Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Pendidikan » Pro-Kontra Alat Kontrasepsi untuk Remaja, BKKBN Jatim Berikan Edukasi di UMSIDA

Pro-Kontra Alat Kontrasepsi untuk Remaja, BKKBN Jatim Berikan Edukasi di UMSIDA

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 Tahun 2024 tentang pelaksanaan Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan menimbulkan polemik di masyarakat. Salah satu poin kontroversial dalam peraturan tersebut adalah penyediaan alat kontrasepsi bagi pelajar. Untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai kebijakan ini, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, MM, memberikan kuliah umum kepada 250 mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA).

Kuliah umum ini dihadiri mahasiswa dari berbagai program studi, seperti Kebidanan, Fisioterapi, Manajemen Informasi Kesehatan, dan Teknologi Laboratorium Medis, serta 23 dosen dan tenaga pendidikan.

Dekan Fakultas Kesehatan UMSIDA, Evi Rinata, S.ST., M.Keb., menyatakan bahwa kebijakan penyediaan alat kontrasepsi bagi pelajar perlu ditinjau kembali. Ia khawatir kebijakan ini akan menimbulkan kesalahpahaman dan disalahgunakan oleh remaja.

“Kami mengundang BKKBN untuk menjelaskan lebih lanjut agar tidak ada kesalahpahaman terkait kebijakan ini. Kami berharap penjelasan ini dapat meluruskan pandangan masyarakat,” jelas Evi dalam sambutannya pada acara yang digelar Rabu (16/10/2024) di Aula Mas Mansyur, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, MM, dalam pemaparannya mengingatkan bahwa peraturan ini telah mendapatkan sorotan dari Komisi IX DPR RI. “Perlu hati-hati dalam menafsirkan pasal ini, agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat,” jelas Ernawati.

Ernawati juga menyebutkan bahwa angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi, mencapai 189 per 100.000 kelahiran hidup, sedangkan angka kematian bayi mencapai 13 per 1.000 kelahiran hidup. Angka stunting di Jawa Timur juga masih menjadi perhatian dengan angka 17,7 persen pada tahun 2023. Untuk menurunkan angka ini, ketersediaan alat kontrasepsi dan edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja sangat penting.

Baca Juga  Kericuhan Open House Idul Fitri di Grahadi Surabaya! Ribuan Warga Berebut Bingkisan

Menurut PP No. 28 Tahun 2024, penyediaan alat kontrasepsi bagi pelajar termasuk dalam pelayanan kesehatan reproduksi yang mencakup deteksi dini, pengobatan, rehabilitasi, konseling, dan penyediaan alat kontrasepsi. Ernawati menekankan bahwa program kontrasepsi bagi remaja hanya ditujukan kepada mereka yang sudah masuk dalam kategori Pasangan Usia Subur (PUS).

Lebih lanjut, Ernawati menjelaskan bahwa BKKBN memiliki program edukasi kesehatan reproduksi melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) serta Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R). Program ini bertujuan memberikan edukasi kepada remaja dan keluarganya tentang kesehatan reproduksi yang benar.

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wanita Independen bisa jadi lebih manja

    Mengenal Sisi Lain Wanita Independen, Ternyata Bisa Lebih Manja dan Butuh Perhatian

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Ketika mendengar istilah “wanita independen,” apa yang terlintas di benakmu? Karir cemerlang, kepribadian kuat, dan kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri? Semua itu benar, tapi tahukah kamu bahwa di balik kemandirian tersebut, wanita independen juga punya sisi manja dan membutuhkan perhatian? Stereotip yang sering melekat pada wanita mandiri adalah bahwa mereka […]

  • TPS Surabaya Pacu Kinerja Logistik: Arus Peti Kemas Internasional Melonjak di Awal 2025

    TPS Surabaya Pacu Kinerja Logistik: Arus Peti Kemas Internasional Melonjak di Awal 2025

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali membuktikan eksistensinya sebagai salah satu pelabuhan tersibuk di Indonesia dengan mencatatkan pertumbuhan arus peti kemas sebesar 1,4% year-on-year (yoy) pada periode Januari-April 2025. Volume peti kemas yang ditangani mencapai 498.727 TEUs, melampaui capaian periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 491.994 TEUs. Data ini dirilis pada Jum’at (23/5/2025) […]

  • Autogate Bandara Juanda pelayanan imigrasi modern

    Autogate Juanda Resmi Beroperasi, Era Baru Kemudahan Imigrasi Dimulai

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Kabar baik datang dari Bandara Internasional Juanda! Mulai Kamis (16/1), fasilitas canggih autogate di Terminal 2 resmi beroperasi. Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono bersama Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andriyanto, meninjau langsung uji coba autogate pada Rabu (15/1). Kehadiran teknologi ini menjadi bukti nyata upaya peningkatan pelayanan bagi […]

  • Advokat Achmad Shodiq

    Advokat Achmad Shodiq Laporkan Penyidik ke Propam Polda Jatim Terkait Sengketa Lahan dengan Yayasan Pondok Kasih Surabaya

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Advokat Achmad Shodiq dari Palenggahan Hukum Nusantara Law Firm baru-baru ini melaporkan tindakan penyidik Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jatim ke Direktorat Pengamanan dan Penegakan Hukum Internal (Dit Paminal) Propam dan Wakil Siddik Kepala Seksi (Wasidik) Polda Jatim. Laporan ini terkait pemanggilan dirinya untuk menindaklanjuti laporan Hana Amalia Vandayani dari Yayasan Pondok Kasih […]

  • SMSI Surabaya

    Jurnalis Tak Cuma Mengejar Berita, SMSI Surabaya Buktikan Peduli Sesama di Bulan Ramadan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah menjadi momen yang berbeda bagi pengurus dan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Surabaya. Jika tahun-tahun sebelumnya mereka mengundang pengurus yayasan dan anak panti asuhan untuk berbuka puasa bersama, tahun ini para jurnalis justru turun langsung ke lokasi. Mereka berkunjung ke dua panti asuhan di kawasan Surabaya […]

  • Kesalahan fatal saat traveling

    Ngaku Jago Traveling? 3 Jebakan Ini Sering Bikin Liburanmu Gagal Total!

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Kita semua pernah mengalami momen liburan yang ternyata jauh dari ekspektasi. Tanpa disadari, kesalahan sepele seperti overpacking atau itinerary terlalu ambisius bisa mengubah petualangan impian menjadi mimpi buruk. Yuk, kupas tuntas jebakan traveling yang sering diabaikan, plus solusi praktisnya! Jebakan Packing: Bawa Semua Barang, Tapi Nggak Pernah Dipakai Pernah membuka koper di hari […]

expand_less