodiak Aries Penuh Semangat

    Karakteristik Zodiak Aries Penuh Semangat

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Zodiak Aries, yang dikenal sebagai zodiak pertama dalam kalender astrologi. Para pemilik jiwa berelemen api yang lahir di antara tanggal 21 Maret sampai 19 April. Zodiak Aries adalah Domba Jantan yang gagah, mencerminkan karakteristik yang berani, penuh semangat, dan mandiri. Mars, planet merah yang berapi-api, menjadi penguasa Aries, semakin membakar semangat mereka […]

expand_less