Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Terkini » Grand Eastern Bantah Tudingan Alih Fungsi Sungai, Fokus Normalisasi dan Penataan Ulang Proyek Padel

Grand Eastern Bantah Tudingan Alih Fungsi Sungai, Fokus Normalisasi dan Penataan Ulang Proyek Padel

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Viral di media sosial, tudingan pembangunan lapangan padel di kawasan Grand Eastern yang disebut-sebut ‘memakan’ badan sungai akhirnya mendapat jawaban tegas dari pihak pengembang. Bukan sekadar klarifikasi, mereka justru membawa bukti teknis dan dokumen perizinan untuk meluruskan persepsi publik. Sebagai kawasan hunian yang sejak awal mengusung konsep ramah lingkungan, Grand Eastern menegaskan tidak pernah berniat melakukan ekspansi lahan ke area sempadan sungai. Justru, proyek yang sedang berjalan ini merupakan bagian dari upaya memperbaiki ekosistem tepi air yang selama ini terabaikan.

Di tengah hiruk-pikuk informasi yang simpang siur, Project Director Grand Eastern, Johan Prajitno, angkat bicara. Ia membuka data perizinan sekaligus memaparkan kondisi faktual di lapangan. Menurutnya, tuduhan bahwa proyek padel tersebut melahap area sungai adalah sesuatu yang tidak berdasar. Sebab, sebelum konstruksi dimulai, tim pengembang telah mengantongi izin mendalam dari Pemerintah Kota Surabaya. Bukan cuma sekadar izin formal, seluruh proses juga melalui kajian teknis yang melibatkan berbagai pihak. “Kami membangun plengsengan tepat di batas sertifikat lahan milik kami. Sama sekali tidak masuk ke area sungai,” tegas Johan di Surabaya, Rabu (11/2/2026).

Yang menarik dari pernyataan Johan adalah penjelasannya soal fungsi plengsengan yang selama ini disalahartikan oleh publik. Alih-alih mencaplok badan sungai, struktur beton yang dipasang di tepi lahan Grand Eastern justru dirancang untuk menahan erosi. Sebelum proyek ini dimulai, kondisi tepi sungai di lokasi tersebut merupakan lereng tanah alami yang setiap musim hujan rawan longsor. Akibatnya, material tanah terus terbawa arus dan mengendap di dasar sungai. Ironisnya, proses alamiah ini justru perlahan-lahan menyempitkan aliran air. Dengan dibangunnya plengsengan, longsor dapat dicegah dan sedimentasi berkurang. “Fakta di lapangan menunjukkan, setelah plengsengan dibuat, aliran air menjadi lebih lancar dan badan sungai di sisi lahan kami justru lebih lebar,” imbuhnya.

Baca Juga  Uniknya Pelihara Ikan Cupang

Tidak berhenti di situ, Grand Eastern juga membuka peta persoalan yang lebih besar. Johan menyebut bahwa penyempitan aliran sungai yang dikeluhkan warga selama ini sebenarnya terjadi di luar area tanggung jawab mereka. Titik kritis justru berada di lokasi lain, tepatnya pada area yang direncanakan untuk pembangunan jembatan. Hal ini sudah dikomunikasikan secara terbuka dalam rapat koordinasi bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya. Dengan kata lain, Grand Eastern justru menjadi pihak yang ikut membantu melancarkan aliran sungai, bukan penyebab tersumbatnya aliran air.

Namun demikian, pengembang perumahan di Surabaya Timur ini tidak menutup mata terhadap kesalahan teknis yang terjadi di proyek mereka. Salah satu yang menjadi sorotan adalah adanya pergeseran atap bangunan ke arah utara akibat kendala pengambilan titik bench mark (BM). Ini merupakan kesalahan prosedural yang secara terbuka diakui oleh manajemen Grand Eastern. Sikap mereka jelas: tidak lari dari tanggung jawab. “Saat muncul perhatian dari warga, tim kami sebenarnya tengah melakukan redesign untuk menggeser bangunan atap ke arah selatan,” jelas Johan. Proses perbaikan ini bukan pekerjaan sederhana. Karena struktur atap sudah terlanjur berdiri, pemindahan harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Pondasi perlu diperkuat ulang dan tiang penyangga dipindahkan satu per satu tanpa mengorbankan aspek keselamatan.

Komunikasi intensif pun terus dijalin dengan berbagai pemangku kepentingan. Grand Eastern tidak hanya berkoordinasi dengan DPRKPP Pemkot Surabaya, tetapi juga aktif menjalin dialog dengan pihak Kelurahan dan Kecamatan. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada gejolak sosial di masyarakat sekitar. Johan menegaskan, transparansi adalah kunci agar mispersepsi tidak terus berlarut-larut. “Kami berkomitmen penuh untuk patuh pada seluruh aturan pembangunan Pemerintah Kota Surabaya. Kami mohon waktu untuk menuntaskan penggeseran ini dan akan terus berkomunikasi guna mencegah mispersepsi lebih lanjut,” pungkasnya.

Baca Juga  Choi Daniel Guncang Running Man! Rating Debutnya Tembus 2,7%, Netizen 'Ini Anggota Terbaik Sejak Kwang Soo!'

Dengan adanya klarifikasi ini, publik kini dapat melihat dua sisi dari kasus yang sempat memanas di media sosial. Di satu sisi, ada kegaduhan yang dipicu informasi tidak utuh. Di sisi lain, ada upaya serius dari pengembang untuk tidak hanya membela diri, tetapi juga memperbaiki ekosistem sungai dan menaati regulasi. Proyek padel Grand Eastern mungkin sempat dianggap sebagai duri dalam daging, namun fakta teknis menunjukkan bahwa yang dibangun bukanlah ancaman, melainkan solusi bagi lingkungan yang lebih tertata.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak Miras Ilegal Sarirogo

    Sidak Darurat Miras Ilegal Sarirogo Bocor! Ini Ultimatum Tegas GP Ansor Kepada Pemkab Sidoarjo 

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Puluhan anggota GP Ansor dan Banser mendatangi outlet miras ilegal di Desa Sarirogo, Selasa malam (28/7/2026), namun saat di lokasi mendapati toko terkunci rapat. Outlet “Pendekar Bottle” di Ruko Citra City Residence mendadak tutup saat inspeksi. Dipastikan informasi rencana penggrebekan bocor. Massa menduduki area depan, memastikan tidak ada aktivitas tersembunyi. Ketua PC […]

  • Aplikasi pemantau pasiebln gagal ginjal

    Aplikasi Pemantau Pasien Gagal Ginjal Kronis, Kolaborasi ITS

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ciptakan inovasi teknologi aplikasi pemantau pasien gagal ginjal pada bidang kesehatan. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus mengembangkan kolaborasi dengan menggandeng Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA). Pengembangan terobosan aplikasi Sahabat CAPD, sebuah solusi cerdas untuk memudahkan dokter dalam melakukan pemantauan pasien gagal ginjal kronis yang menjalani terapi Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD). Ketua […]

  • Pertanahan Surabaya II

    Peletakan Batu Pertama Kantor Pertanahan Surabaya II Wujudkan Layanan Prima dan Layanan Inovatif

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kantor Pertanahan Kota Surabaya II, terus berinovasi dan mendekatkan diri pada Masyarakat dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor baru dan peluncuran layanan inovatif Lamprima Surya (Layanan Mandiri Prioritas Utama Surabaya Dua) di Jalan Medokan Ayu Selatan, Surabaya. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk perwakilan dari Pemerintah Kota Surabaya […]

  • Hari Nasional I Love You

    14 Oktober Diperingati sebagai “Hari Nasional I Love You”, Mau Tahu Alasannya?

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sudah tahukah kamu bahwa tanggal 14 Oktober diperingati sebagai “Hari Nasional I Love You”? Dalam era digital yang semakin terhubung, ekspresi kasih sayang seringkali menjadi hal yang mudah terlupakan dalam kesibukan sehari-hari. Namun, ada satu tanggal yang memiliki potensi besar untuk menjadi pengingat akan pentingnya mengungkapkan perasaan cinta yaitu pada setiap tanggal […]

  • Apa Itu Skin Barrier? Ini Cara Menjaganya Agar Tetap Sehat dan Glowing

    Apa Itu Skin Barrier? Ini Cara Menjaganya Agar Tetap Sehat dan Glowing

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Setiap orang ingin punya kulit sehat, glowing, dan bebas masalah. Tapi tahukah kamu bahwa kunci utama kulit sehat bukan hanya skincare mahal atau rutinitas 10 langkah ala Korea, tetapi juga kondisi skin barrier yang kuat? Skin barrier adalah tameng pertahanan utama kulit yang berfungsi melindungi dari polusi, bakteri, hingga dehidrasi. Saat skin barrier […]

  • Laporan APBD Jatim 2024

    APBD Jatim 2024 Tembus Rp35 Triliun, Gubernur Khofifah Buka Kartu di DPRD

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Setelah berhasil meraih WTP (wajar tanpa pengecualian dari BPK RI beberapa waktu lalu. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali membeberkan rincian penggunaan keuangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jatim Tahun Anggaran 2024, dalam Rapat Paripurna DPRD Jatim yang dipimpin Blegur Prijanggono dari Fraksi Partai Golkar, (7/5) Gubernur menguraikan rincian penggunaan keuangan […]

expand_less