Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Kesehatan » BPJS Kesehatan Surabaya: 144 Penyakit Bisa Ditangani di Faskes Tingkat Pertama, Tetap Dijamin!

BPJS Kesehatan Surabaya: 144 Penyakit Bisa Ditangani di Faskes Tingkat Pertama, Tetap Dijamin!

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – BPJS Kesehatan Cabang Surabaya menegaskan bahwa sebanyak 144 jenis penyakit tetap mendapat jaminan layanan kesehatan. Hanya saja, penyakit-penyakit tersebut dapat ditangani secara tuntas di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti Puskesmas atau Klinik, tanpa harus dirujuk ke rumah sakit. Jumat, (31/01/2025).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Hernina Agustin Arifin, menepis kabar yang menyebutkan bahwa 144 penyakit tersebut tidak ditanggung BPJS Kesehatan. Ia menjelaskan bahwa daftar tersebut merujuk pada penyakit yang dapat dikuasai oleh dokter di FKTP secara mandiri dan tuntas.

“Berdasarkan peraturan, 144 penyakit ini bisa ditangani sepenuhnya di FKTP. Jika pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut, dokter dapat memberikan rujukan ke rumah sakit, dan tentu saja tetap dijamin oleh BPJS Kesehatan,” ujar Hernina.

Ketentuan ini bukan serta-merta ditetapkan oleh BPJS Kesehatan, melainkan mengacu pada Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) Tahun 2012. Dalam peraturan tersebut, terdapat 736 daftar penyakit yang dikategorikan berdasarkan sistem tubuh manusia dan tingkat kompetensi dokter.

“144 penyakit ini memang sudah termasuk dalam daftar penyakit yang bisa ditangani dokter di FKTP berdasarkan SKDI. Oleh karena itu, masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang optimal,” imbuh Hernina.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi D DPRD Surabaya, Michael Leksodimulyo, menyarankan agar peran Puskesmas diperkuat. Selain itu, ia menekankan pentingnya ketersediaan layanan kesehatan selama 24 jam untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan tepat waktu.

“Puskesmas harus dimaksimalkan, termasuk dalam hal jadwal layanan dan pemanfaatan peralatan medis. Hal ini agar pasien bisa mendapat layanan optimal tanpa harus langsung ke rumah sakit,” kata Michael.

Pernyataan ini sejalan dengan prinsip Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), di mana pasien yang sakit perlu datang ke FKTP terdaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan pemeriksaan, pengobatan, serta pemeriksaan penunjang lainnya sebelum mendapatkan rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan jika diperlukan.

Baca Juga  5 Makanan yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Hernina menegaskan bahwa jika dokter di FKTP menilai kondisi pasien membutuhkan perawatan lebih lanjut, maka pasien akan mendapatkan rujukan ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) sesuai dengan indikasi medis.

“144 penyakit ini tetap bisa dirujuk ke rumah sakit apabila kondisi pasien tergolong kronis atau melewati golden time standar,” jelasnya.

Ketua BPJS Watch Jawa Timur, Arief Supriyono, juga memberikan klarifikasi mengenai kasus pasien demam yang berpotensi kejang tetapi ditolak rumah sakit. Menurutnya, indikasi medis adalah wewenang dokter, bukan pasien.

“Seperti diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2014, dokter di IGD yang menentukan apakah pasien masuk dalam kondisi gawat darurat atau tidak,” tegas Arief.

Lebih lanjut, Arief berharap agar pemerintah memberikan ruang bagi Puskesmas untuk beroperasi selama 24 jam, sehingga pasien dapat memperoleh pelayanan kapan saja tanpa harus langsung ke rumah sakit.

Masyarakat tidak perlu khawatir, sebab BPJS Kesehatan tetap menjamin layanan kesehatan untuk 144 penyakit tersebut. Hanya saja, prosedurnya dimulai dari FKTP sebelum mendapat rujukan ke rumah sakit apabila diperlukan.

BPJS Kesehatan juga memastikan bahwa layanan kesehatan tetap berjalan optimal dengan peran dokter FKTP yang profesional sesuai dengan Standar Kompetensi Dokter Indonesia. Optimalisasi layanan di Puskesmas dan FKTP juga diharapkan dapat memberikan akses kesehatan yang lebih merata bagi seluruh peserta JKN.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sneakers Ace Nova The Only Yellow Kolaborasi Pintar

    Brodo Kolaborasi Pintar dengan Tolak Angin, dan Tahilalats Hadirkan Sneakers Kuning ‘Ace Nova The Only Yellow

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dalam dunia fashion, kejutan selalu menjadi bumbu yang menarik perhatian. Kali ini, dunia sneakers digemparkan oleh kolaborasi yang tidak biasa, tetapi justru terasa begitu brilian. Brodo, brand sepatu lokal yang terkenal dengan kualitas craftsmanship-nya, menggandeng Tolak Angin, merek jamu legendaris yang selalu menemani saat badan mulai ‘masuk angin’, serta Tahilalats, kreator webcomic dengan […]

  • Dedikasi Pahlawan Darah Kemanusiaan Sidoarjo

    Eks Sopir Truk Donor 130 Kali, Jadi Penjaga Stok Darah di HUT PMI ke-81 Sidoarjo

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Tubuh Slamet Kamaluddin (69) masih tampak bugar. Warga Desa Banjarkemantren, Kecamatan Buduran, Sidoarjo ini kembali menorehkan jejak kemanusiaan dengan mendonorkan darahnya yang ke-130 hingga September 2026. Pensiunan pengemudi truk LPG antar kota antar provinsi rute Tanjung Perak Surabaya–Denpasar tersebut, konsisten mendonasikan darahnya sejak berusia 27 tahun. Motivasi utamanya sangat sederhana, yakni menjaga […]

  • MAKI Jatim anti korupsi

    Sidoarjo Darurat Korupsi: MAKI Jatim Serukan Pilih Pemimpin Bersih di Pilkada 2024

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur (Jatim), menyerukan tagar Sidoarjo Darurat Korupsi. Di mana seruan ini merupakan 25 hari menuju Hari Anti Korupsi Sedunia Hakordia, yang jatuh pada tanggal 9 Desember 2024. Seruan Sidoarjo Darurat Korupsi ini disampaikan oleh Heru Satriyo, Ketua MAKI Jatim, di acara konferensi Persnya, di kafe Kopi […]

  • ketua DPRD Jatim sementara, Anik Maslachah

    Rapat Perubahan APBD 2024 DPRD Jatim Berjalan Meskipun AKD Belum Terbentuk

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Meskipun alat kelengkapan dewan belum terbentuk namun DPRD Jatim tetap menggelar rapat rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah ( APBD) Jawa Timur tahun 2024. Rapat itu digelar di ruang badan musyawarah DPRD Jatim dengan dipimpin ketua DPRD Jatim sementara, Anik Maslachah (27/9). Menurut Anik rapat ini merupakan tindak lanjut fari evaluasi […]

  • Jadwal Tayang Film Anak Kunti di Bioskop Surabaya Hari Ini

    Jadwal Pemutaran Film Anak Kunti di Bioskop Surabaya Hari Ini 24 Februari 2025

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – “Anak Kunti” menghadirkan atmosfer horor yang mencekam dengan sentuhan era 90-an yang kuat, membawa penonton ke Desa Wonoenggal yang menyimpan rahasia kelam. Di bawah arahan Bambang Drias, sang sutradara berhasil menciptakan suasana yang penuh teror dan memikat. Gisellma Firmansyah tampil memukau sebagai Sarah, seorang santriwati yang kembali ke desa untuk mencari tahu asal-usul […]

  • Disdik Sidoarjo

    Langkah Aksi Demo Masyarakat Sidoarjo Menuntut Transparansi Anggaran Pendidikan Rp1 Miliar

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Gelombang kekecewaan publik meletup di Kabupaten Sidoarjo, akibat bungkamnya pejabat pendidikan atas pengelolaan anggaran negara. Aksi massa besar-besaran pun siap mengepung kantor dinas setempat. Rencana unjuk rasa selama tiga hari berturut-turut pada 12–14 Oktober 2026 ini, dipicu oleh sikap tertutup oknum kepala sekolah. Proyek revitalisasi gedung, bersumber dari APBN menjadi sorotan utama. […]

expand_less