Ruang.co.id – Manchester United mencatat kemenangan prestisius saat bertandang ke Emirates Stadium pada Minggu sore. Tim asuhan Michael Carrick menumbangkan pemuncak klasemen Arsenal dengan skor 2-3 sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan tuan rumah di kandang pada musim ini. Kemenangan tersebut menjadi yang kedua secara beruntun bagi Carrick sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala. Hasil Arsenal vs MU ini juga menjaga momentum positif United di tengah persaingan ketat Premier League.
Tekanan Arsenal dan Gol Bunuh Diri Pembuka
Arsenal langsung menekan sejak menit awal. Bukayo Saka dan Declan Rice aktif mengeksploitasi sisi lapangan, memaksa lini belakang United bekerja keras. Casemiro tampil disiplin dalam meredam pergerakan Saka, sementara Luke Shaw membantu menjaga kedalaman pertahanan. Gol pembuka Arsenal hadir melalui situasi tidak menguntungkan bagi United. Saka mengirimkan umpan silang berbahaya ke dalam kotak penalti, dan bola akhirnya masuk ke gawang setelah mengenai Lisandro Martinez yang berada di bawah tekanan Jurrien Timber. Gol tersebut memperpanjang catatan impresif Arsenal setiap kali mencetak gol lebih dulu musim ini.
Bryan Mbeumo Manfaatkan Kesalahan Lawan
Manchester United merespons dengan cepat dan tidak kehilangan fokus. Bruno Fernandes sempat mendapatkan peluang, namun belum mampu memaksimalkannya. Kesalahan fatal kemudian dilakukan Martin Zubimendi di lini tengah. Bryan Mbeumo membaca situasi dengan baik, merebut bola, dan langsung menusuk ke area penalti. Ia melepaskan penyelesaian tenang melewati David Raya untuk menyamakan kedudukan. Gol tersebut menjadi gol ke-50 Mbeumo di Premier League, sekaligus menegaskan konsistensinya sejak bergabung pada bursa transfer musim panas.
Gol Spektakuler Dorgu Bikin Arsenal Tertekan.
Babak kedua baru berjalan beberapa menit ketika United membalikkan keadaan. Patrick Chinazaekpere Dorgu menerima umpan dari Bruno Fernandes di sisi kiri. Ia mengontrol bola dengan sempurna sebelum melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola menghantam mistar gawang sebelum bersarang ke dalam gawang Arsenal. Gol tersebut memicu keheningan di Emirates dan memberi kepercayaan diri besar bagi tim tamu. Arsenal terlihat goyah. Mikel Arteta merespons dengan empat pergantian pemain sekaligus demi meningkatkan intensitas serangan.
Arsenal Samakan Skor, Cunha Jadi Penentu
Arsenal terus menekan dan akhirnya menyamakan skor pada menit ke-84 melalui situasi sepak pojok. Bola liar di depan gawang dimanfaatkan Mikel Merino untuk mencetak gol meski mendapat tekanan ketat dari pemain United. Saat Arsenal mulai memburu gol kemenangan untuk menjaga jarak di puncak klasemen, Manchester United justru memberikan respons mematikan. Matheus Cunha, yang masuk sebagai pemain pengganti, membawa bola dari lini tengah dan menyerang langsung pertahanan Arsenal. Dari luar kotak penalti, ia melepaskan tembakan melengkung keras yang tidak mampu dijangkau David Raya. Gol tersebut memastikan kemenangan 3-2 bagi Manchester United dan membungkam publik Emirates.
Awal Positif Era Michael Carrick
Kemenangan ini menjadi pernyataan kuat dari Manchester United di bawah arahan Michael Carrick. Tim menunjukkan ketahanan mental, efektivitas serangan, dan kualitas individu di momen krusial. Selain mengakhiri rekor kandang Arsenal, hasil ini mempertegas potensi United untuk kembali bersaing di papan atas Premier League jika konsistensi dapat dijaga.
Susunan Pemain
Arsenal: Raya; Timber, Gabriel, Saliba, Hincapie (White 58); Odegaard (Merino 58), Zubimendi (Eze 58), Rice; Saka, Jesus (Gyokeres 58), Trossard (Madueke 75).
Kartu Kuning : Rice, Eze.
Gol: Martinez (og) 29, Merino 84.
Manchester United: Lammens; Dalot, Maguire, Martinez, Shaw; Casemiro, Mainoo; Amad (Mazraoui 88). Fernandes. Dorgu (Sesko 81); Mbeumo (Cunha 69).
Gol: Mbeumo 37, Dorgu 50, Cunha 87.

