Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Pendidikan » Sejarah Awal Mula Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

Sejarah Awal Mula Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Kedatangan bangsa Barat ke Indonesia dipicu oleh pencarian rempah-rempah yang sangat berharga di Eropa serta keinginan untuk menemukan jalur perdagangan baru setelah kejatuhan Konstantinopel tahun 1453.

Motivasi utama mereka dikenal sebagai “Gold, Glory, and Gospel”—mencari kekayaan, kejayaan, dan menyebarkan agama Kristen.

Portugis merupakan kedatangan bangsa Barat pertama yang tiba di Indonesia. Pada tahun 1511, mereka menaklukkan Malaka di bawah pimpinan Alfonso de Albuquerque dan menjalin hubungan dagang dengan kerajaan di Maluku, sumber utama rempah-rempah.

Kemudian Spanyol datang setelah Portugis, berusaha bersaing di Maluku pada tahun 1521. Namun, persaingan ini diselesaikan melalui Perjanjian Saragosa (1529), yang membagi wilayah kekuasaan di Asia antara Portugis dan Spanyol.

Masa Kedatangan Belanda di Indonesia, Penjajah Terlama

Setelah Spanyol, Belanda tiba di Indonesia pada tahun 1596 di bawah pimpinan Cornelis de Houtman. Belanda adalah negara yang paling lama menjajah Indonesia.

Penjajahan Belanda di Indonesia berlangsung selama sekitar 350 tahun, dimulai pada abad ke-17 dan berakhir pada tahun 1949.

Mereka kemudian mendirikan VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) pada tahun 1602. Inilah yang berhasil menggusur Portugis dan mendirikan pusat kekuasaan di Batavia pada 1619, memulai era panjang kolonialisme di Nusantara.

VOC menerapkan sistem monopoli yang ketat. Mereka memaksa pedagang Indonesia untuk menjual rempah-rempah mereka secara eksklusif kepada perusahaan dengan harga yang telah ditentukan. Praktik ini memastikan keuntungan besar bagi VOC, sementara pada saat yang sama membuat masyarakat setempat miskin.

Selama masa penjajahan ini, Belanda menguasai sebagian besar wilayah Indonesia dan menjalankan sistem kolonial yang berdampak besar pada kehidupan masyarakat Indonesia.

Baca Juga  Unair naik 308 di Dunia, Rilis Terbaru QS World University Rankings 2025
  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benarkah Pria Lebih Romantis daripada Perempuan

    Benarkah Pria Lebih Romantis daripada Perempuan? Fakta yang Mengejutkan!

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ketika berbicara tentang romantisme, kebanyakan orang cenderung menganggap bahwa perempuan lebih unggul dalam hal ini. Namun, penelitian justru menunjukkan sebaliknya! Faktanya, pria ternyata lebih romantis daripada perempuan. Kok bisa? Mari kita telusuri lebih dalam! Penelitian Menunjukkan: Pria Lebih Percaya pada Romantisme Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 1989 mengembangkan skala keyakinan romantis yang […]

  • Ketua HNSI Lamongan Keamanan Pemilu 2024

    Ketua HNSI Lamongan Apresiasi Polri: Jamin Kamtibmas Pemilu 2024 dan Nataru 2025 Aman

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Ruang Mujiono
    • 0Komentar

    Lamongan, Ruang.co.id – Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Lamongan, H. Sukri Sulatin, memberikan apresiasi tinggi kepada Polri atas kinerja profesional mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sepanjang tahun 2024. Dedikasi ini dianggap sebagai faktor kunci dalam memastikan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), dan momentum Natal-Tahun Baru (Nataru) berjalan […]

  • Status Validasi SKTP 2025

    Status Validasi SKTP 2025 Dipertanyakan Guru: Penjelasan Lengkap dan Solusi Praktis

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Banyak guru di Indonesia sedang mempertanyakan status validasi SKTP 2025. Mengapa status validasi mereka masih belum valid? Mengapa informasi rekening di Info GTK masih kosong? Artikel ini akan memberikan penjelasan lengkap, penyebab, dan solusi praktis untuk mengatasi kebingungan tersebut. 1. Proses Validasi SKTP 2025 Masih Tahap Uji Coba Menurut informasi resmi dari info.gtk.dikdasmen.go.id, […]

  • pengamanan mudik Lebaran 2026

    Personel Siaga dan Layanan 110, Polri Pastikan Mudik 2026 Aman dan Responsif

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, Ruang.co.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan 161.000 personel gabungan dalam Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik Lebaran, sekaligus mengaktifkan layanan darurat 110 sebagai garda terdepan respons cepat bagi masyarakat. Langkah ini diambil untuk memastikan perjalanan mudik 1447 Hijriah berlangsung aman, lancar, dan bebas dari gangguan keamanan. Pengerahan ribuan personel tersebut akan […]

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember

    ITS Sambut 2.211 Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2024, Vokasi Banyak Diminati

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) (sambut) menerima sebanyak 2.211 calon mahasiswa baru dari hasil Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) tahun 2024 berdasakan pengumuman secara resmi dari Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BPPP) tepat pukul 15.00, Kamis (13/6). Dari hasil seleksi tersebut, rata-rata keketatan untuk tiap program studi (prodi) di ITS mencapai 10,99 persen. Kepala […]

  • PKKMB Unusa 2026

    Rektor Unusa Buka PKKMB 2026 Tekankan Kerja Keras Soft Skill dan Adab

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya resmi memulai rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru tahun 2026. Momen tersebut ditandai langsung oleh kehadiran Rektor Unusa, Prof. Tri Yogi Yuwono, yang memberikan penekanan kuat pada tiga bekal utama: kerja keras, soft skill, dan adab. Acara pembukaan berlangsung di Kampus B Unusa pada Senin (31/8). PKKMB kali […]

expand_less