Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Pendidikan » Mengenal Kesenian Tradisional Nusa Tenggara Barat

Mengenal Kesenian Tradisional Nusa Tenggara Barat

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Nusa Tenggara Barat (NTB), salah satu bagian Indonesia timur yang indah. NTB menyimpan kekayaan kesenian tradisional budaya yang begitu beragam, salah satunya adalah kesenian tradisionalnya. Tarian, musik, dan seni pertunjukan lainnya menjadi cerminan dari kehidupan masyarakat NTB yang kaya akan sejarah dan adat istiadat.

Fungsi kesenian tradisional dalam kehidupan masyarakat NTB sangatlah penting. Kesenian tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk menyampaikan pesan moral, nilai-nilai agama, dan sejarah suatu daerah. Selain itu, kesenian tradisional juga berperan penting dalam melestarikan identitas budaya dan mempererat tali silaturahmi antar masyarakat.

Setiap tarian dan musik memiliki makna dan filosofi tersendiri yang sudah menjadi warisan secara turun-temurun.

Seni Tari

Nusa Tenggara Barat menyimpan kekayaan budaya yang begitu kaya, salah satunya tercermin dalam ragam tarian tradisionalnya. Tari Gandrung Lombok dan Tari Batu Nganga, misalnya, merupakan dua tarian yang berasal dari wilayah yang sama namun memiliki karakteristik yang sangat berbeda. Gerakannya yang lembut dan ekspresif, menggambarkan keindahan alam dan kehidupan masyarakat Lombok. Tari ini memiliki asal-usul yang terkait dengan ritual pertanian dan kesuburan.

Sebaliknya, Tari Batu Nganga menampilkan gerakan yang lebih energik, mencerminkan semangat juang dan kegagahan para pahlawan. Kedua tarian ini menjadi bukti kekayaan budaya NTB yang terus lestari hingga kini.

Seni Musik Tradisional

Selain tari, seni musik juga sangat beragam di sini. Gendang beleq, serunai, dan gong gede terbuat dari bahan-bahan alami yang ada di sekitar lingkungan. Musik gendang beleq terbuat dari kayu dan kulit hewan, serunai terbuat dari bambu, sedangkan gong gede terbuat dari perunggu.

Proses pembuatan instrumen-instrumen ini membutuhkan keahlian dan keterampilan khusus dari generasi secara turun-temurun.

Seni Tari Gandrung Lombok NTB

Seni Tari Gandrung Lombok NTB (sumber: pinterest/IDN Times NTB

Kerajinan Tangan

Masyarakat NTB juga sangat mahir membuat kerajinan tangan khas mereka. Songket Sasak dan anyaman ketak merupakan dua warisan budaya Nusa Tenggara Barat yang kaya akan keindahan dan makna. Songket Sasak, dengan motif-motifnya yang khas dan warna-warni yang mencolok, mencerminkan kehalusan tangan penenun dan kekayaan imajinasi masyarakat Sasak. Proses pembuatannya ditenun secara manual menggunakan alat tenun tradisional.

Baca Juga  Webinar Nasional ARJUNU dan RJI Bentengi Website Jurnal dari Serangan Judol

Sementara itu, anyaman ketak, yang terbuat dari serat tanaman ketak, memiliki tekstur yang kuat dan pola yang unik, menjadikannya sebuah karya seni yang fungsional dan estetis. Anyaman ketak dibuat dengan cara merajut serat ketak menjadi berbagai bentuk. Setiap helai benang dan setiap simpul pada anyaman ketak mengandung makna simbolis dan filosofi hidup masyarakat Sasak.

Wayang Kulit Sasak

Teater tradisional Lombok dengan cerita heroik Amir Hamzah. Wayang kulit Sasak memiliki ciri khas tersendiri daripada wayang kulit dari daerah lain, baik dari segi bentuk wayang, cerita, maupun musik pengiringnya.

Cerita-cerita dalam wayang kulit Sasak umumnya diambil dari kisah-kisah lokal dan cerita rakyat Sasak, yang dipadukan dengan unsur-unsur Islam. Wayang-wayang kulit yang terbuat dari kulit sapi ini diukir dengan sangat detail dan memiliki ekspresi wajah yang khas.

Peresean

Seni bela diri tradisional Lombok yang menampilkan pertarungan dengan tongkat dan perisai. Dua pesilat, yang disebut pepadu, akan saling berhadapan dengan membawa pencak dan pelepah enau.

Lebih dari sekadar pertandingan fisik, peresean merupakan cerminan dari nilai-nilai luhur masyarakat Sasak, seperti keberanian, ketangguhan, sportivitas, dan persaudaraan.

Tradisi Bau Nyale

Kesenian tradisional ntb Bau Nyale

Bau Nyale (sumber: pinterest/justgoindonesia)

Bau nyale berasal dari bahasa Sasak yang berarti “menangkap cacing laut”. Tradisi ini berkaitan dengan legenda putri Mandalika yang memilih terjun ke laut untuk menghindari perjodohan yang tidak ia inginkan. Tubuhnya kemudian berubah menjadi ribuan cacing laut kecil yang terkenal sebagai nyale.

Bau Nyale merupakan tradisi tahunan yang unik di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Perayaannya setiap bulan kesepuluh dalam kalender Sasak, biasanya jatuh pada bulan Februari atau Maret. Bagi masyarakat Sasak, nyale dianggap sebagai simbol kesuburan dan kehidupan. Tradisi bau nyale menjadi momen untuk mempersembahkan doa dan harapan kepada para leluhur dan dewa-dewa agar diberikan berkah dalam pertanian dan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Tim ITB Juara GEC 2024, Dorong Solusi Infrastruktur Berkelanjutan

Ritual pertama yaitu dengan upacara adat yang melibatkan doa dan sesaji. Setelah itu, masyarakat akan berbondong-bondong menuju pantai untuk menangkap nyale. Mereka menggunakan alat-alat sederhana seperti saringan atau tangan kosong untuk mengumpulkan cacing-cacing laut tersebut.

Kemudian nyale dapat menjadi berbagai makanan tradisional, seperti sate nyale, pepes nyale, dan rempeyek nyale. Selain itu, masyarakat memiliki kepercayaan nyale berkhasiat untuk kesehatan dan sebagai pengobatan tradisional.

 

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beasiswa Sidoarjo

    Dinsos Sidoarjo Tebang Pilih Larang Anak Jurnalis Terima Beasiswa Pendidikan, Ini Alasannya

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sidoarjo R. Martha Wara Kusuma, memastikan 500 mahasiswa penerima beasiswa 2026, berasal dari keluarga tidak mampu berstatus buruh serabutan, sementara anak jurnalis dan pekerja swasta resmi dicoret dari daftar penerima. Kebijakan diskriminatif ini terungkap saat rapat dengar pendapat antara Dinsos Sidoarjo dengan Komisi D DPRD Sidoarjo, sepekan menjelang […]

  • Jennie rilis lagu terbaru berjudul ZEN

    Jennie BLACKPINK Gebrak Dunia Musik dengan Lagu ZEN yang Bikin Nagih dan Penuh Makna!

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Siapa yang tidak kenal dengan Jennie BLACKPINK? Idol K-pop yang satu ini memang selalu berhasil mencuri perhatian dengan karya-karyanya yang luar biasa. Baru-baru ini, Jennie kembali menggemparkan dunia musik dengan merilis lagu terbarunya yang berjudul ‘ZEN’. Lagu ini pun langsung viral dan menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar. Dirilis pada tanggal 25 Januari […]

  • Bayi menangis menirukan aksesn ibu mereka

    Fakta Menarik Bayi Menangis dengan Aksen yang Mirip Bahasa Ibu Mereka

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Saat mendengar tangisan bayi, seringkali kita berpikir bahwa mereka hanya mengekspresikan rasa lapar, ketidaknyamanan, atau kelelahan. Namun, penelitian menunjukkan bahwa bayi juga dapat menangis dengan intonasi yang mirip dengan aksen bahasa ibu mereka! Ini adalah fenomena menarik yang mengungkap bagaimana bahasa memengaruhi perkembangan komunikasi sejak usia dini. Memahami bahwa bayi bisa mengekspresikan […]

  • Pemain AC Milan Merayakan Kemenangan atas Torino 2-3. (Pho : Official AC Milan)

    AC Milan Bangkit dan Taklukkan Torino 2-3: Pulisic Jadi Pahlawan di Turin

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – AC Milan menunjukkan mental juara ketika mereka membalikkan keadaan dan menang 2-3 atas Torino pada pekan ke-14 Serie A. Meski tertinggal 2-0 dalam 20 menit, Rossoneri bangkit lewat gol Adrien Rabiot dan dua gol Christian Pulisic yang tampil brilian dari bangku cadangan. Pertandingan panas di Turin ini menghadirkan drama sejak menit awal. Torino […]

  • Mat Mochtar, Ketua Posko Relawan Gotong Royong Jawa Timur

    Mat Mochtar: Khofifah Indar Parawansa Dinilai Layak Pimpin Jawa Timur Dua Periode

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 2Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Ketua Posko Relawan Gotong Royong Jawa Timur, Mat Mochtar, menegaskan bahwa Khofifah Indar Parawansa, bakal calon gubernur Jawa Timur, adalah sosok pemimpin yang sangat dicintai oleh masyarakat. Mat Mochtar, yang berasal dari Madura, menyatakan Khofifah merupakan figur yang paling tepat untuk melanjutkan kepemimpinannya di Jawa Timur selama dua periode. “Bu Khofifah telah […]

  • Stasiun pengisian kendaraan listrik DPRD Jatim

    Sekretariat DPRD Jatim Sediakan Charging EV Untuk Kendaraan Listrik

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Timur turut mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya mendukung transportasi yang lebih ramah lingkungan. Wujud dorongab itu adalah dengan menyediakan fasilitas Electric Vehicle (EV) Charging Station di dalam lingkungan Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura Nomor 1 Surabaya. Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Timur, M Ali Kuncoro, mengatakan, fasilitas […]

expand_less