Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Pendidikan » Mengenal Kesenian Tradisional Nusa Tenggara Barat

Mengenal Kesenian Tradisional Nusa Tenggara Barat

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Nusa Tenggara Barat (NTB), salah satu bagian Indonesia timur yang indah. NTB menyimpan kekayaan kesenian tradisional budaya yang begitu beragam, salah satunya adalah kesenian tradisionalnya. Tarian, musik, dan seni pertunjukan lainnya menjadi cerminan dari kehidupan masyarakat NTB yang kaya akan sejarah dan adat istiadat.

Fungsi kesenian tradisional dalam kehidupan masyarakat NTB sangatlah penting. Kesenian tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk menyampaikan pesan moral, nilai-nilai agama, dan sejarah suatu daerah. Selain itu, kesenian tradisional juga berperan penting dalam melestarikan identitas budaya dan mempererat tali silaturahmi antar masyarakat.

Setiap tarian dan musik memiliki makna dan filosofi tersendiri yang sudah menjadi warisan secara turun-temurun.

Seni Tari

Nusa Tenggara Barat menyimpan kekayaan budaya yang begitu kaya, salah satunya tercermin dalam ragam tarian tradisionalnya. Tari Gandrung Lombok dan Tari Batu Nganga, misalnya, merupakan dua tarian yang berasal dari wilayah yang sama namun memiliki karakteristik yang sangat berbeda. Gerakannya yang lembut dan ekspresif, menggambarkan keindahan alam dan kehidupan masyarakat Lombok. Tari ini memiliki asal-usul yang terkait dengan ritual pertanian dan kesuburan.

Sebaliknya, Tari Batu Nganga menampilkan gerakan yang lebih energik, mencerminkan semangat juang dan kegagahan para pahlawan. Kedua tarian ini menjadi bukti kekayaan budaya NTB yang terus lestari hingga kini.

Seni Musik Tradisional

Selain tari, seni musik juga sangat beragam di sini. Gendang beleq, serunai, dan gong gede terbuat dari bahan-bahan alami yang ada di sekitar lingkungan. Musik gendang beleq terbuat dari kayu dan kulit hewan, serunai terbuat dari bambu, sedangkan gong gede terbuat dari perunggu.

Proses pembuatan instrumen-instrumen ini membutuhkan keahlian dan keterampilan khusus dari generasi secara turun-temurun.

Seni Tari Gandrung Lombok NTB

Seni Tari Gandrung Lombok NTB (sumber: pinterest/IDN Times NTB

Kerajinan Tangan

Masyarakat NTB juga sangat mahir membuat kerajinan tangan khas mereka. Songket Sasak dan anyaman ketak merupakan dua warisan budaya Nusa Tenggara Barat yang kaya akan keindahan dan makna. Songket Sasak, dengan motif-motifnya yang khas dan warna-warni yang mencolok, mencerminkan kehalusan tangan penenun dan kekayaan imajinasi masyarakat Sasak. Proses pembuatannya ditenun secara manual menggunakan alat tenun tradisional.

Baca Juga  Tiga Prodi Kesehatan Unusa Kantongi Hibah Penguatan PTS, Pacu Daya Saing Lulusan

Sementara itu, anyaman ketak, yang terbuat dari serat tanaman ketak, memiliki tekstur yang kuat dan pola yang unik, menjadikannya sebuah karya seni yang fungsional dan estetis. Anyaman ketak dibuat dengan cara merajut serat ketak menjadi berbagai bentuk. Setiap helai benang dan setiap simpul pada anyaman ketak mengandung makna simbolis dan filosofi hidup masyarakat Sasak.

Wayang Kulit Sasak

Teater tradisional Lombok dengan cerita heroik Amir Hamzah. Wayang kulit Sasak memiliki ciri khas tersendiri daripada wayang kulit dari daerah lain, baik dari segi bentuk wayang, cerita, maupun musik pengiringnya.

Cerita-cerita dalam wayang kulit Sasak umumnya diambil dari kisah-kisah lokal dan cerita rakyat Sasak, yang dipadukan dengan unsur-unsur Islam. Wayang-wayang kulit yang terbuat dari kulit sapi ini diukir dengan sangat detail dan memiliki ekspresi wajah yang khas.

Peresean

Seni bela diri tradisional Lombok yang menampilkan pertarungan dengan tongkat dan perisai. Dua pesilat, yang disebut pepadu, akan saling berhadapan dengan membawa pencak dan pelepah enau.

Lebih dari sekadar pertandingan fisik, peresean merupakan cerminan dari nilai-nilai luhur masyarakat Sasak, seperti keberanian, ketangguhan, sportivitas, dan persaudaraan.

Tradisi Bau Nyale

Kesenian tradisional ntb Bau Nyale

Bau Nyale (sumber: pinterest/justgoindonesia)

Bau nyale berasal dari bahasa Sasak yang berarti “menangkap cacing laut”. Tradisi ini berkaitan dengan legenda putri Mandalika yang memilih terjun ke laut untuk menghindari perjodohan yang tidak ia inginkan. Tubuhnya kemudian berubah menjadi ribuan cacing laut kecil yang terkenal sebagai nyale.

Bau Nyale merupakan tradisi tahunan yang unik di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Perayaannya setiap bulan kesepuluh dalam kalender Sasak, biasanya jatuh pada bulan Februari atau Maret. Bagi masyarakat Sasak, nyale dianggap sebagai simbol kesuburan dan kehidupan. Tradisi bau nyale menjadi momen untuk mempersembahkan doa dan harapan kepada para leluhur dan dewa-dewa agar diberikan berkah dalam pertanian dan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Sevima Luncurkan Tiga Fitur Pembelajaran Berbasis AI Untuk Gen-Z di Perguruan Tinggi

Ritual pertama yaitu dengan upacara adat yang melibatkan doa dan sesaji. Setelah itu, masyarakat akan berbondong-bondong menuju pantai untuk menangkap nyale. Mereka menggunakan alat-alat sederhana seperti saringan atau tangan kosong untuk mengumpulkan cacing-cacing laut tersebut.

Kemudian nyale dapat menjadi berbagai makanan tradisional, seperti sate nyale, pepes nyale, dan rempeyek nyale. Selain itu, masyarakat memiliki kepercayaan nyale berkhasiat untuk kesehatan dan sebagai pengobatan tradisional.

 

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Makanan Pedas Internasional

    Rayakan Hari Makanan Pedas Internasional, Tantang Lidahmu dengan Kuliner Pedas dari Seluruh Dunia!

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Siapa bilang makanan pedas hanya soal rasa sakit di lidah? Bagi para pecinta pedas, sensasi terbakar yang muncul saat menyantap makanan pedas adalah kenikmatan tersendiri. Nah, untuk merayakan para pecinta pedas di seluruh dunia, setiap tahun diperingati Hari Makanan Pedas Internasional. Ya! Setiap 16 Januari, dunia merayakan Hari Makanan Pedas Internasional. Apa […]

  • Pemain Persebaya ketika berlaga melawan Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo. (Dok. Official Persebaya)

    Persebaya Kalahkan MU Meski Bermain 10 Orang: Bukti Mental Baja Bajol Ijo

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Semua Bonek selalu antusias saat Derby Suramadu digelar. Pertandingan antara Persebaya dan Madura United ini nggak pernah mengecewakan, dan laga pekan ke-29 Liga 1 2024/2025 di Gelora Bung Tomo, Surabaya, benar-benar membuktikan itu. Bajol Ijo tampil penuh semangat dan disiplin meski hanya bermain dengan 10 orang sejak babak pertama. Tapi inilah yang bikin […]

  • film The Riders

    Brad Pitt dan Edward Berger Garap ‘The Riders’ Misteri Keluarga yang Mengguncang Eropa!

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Penggemar sinema bersiap-siap! Kabar terbaru mengonfirmasi bahwa Brad Pitt akan memimpin pemeran dalam film adaptasi novel The Riders karya Tim Winton. Proyek ini digarap oleh sutradara pemenang nominasi Oscar, Edward Berger, yang sebelumnya sukses dengan All Quiet on the Western Front dan Conclave. Film ini didukung oleh A24, studio independen yang dikenal dengan […]

  • Kejurcab ORADO Sidoarjo

    Tancap Gas! Federasi ORADO Sidoarjo akan Selenggarakan Kejurcab dan Perketat Pengawasan Turnamen Domino

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi ORADO Sidoarjo, bakal menggelar Kejurcab Domino di Sidoarjo. Kejuaraan pertama daerah ini, mengikuti kebijakan baru dari pengurus pusat, melalui sistem pengawasan pertandingan ketat, untuk menjaga integritas olahraga strategi tersebut pada 15 Maret 2026 mendatang.   Sidoarjo, Ruang.co.id – Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kabupaten Sidoarjo, tancap gas menyelenggarakan Kejuaraan […]

  • PMII Kawal Hak Rakyat Sidoarjo

    Aksi PMII Tolak Raperda Perubahan Anggaran Sidoarjo Mengguncang Paripurna Demi Kesejahteraan Rakyat

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Suasana rapat paripurna DPRD Sidoarjo yang semula kondusif diwarnai sedikit canda tawa, mendadak berubah tegang hening sejenak pada Kamis (17/9/2026). Pandangan mata seisi penghuni paripurna, tertuju pada belasan mahasiswa PC PMII Sidoarjo, yang tiba – tiba menyela agenda jelang penandatanganan persetujuan Raperda Perubahan APBD 2026. Aksi interupsi mahasiswa tersebut, dilakukan dengan menyerahkan […]

  • Tambahan anggaran DPRD Jatim 2025

    Lima Komisi DPRD Jatim Usulkan Tambahan Anggaran untuk APBD 2025

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Lima komisi DPRD Jawa Timur mengajukan tambahan anggaran pada sejumlah pos APBD 2025 melalui Rapat Paripurna, Kamis (14/11). Setiap komisi mempresentasikan rincian alokasi anggaran tambahan sesuai kebutuhan di masing-masing bidang. Usulan tambahan anggaran ini mencakup peningkatan dana untuk sektor hukum, pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan rakyat demi menunjang berbagai program prioritas di Provinsi […]

expand_less