PET/CT SCAN Ciputra Hospital Surabaya, Layanan Deteksi Dini Tangkal Kanker Menyebar

PET/CT SCAN Ciputra Hospital Surabaya
PET/CT SCAN Ciputra Hospital Surabaya hadir sebagai layanan pertama RS swasta untuk deteksi penyebaran kanker lebih akurat. (Ist)
Ruang redaksi
Print PDF

Ruang.co.id – Ciputra Hospital Surabaya meresmikan layanan PET/CT SCAN pertama di rumah sakit swasta guna mendeteksi penyebaran sel kanker secara lebih dini dan akurat. Kehadiran teknologi kedokteran nuklir ini menawarkan solusi diagnostik bagi pasien, khususnya dari wilayah Indonesia Timur, agar tidak perlu mencari pengobatan hingga ke luar negeri.

Associate Director Ciputra Group, Tri Ciputra Harun, menegaskan bahwa PET/CT SCAN memungkinkan proses skrining berjalan lebih optimal sebelum sel kanker menyebar luas. “Dengan diagnostic imaging yang bagus, kami bisa screening pasien lebih awal. Jadi, sebelum kanker menyebar ke mana-mana dan menjadi kasus kompleks, penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” ujar Tri usai acara grand launching di Ciputra Cancer Center, Sabtu (9/5).

Ia menambahkan, pemanfaatan alat ini tidak terbatas pada satu jenis kanker tertentu. PET/CT SCAN digunakan untuk memetakan kondisi seluruh kasus kanker sebelum, selama, dan sesudah masa terapi. “Kita lakukan ini sebelum treatment, dan juga sesudah treatment, dan juga sedang treatment. Jadi kita tahu progres pengobatannya berhasil atau tidak,” jelasnya.

Direktur Ciputra Hospital Surabaya, dr. Siska Sindhuatmaja, M.M., menjelaskan bahwa teknologi ini tidak hanya berfungsi sebagai alat diagnostik, tetapi juga mampu memasuki tahap terapi melalui pendekatan Theranostics. “Bukan cuma untuk diagnostik saja, tapi bisa untuk terapi atau mengobati, terutama kanker-kanker yang sudah metastasis jauh sampai ke tulang,” katanya. Ia memastikan dosis radioaktif yang digunakan sangat minimal dan aman bagi pasien.

Ciputra Hospital Surabaya deteksi penyebaran kanker
Grand Launching Layanan PET/CT SCAN Pertama di Rumah Sakit Swasta Ciputra Hospital Surabaya. (Ist)

Lebih lanjut, dr. Siska menyoroti kondisi pasien yang kerap datang dalam stadium lanjut akibat penundaan pemeriksaan. Menurutnya, keterlambatan sering terjadi karena pasien takut menjalani operasi. Padahal, untuk jenis kanker seperti kanker payudara, deteksi pada stadium awal memberikan tingkat kesembuhan hingga 100 persen.

Baca Juga  Lindungi Kulit Kamu Guna Cegah Kanker

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Dr. Billy Daniel Messakh, Sp.B, FINACS, FICS, menyambut baik kolaborasi antara fasilitas swasta dan pemerintah ini. Ia menilai keberadaan PET/CT SCAN di Ciputra Hospital memperkuat ekosistem layanan onkologi di Jawa Timur. “Dengan adanya tambahan Rumah Sakit Ciputra Hospital, coverage untuk diagnostik onkologi akan makin bagus dari sisi kualitasnya. Pasien tidak perlu harus ke luar negeri atau ke Jakarta, cukup di Surabaya sudah teratasi,” ungkap Billy.

Billy menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin memisahkan layanan negeri dan swasta, melainkan fokus membangun konektivitas antar fasilitas kesehatan agar seluruh masyarakat dapat memanfaatkannya. Ia juga mengungkapkan bahwa Ciputra Hospital telah melayani hampir 100 pasien sejak masa soft opening.

Sementara itu, dr. Choo Su Pin selaku representatif dari Curie Oncology Singapura menyatakan komitmennya untuk mendukung Ciputra Comprehensive Cancer Centre melalui pertukaran pengetahuan. “Kami berharap dapat memberikan nilai tambah melalui diskusi kasus dan tumor boards, sehingga pasien mendapatkan perawatan terbaik langsung di lingkungan lokal di Jakarta dan Surabaya,” tuturnya. (Chris)