Breaking News
light_mode
Senin, 17 Agustus 2026
Beranda » Politik » Sengit! Jelang Debat Pilkada Sidoarjo, Tim Paslon Saling Serang di Dialog Publik

Sengit! Jelang Debat Pilkada Sidoarjo, Tim Paslon Saling Serang di Dialog Publik

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Dialog Publik Tim Pemenangan Baik dan SAE jelang debat perdana Paslon, dengan tema “Sidoarjo Dalam Perspektif Good Government” tata kelola pemerintahan dan pemenuhan kebutuhan dasar hidup masyarakat, khususnya warga Sidoarjo, berlangsung di Lesehan Joglo, Desa Sumput, Sidoarjo, Jumat malam (18/10).

Dialog publik ini merupakan ajang pemanasan menjelang Debat Terbuka kedua Paslon yang diselenggarakan oleh KPU Sidoarjo besok. Dialog ini menghadirkan narasumber dari Juru bicara (Jubir) Paslon 1 BAIK yakni Nanang Haromain dan Aulia Mawardhika, serta dari Paslon 2 SAE yang dihadiri Samhad Sekretaris Tim Pemenangan SAE dan Aditya Nindyatman Penasihat SAE, dipandu oleh Achmad Junaidi alias Cak Jun, seorang presenter tv lokal.

Suasana dialog ini, nuansanya laksana debat yang cukup sengit antar kedua tim pemenangan paslon, undangan aktivis, relawan dan simpatisan dari kedua pihak paslon Pilkada Sidoarjo.

Dalam dialog yang disampaikan oleh masing – masing Tim Pemenangan paslon, menarik dicermati dan menjadi perhatian sejumlah tamu undangan, untuk mengkritisi tentang masih banyak dan lambannya pembangunan di Sidoarjo. Mereka menanyakan komitmen bupati dan wakil bupati yang memimpin Sidoarjo selama ini dalam beberapa periode.

Bahkan, dalam dialog ini juga sempat diwarnai saling serang tidak hanya datang dari masing – masing narasumber paslon pemenangan, saling serang pertanyaan juga datang dari undangan penanya.

Pertanyaan kritis diantaranya tentang transparansi CSR, minimnya RTH (Ruang Terbuka Hijau), komitmen calon bupati dan wakil bupati untuk tidak ada lagi korupsi seperti yang terjadi pada 3 bupati sebelumnya, hingga menanyakan tentang cukup tingginya angka pengajuan perceraian di Sidoarjo selama 6 bulan terahir, serta minimnya melibatkan kaum perempuan.

Dimana pertanyaan tersebut dilontarkan oleh aktivis PKS (Partai Keadilan Sosial) Sidoarjo yang sengaja ditujukan untuk Paslon 1, dimana Subandi selama 6 bulan menjabat Plt. Bupati Sidoarjo. Dan tak ayal pertanyaan tersebut dijawab oleh tim pemenangan Paslon 1 yang mengatakan, soal perceraian bukan sepenuhnya tanggungjawab bupati dan wakil bupati, melainkan itu maslah pribadi masing – masing pasutri, serta menampik minimnya peran perempuan dengan menyebutkan Paslon 1 terdapat wabup perempuan, yakni Mimik Idayana, dan memastikan peran wabup Mimik akan lebih mengoptimalkan peran perempuan serta peningkatan kesejahteraan dari kaum perempuan, untuk turut serta dalam pembangunan Sidoarjo nantinya.

Baca Juga  KPU Sidoarjo Fasilitasi BAIK dan SAE untuk APK dan BK Pilkada 2024

Topik pertanyaan yang termenarik dilontarkan, terkait Kasus Korupsi yang menerpa 3 Bupati Sidoarjo selama ini. Bagi tamu undangan penanya, karena kasus korupsi bupati yang sudah dianggapnya menjadi headtrick mencoreng dan memalukan bagi warga Sidoarjo, tidak adanya bukti komitmen sungguh – sungguh dan tidak ada keseriusan tidak melakukan korupsi.

Oleh tim pemenangan Paslon 1 menanggapi, selama Cabup (Calon Bupati) Subandi mulai menjadi ketua RW hingga menjabat wakil bupati dan Plt, secara kenyataan tidak memiliki catatan korupsi. Bila nantinya Subandi-Mimik memenngi Pilkada dan dilantik menjadi bupati wabup, akan menjalankan pemerintahan yang transparan dan akuntabel, bahkan warga Sidoarjo diajak untuk terlibat aktif turut serta mengawasinya.

Sedangkan oleh Paslon 2 SAE, komitmen tingginya untuk tidak melakukan korupsi, dan dengan memperkuat fungsi pengawasan parlemen (DPRD) terhadap kinerja pejabat daerah untuk transparan dan menjaga akuntabilitas pemerintah daerah.

Meskipun pihaknya sempat diserang dengan pertanyaan, kesan yang muncul ke permukaan bahwa bupati Syaiful Illah yang terjerat korupsi, yang tidak lain ayah dari Cabup SAE, tim pemenangan SAE mencoba meminimalisir hal tersebut dengan meyakinkan tidak dapat disamaratakan bahwa Cabup SAE dengan janji tidak akan melakukan korupsi pula. Meskipun hal tersebut menjadi komoditas kampanye politik Paslon lawannya di Pilkada Sidoarjo kali ini.

Terkait RTH, tim pemenangan Paslon 1 secara umum menyampaikan akan membangun RTH yang lebih banyak lagi di setiap kecamatan, yang nantinya dapat dirasakan dan dinikmati oleh warga Kec. Tarik dan sekitarnya, dijadikan sebuah RTH yang mampu menjadi aktualisasi diri, sebagai tempat healing bagi anak muda dan keluarga yang tidak perlu jauh-jauh healing di pusat kota kabupaten Sidoarjo, atau ke kawasan RTH di Surabaya, untuk bisa membuat nyaman dan layak untuk hidup bersama-sama.

Baca Juga  KPU Sidoarjo Pasang Alat Peraga Kampanye Pilkada 2024: Subandi-Mimik vs Iin-Edy

Sedangkan RTH bagi Paslon 2, akan lebih banyak penguatan Perda (Peraturan Daerah) yang lebih maksimal, dan merevitalisasi RTH yang sudah ada, serta pemanfaatan lahan hijau yang selama ini “tidur” untuk dihidupkan.

Terkait dana CSR (Corporate Social Responsibility) sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan, terhadap komunitas dan lingkungan dalam segala aspek terhadap masalah-masalah yang berdampak pada lingkungan masyarakat sekitarnya.

Terkait dengan dana CSR, bagi Paslon 1 BAIK, dalam visi, misi, dan dari 14 program kerjanya, untuk memperbanyak dan memaksimalkan CSR, pihaknya terus melakukan pembangunan infrastruktur jalan yang memadai dan kondisi baik, untuk menghadirkan kenyamanan investor lebih banyak lagi yang membawa dampak peningkatan angka CSR.

Tim pemenangan Paslon 1 BAIK menawarkan dan mengajak Peran serta masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengawasan alokasi CSR hingga pemanfaatan dana CSR untuk kepentingan warga Sidoarjo.

Sedngka bagi tim pemenangan Paslon 2 SAE, akan lebih memaksimalkan penguatan Perda CSR yang dananya untuk dimanfaatkan kepentingan kelompok – kelompok warga Sidoarjo yang lebih bermanfaat lagi.

Selain itu, bila Paslon 2 SAE nantinya terpilih, mempunyai program dana dusun senilai Rp.300 sampai 500 juta per tahun dari pemerintah kabupaten, dapat diakses dan dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok – kelompok warga Sidoarjo.

Dialog suasana debat yang makin memuncak panas tersebut, kemudian diredakan dengan closing statement oleh kedua tim pemenangan paslon, dan diakhiri dengan ajakan bersama kampanye damai, dan suasana berkembang surut menjadi sejuk kembali saat lagu “Kemesraan” ciptaan Iwan Fals sebgai penutup dialog, dinyanyikan bersama – sama seiisi ruangan lesehan. (DIN)

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • cara kurangi konsumsi gula berlebih

    Bye-Bye, Gula! 10 Cara Ampuh Kurangi Konsumsi Gula Tanpa Nyesek

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa sih yang nggak suka makanan manis? Tapi, tahukah kamu kalau terlalu banyak mengonsumsi gula bisa berdampak buruk bagi kesehatan? Mulai dari obesitas, diabetes, hingga masalah kulit, semua bisa jadi akibat dari terlalu banyak makan manis. Nah, buat kamu yang ingin hidup lebih sehat dan punya tubuh yang ideal, mengurangi konsumsi gula […]

  • Apa itu overclaim dan ketahui bahayanya

    Apa Sih Overclaim? Kenali Fakta dan Dampak Buruknya

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pernah melihat iklan produk yang menjanjikan kulit putih dalam satu malam? Atau mungkin klaim bahwa sebuah minuman bisa bikin kurus dalam hitungan hari tanpa olahraga? Itulah yang disebut dengan overclaim, alias klaim berlebihan yang dibuat untuk menarik perhatian konsumen. Strategi ini sering digunakan dalam pemasaran dan branding untuk meningkatkan daya tarik sebuah produk […]

  • Pasar Seni Lukis Indonesia 2024

    PSLI 2024: Gairah Seniman Indonesia Tampil di Tengah Dinamika Ekonomi dan Politik

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sejak dicabutnya status pandemi COVID-19 melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 17 Tahun 2023, aktivitas seni kembali menggeliat di berbagai ruang publik. Beragam jenis seni seperti teater, film, sastra, tari, musik, hingga seni rupa mulai kembali muncul, baik dalam skala kecil maupun besar. Khususnya dalam bidang seni rupa, pameran lukisan silih berganti mengisi […]

  • Fitur Female Seat Map

    KAI Hadirkan Female Seat Map, Penumpang Wanita Dapat Perjalanan Lebih Nyaman dan Bebas Canggung

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Mudik, perjalanan dinas, atau sekadar liburan naik kereta api memang menyenangkan. Tapi, kadang ada satu kekhawatiran bagi para penumpang wanita: “Aduh, duduk sebelahan sama siapa ya nanti?” Nah, KAI mendengar keresahan itu dan menghadirkan fitur baru yang bikin perjalanan makin nyaman: Female Seat Map di aplikasi KAI Access. Dengan fitur ini, penumpang wanita […]

  • Jadwal tayang film Cleaner di bioskop Surabaya

    Jadwal Tayang Kisah Penyanderaan Gedung Pencakar Langit dalam Film Cleaner di Bioskop Surabaya Hari Ini

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dalam film “Cleaner”, penonton akan disuguhkan dengan aksi mendebarkan dari Joey, seorang mantan prajurit yang diperankan oleh Daisy Ridley. Setelah meninggalkan dunia militer, Joey memilih kehidupan damai sebagai pembersih jendela. Namun, takdir membawanya ke dalam situasi berbahaya yang tak terduga. Cerita dimulai ketika sebuah gedung tinggi menjadi lokasi penyanderaan. Banyak orang tak bersalah […]

  • Jalan Desa Sebani Rusak

    Jalan Desa Sebani Tarik Rusak Parah: Sementara Ditambal, 2026 Bupati Baru Tancap Gas Betonisasi!

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Sorotan publik Sidoarjo kini tertuju ke Desa Sebani, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Jalan utama desa yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga, tampak rusak parah. Lubang menganga di sana-sini, debu beterbangan saat kering, berubah jadi kubangan ketika hujan turun. Penyebab utamanya, lalu lintas kendaraan berat yang melebihi kapasitas jalan. Minggu, (25/5/2025). Turut […]

expand_less