Iduladha di Kantor NasDem Sidoarjo: Dari Besek Kurban hingga Target 6 Kursi DPRD 2029

Iduladha Nasdem Sidoarjo
Iduladha NasDem Sidoarjo jadi momentum konsolidasi politik, pembagian daging kurban, sekaligus target merebut enam kursi DPRD tahun 2029. (Ist)
Ruang Nurudin
Ruang Nurudin
Print PDF

Sidoarjo, Ruang.co.id – Aroma daging kurban bercampur suara obrolan kader, memenuhi halaman kantor DPD Partai NasDem Kabupaten Sidoarjo, di kawasan ruko Desa Bluru, Jumat siang (29/5/2026).

Di tengah suasana Iduladha yang hangat, ratusan besek bambu tersusun rapi, sebelum dibagikan kepada warga sekitar dan para kader partai dari seluruh pengurus DPC Nasdem se- Sidoarjo.

Seekor sapi kurban sumbangan atas nama Lita Mahfud Arifin, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Surabaya-Sidoarjo, dan 5 ekor kambing/ domba kurban dari pengurus DPD Nasdem, disembelih pada Jumat bakda shalat.

Lebih dari 100 orang kader yang hadir, dari berbagai kecamatan tampak hadir, mulai pengurus DPD, DPC, hingga tim organisasi dan pemenangan partai.

Momentum kurban kali ini, juga menjadi ruang konsolidasi politik bagi Partai NasDem Sidoarjo, untuk menata langkah menuju Pemilu 2029.

Ketua DPD Partai NasDem Sidoarjo, Mahendra Abdillah Kamil, mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas kader dan kedekatan dengan masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kita memotong satu ekor sapi dari Ibu Lita Mahfud Arifin dan lima kambing serta domba. Kegiatan ini juga mengumpulkan seluruh pengurus DPD bersama DPC se-Kabupaten Sidoarjo,” ujar Mahendra.

Sekitar 380 hingga 400 paket daging kurban dibagikan menggunakan besek bambu. Pilihan itu sengaja dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan ramah terhadap lingkungan, sekaligus mempertahankan nuansa tradisional di tengah budaya serba plastik.

“Makna Iduladha bagi NasDem adalah belajar berkorban, membangun kebersamaan dan kekeluargaan. Karena itu kami juga memilih besek yang lebih ramah lingkungan,” katanya.

Namun, di balik suasana penuh kebersamaan itu, terselip pembicaraan serius, soal peta politik masa depan. Mahendra menegaskan, tahun 2026 menjadi fase penting konsolidasi struktur partai, hingga tingkat desa atau kelurahan dan RT/ RW.

Baca Juga  Subandi Menggoyang PKB Sidoarjo, Gelombang Penolakan Bermunculan

“Target kami membentuk DPRT di seluruh desa dan kelurahan di Sidoarjo, untuk menyongsong 2029. Untuk DPRD Kabupaten, target kami enam kursi dan mempertahankan Ibu Lita di DPR RI,” tegasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Sidoarjo dari Fraksi Gabungan Demokrat-NasDem, Dimas Zakaria, memanfaatkan forum tersebut untuk memberikan motivasi dan sosialisasi strategi pemenangan politik, kepada kader. Ia menekankan pentingnya militansi dan kerja nyata dibanding sekadar ambisi elektoral.

“Kalau gerakan kita hari ini konsisten dan serius, saya yakin hasil besar akan kita petik di 2029. Tidak ada hari tanpa kerja politik,” kata Dimas di hadapan kader.

Dalam arahannya, Dimas juga mendorong keterlibatan perempuan dan generasi muda dalam struktur partai. Menurutnya, kekuatan politik ke depan tidak hanya ditentukan figur besar, tetapi juga kemampuan membangun jaringan hingga tingkat akar rumput.

Di tengah pembagian daging kurban dan tawa para kader, suasana di kantor NasDem Sidoarjo siang itu, terasa lebih dari sebuah perayaan Iduladha.

Ada semangat gotong royong, ada harapan politik, dan ada keyakinan bahwa langkah panjang menuju 2029 dimulai dari halaman sederhana, di sudut Kota Delta.