Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Terkini » Grand Eastern Bantah Tudingan Alih Fungsi Sungai, Fokus Normalisasi dan Penataan Ulang Proyek Padel

Grand Eastern Bantah Tudingan Alih Fungsi Sungai, Fokus Normalisasi dan Penataan Ulang Proyek Padel

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Viral di media sosial, tudingan pembangunan lapangan padel di kawasan Grand Eastern yang disebut-sebut ‘memakan’ badan sungai akhirnya mendapat jawaban tegas dari pihak pengembang. Bukan sekadar klarifikasi, mereka justru membawa bukti teknis dan dokumen perizinan untuk meluruskan persepsi publik. Sebagai kawasan hunian yang sejak awal mengusung konsep ramah lingkungan, Grand Eastern menegaskan tidak pernah berniat melakukan ekspansi lahan ke area sempadan sungai. Justru, proyek yang sedang berjalan ini merupakan bagian dari upaya memperbaiki ekosistem tepi air yang selama ini terabaikan.

Di tengah hiruk-pikuk informasi yang simpang siur, Project Director Grand Eastern, Johan Prajitno, angkat bicara. Ia membuka data perizinan sekaligus memaparkan kondisi faktual di lapangan. Menurutnya, tuduhan bahwa proyek padel tersebut melahap area sungai adalah sesuatu yang tidak berdasar. Sebab, sebelum konstruksi dimulai, tim pengembang telah mengantongi izin mendalam dari Pemerintah Kota Surabaya. Bukan cuma sekadar izin formal, seluruh proses juga melalui kajian teknis yang melibatkan berbagai pihak. “Kami membangun plengsengan tepat di batas sertifikat lahan milik kami. Sama sekali tidak masuk ke area sungai,” tegas Johan di Surabaya, Rabu (11/2/2026).

Yang menarik dari pernyataan Johan adalah penjelasannya soal fungsi plengsengan yang selama ini disalahartikan oleh publik. Alih-alih mencaplok badan sungai, struktur beton yang dipasang di tepi lahan Grand Eastern justru dirancang untuk menahan erosi. Sebelum proyek ini dimulai, kondisi tepi sungai di lokasi tersebut merupakan lereng tanah alami yang setiap musim hujan rawan longsor. Akibatnya, material tanah terus terbawa arus dan mengendap di dasar sungai. Ironisnya, proses alamiah ini justru perlahan-lahan menyempitkan aliran air. Dengan dibangunnya plengsengan, longsor dapat dicegah dan sedimentasi berkurang. “Fakta di lapangan menunjukkan, setelah plengsengan dibuat, aliran air menjadi lebih lancar dan badan sungai di sisi lahan kami justru lebih lebar,” imbuhnya.

Baca Juga  Parkir Cuma Rp732! Kado Ultah Surabaya yang Kekinian, Murah & Cashless!

Tidak berhenti di situ, Grand Eastern juga membuka peta persoalan yang lebih besar. Johan menyebut bahwa penyempitan aliran sungai yang dikeluhkan warga selama ini sebenarnya terjadi di luar area tanggung jawab mereka. Titik kritis justru berada di lokasi lain, tepatnya pada area yang direncanakan untuk pembangunan jembatan. Hal ini sudah dikomunikasikan secara terbuka dalam rapat koordinasi bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya. Dengan kata lain, Grand Eastern justru menjadi pihak yang ikut membantu melancarkan aliran sungai, bukan penyebab tersumbatnya aliran air.

Namun demikian, pengembang perumahan di Surabaya Timur ini tidak menutup mata terhadap kesalahan teknis yang terjadi di proyek mereka. Salah satu yang menjadi sorotan adalah adanya pergeseran atap bangunan ke arah utara akibat kendala pengambilan titik bench mark (BM). Ini merupakan kesalahan prosedural yang secara terbuka diakui oleh manajemen Grand Eastern. Sikap mereka jelas: tidak lari dari tanggung jawab. “Saat muncul perhatian dari warga, tim kami sebenarnya tengah melakukan redesign untuk menggeser bangunan atap ke arah selatan,” jelas Johan. Proses perbaikan ini bukan pekerjaan sederhana. Karena struktur atap sudah terlanjur berdiri, pemindahan harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Pondasi perlu diperkuat ulang dan tiang penyangga dipindahkan satu per satu tanpa mengorbankan aspek keselamatan.

Komunikasi intensif pun terus dijalin dengan berbagai pemangku kepentingan. Grand Eastern tidak hanya berkoordinasi dengan DPRKPP Pemkot Surabaya, tetapi juga aktif menjalin dialog dengan pihak Kelurahan dan Kecamatan. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada gejolak sosial di masyarakat sekitar. Johan menegaskan, transparansi adalah kunci agar mispersepsi tidak terus berlarut-larut. “Kami berkomitmen penuh untuk patuh pada seluruh aturan pembangunan Pemerintah Kota Surabaya. Kami mohon waktu untuk menuntaskan penggeseran ini dan akan terus berkomunikasi guna mencegah mispersepsi lebih lanjut,” pungkasnya.

Baca Juga  Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini, 11 Ramadhan 1446 H Persiapan Sahur Sehat dan Ibadah Puasa yang Khusyuk

Dengan adanya klarifikasi ini, publik kini dapat melihat dua sisi dari kasus yang sempat memanas di media sosial. Di satu sisi, ada kegaduhan yang dipicu informasi tidak utuh. Di sisi lain, ada upaya serius dari pengembang untuk tidak hanya membela diri, tetapi juga memperbaiki ekosistem sungai dan menaati regulasi. Proyek padel Grand Eastern mungkin sempat dianggap sebagai duri dalam daging, namun fakta teknis menunjukkan bahwa yang dibangun bukanlah ancaman, melainkan solusi bagi lingkungan yang lebih tertata.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapan bayar fidyah puasa Ramadhan

    Kapan Harus Membayar Fidyah Puasa Ramadhan 2025? Panduan Lengkap dan Batas Waktu Pembayarannya

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Puasa Ramadhan 2025 semakin dekat! Bagi umat Muslim, bulan yang penuh berkah ini adalah waktu untuk menunaikan ibadah puasa dan meraih pahala. Tapi, bagaimana jika kita tidak bisa berpuasa karena alasan tertentu? Nah, di sinilah fidyah berperan sebagai pengganti puasa yang tertinggal. Tapi, pertanyaannya adalah: kapan bayar fidyah puasa Ramadhan 2025? Jangan khawatir, […]

  • iuran BPJS Kesehatan 2025

    Tahun Depan Naik! Cek Iuran BPJS Kesehatan 2025 untuk Kelas 1, 2, dan 3

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024, telah memutuskan untuk melakukan perubahan penting terkait tarif iuran BPJS Kesehatan yang berlaku mulai 2025. Salah satu perubahan utama adalah penggantian sistem pembagian kelas yang selama ini digunakan oleh peserta BPJS Kesehatan, yakni Kelas 1, 2, dan 3, dengan sistem Kelas Rawat Inap […]

  • Pelanggaran sewa lahan desa

    Gara-gara Tower BTS, Lahan Desa ‘Dibajak’ 11 Tahun: Pelanggaran Aturan Terbongkar!

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Pembangunan Tower Base Transceiver Station (BTS) di atas lahan Tanah Kas Desa (TKD) Kalisampurno, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo beberapa waktu sebelumnya, kini memasuki babak baru menjadi polemik di masyarakat. Komisi A DPRD Sidoarjo akhirnya turun tangan untuk mengkaji dugaan pelanggaran dalam proses sewa-menyewanya. Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, Rizza Ali Faizin menanggapi, yang […]

  • Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2024

    Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2024: Ajang Kompetisi dan Silaturahmi Jurnalis

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kejuaraan Bulutangkis Antar Media (KBAM) Zona Timur 2024 akan digelar pada 3-5 Desember di Gedung Olahraga (GOR) Suryanaga, Surabaya. Ajang ini kembali diadakan setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 dan menawarkan total hadiah menarik sebesar Rp 45 juta. Turnamen ini menjadi momen spesial bagi para jurnalis untuk bersilaturahmi sambil berkompetisi dalam semangat […]

  • Gerhana Bulan

    Dua Gerhana tahun 2024, Gerhana Bulan Penumbra dan Gerhana Matahari

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id– Ramadhan 2024 bakal penuh dengan momen luar biasa, termasuk fenomena astronomi yang jarang terjadi. Dua jenis gerhana, yaitu Gerhana Bulan Penumbra dan Gerhana Matahari Total, akan menghiasi langit, membawa nuansa khusus bagi umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa. Penasaran bagaimana gerhana ini akan berlangsung? Yuk, simak penjelasannya! Apa Itu Gerhana Bulan Penumbra dan […]

  • Kesenian Jawa Timur

    Reog Resmi Jadi Warisan Takbenda UNESCO, Kebanggaan Indonesia yang Mendunia!

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa yang nggak kenal Reog Ponorogo? Kesenian asal Jawa Timur ini udah lama jadi ikon budaya Indonesia. Dengan tarian yang megah, kostum keren, dan barong macan yang iconic, Reog nggak cuma memukau penonton lokal, tapi juga bikin dunia terpana. Dan akhirnya, kabar gembira itu datang: Reog resmi diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda […]

expand_less