Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Politik » LIRA Jatim Tegaskan Netralitas di Pilkada: Siap Gugat Pencemaran Nama Baik

LIRA Jatim Tegaskan Netralitas di Pilkada: Siap Gugat Pencemaran Nama Baik

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Timur dan DPD Rumah Aspirasi Rakyat – Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sidoarjo, telah mendeklarasikan Pilkada Damai 2024, di ruang pertemuan Rumah Makan Joyo, Komplek Taman Pinang, Sidoarjo, Rabu siang (20/11).

Deklarasi Pilkada damai 2024 oleh LIRA ini untuk mewujudkan Pilkada Bersih, Jujur, Adil, dan Demokratis. Dengan tugas komitmennya : “Awasi, Kawal, dan Laporkan Dugaan Pelanggaran Pilkada 2024 Jaga Netralitas Untuk Pilkada yang Berintegritas”.

Dalam deklarasinya, LIRA Jatim dan LIRA Sidoarjo, serta Brigade (Barusan Garis Depan) LIRA Jatim, menegaskan tidak ada dukung mendukung ke salah satu pasangan calon (paslon) apapun dan secara kelembagaan LIRA bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada di Jatim, khususnya di Pilkada Sidoarjo.

“LIRA tidak pernah ada dukung mendukung Paslon manapun di Pilkada Jatim, silahkan kalau secara pribadi personal untuk ikut dukung mendukung tapi dilarang memakai nama organisasi dan atribut LIRA untuk dibawa kepentingan tertentu,” tegas H.M. Zuhdy Ahmadi,SH., Gubernur LIRA Jatim.

Penegasan tersebut dinyatakannya, lantaran ada pihak kelompok tertentu yang sudah mendeklarasikan diri dan menyatakan sikap untuk dukung mendukung pada salah satu paslon kepala daerah di Pilkada Sidoarjo, yang mengatasnamakan LIRA beberapa waktu lalu dalam masa kampanye Pilkada Sidoarjo

Pernyataan itu ditegaskannya kepada awak media dengan didampingi Bupati LIRA Sidoarjo, Mohammad Helmi dan Nanang Romi beserta pengurus LIRA Sidoarjo.

Gubernur LIRA Jatim M. Zuhdy mengatakan, “Perlu kami jelaskan dan tegaskan, yang mendukung ke salah satu Paslon Bupati Wakil Bupati Sidoarjo beberapa waktu lalu yang mengatasnamakan LIRA itu tidak benar. Kami tegaskan juga, LIRA dari dulu ya satu ya LIRA ini tidak ada yang lainnya. LIRA tidak mendukung Paslon manapun, ” tandas Zuhdy.

Baca Juga  PKB Akan Tentukan Cagub Jatim Menjelang Pendaftaran ke KPU

“Organisasi kami LIRA memiliki legalitas hukum, AHU dan perizinan lengkap dan dipertanggungjawabkan hukum. LSM mereka apa juga punya AHU LIRA?,” tukasnya.

Lalu LIRA yang manakah yang dimaksudkannya? Zuhdy mengatakan, “Itu LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), LIRA bukan LSM, karena dari sejarahnya, LIRA dibentuk oleh Kementerian Dalam Negeri sejak didirikannya. Supaya masyarakat jadi tahu LIRA yang sebenarnya dari dulu,” tandasnya lagi.

Kepada Ruang.co.id. Zuhdy yang mengaku bergabung LIRA sejak tahun 2005 dan mengetahui persis sejarah dan benang merahnya. Ia menceritakan bahwa memang LIRA didirikan oleh 5 orang tokoh besar nasional, salah satunya Jusuf Rizal. Namun dalam perkembangannya Jusuf Rizal menjabat sebagai Presiden LIRA yang pertama dan kedua, serta memaksa ingin menjabat yang ketiga kalinya, ditolak oleh empat pendiri lainnya dan dan pengurus DPP lain saat itu, sesuai ketentuan aturan organisasi.

Karena tidak puas dan keinginannya dengan berbagai cara ingin menguasai LIRA gagal, lalu Yusuf Rizal mendirikan LSM tersebut, tapi ada perbedaan dari Logo LIRA yang satu kesatuan dalam bingkai garis persegi empat.

Dijelaskan Zuhdy lagi, sejak tahun 2016 LIRA mengantongi surat putusan dari Menteri Hukum dan HAM dengan nomor AHU – 0032287.AH 01.07.tahun 2016, tentang pengesahan pendirian badan hukum perkumpulan Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) dan susunan organisasi perkumpulannya yang didalamnya sebagai Presiden LIRA saat itu terdapat nama Olivia Elvira.

Serta pengesahan pembaruan AHU di kepengurusan selanjutnya di tahun 2022, dengan nomor AHU-0001931.AH.01.08.tahun 2022 yang didalamnya Presiden LIRA dijabat oleh Andi Syafrani. Serta mengantongi sertifikat hak paten merk LIRA yang ada lambang Padi dari Kementerian Hukum dan HAM RI sejak tahun 2016.

Ada informasi yang berhembus, LIRA yang mengantongi AHU akan secepatnya bersih – bersih menggugat hukum LSM yang dimaksudkannya dengan nama dan tulisan yang sama serta gambar logo yang hampir sama.

Baca Juga  Mampukah Risma - Gus Hans Memutus Catatan Buruk PDIP di Pilgub Jatim?

Lantaran LSM tersebut dianggap perbuatannya meresahkan dan mencemarkan serta merugikan nama baik organisasi LIRA, khususnya bersih – berdih akan diawali dari Jatim.

Kepada Ruang.co.id., Zuhdy mengatakan, “Ya memang rencana itu ada, kita fokus dulu mengawal Pilkada dengan netralitas kita agar terwujud Pilkada yang sehat, aman, damai dan sukses. Kita pikirkan langkah itu nanti setelah Pilkada kita akan koordinasikan dengan Presiden beserta pengurus DPP LIRA,” pungkasnya. (DIN)

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keistimewaan Malam Nisfu Sya'ban

    Keistimewaan Malam Nisfu Sya’ban Mengungkap Rahasia Keutamaan yang Tak Diketahui

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Ruang Sely
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Malam Nisfu Sya’ban, yang jatuh pada pertengahan bulan Sya’ban, merupakan waktu yang sangat dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Bagi banyak orang, malam ini lebih dari sekadar pertanda peralihan menuju bulan Ramadhan, tetapi juga waktu yang penuh dengan keberkahan dan keistimewaan. Dalam video yang diunggah oleh Miftahul Jannah TV, Ustadz Adi Hidayat […]

  • Hujan tangis Pengadilan Tipikor

    Hujan Tangis Penyesalan Terdakwa Korupsi Desa Entalsewu Kasus CSR Abu – Abu Mengguncang Tipikor Surabaya

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Tangis pecah di ruang Cakra Pengadilan Tipikor Surabaya. Air mata empat dari tujuh terdakwa, jatuh berderai saat membacakan nota pembelaan (pledoi) dari buah tangannya. “Maafkan saya yang mulia majelis hakim, semua ini demi desa,, bukan untuk kepentingan pribadi,” ucapnya lirih, membuat suasana sidang hening penuh penyesalan. Kasus bermula dari SK Kepala Desa […]

  • Monumen Tugu Pahlawan Surabaya

    Sejarah Monumen Tugu Pahlawan Simbol Kepahlawanan Warga Surabaya

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Tugu Pahlawan, monumen ikonik yang terletak di jantung Kota Surabaya, Jawa Timur, berdiri megah sebagai saksi bisu perjuangan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan. Dibangun untuk mengenang para pahlawan yang gugur dalam Pertempuran 10 November 1945, tugu ini menjadi simbol semangat juang dan pengorbanan yang tak ternilai. Pertempuran 10 November 1945 merupakan salah […]

  • Gerakan KeBAIKan Subandi

    Jumat Berkah: Subandi Kunjungi Lansia Miskin di Sidoarjo dan Berbagi KeBAIKan

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Herminingsih (74), tidak menyangka kediamannya dikunjungi Cabup (Calon Bupati) Sidoarjo H. Subandi,SH ,M.Kn., Jumat siang (15/11). Ibu lansia janda cukup lama ditinggal mati suaminya, hidup dengan dua anak laki – laki, sebagai keluarga miskin, yang tinggal di lingkungan RT. 003/ RW. 001 Kelurahan Magersari, Kota Sidoarjo. Di rumah petak dengan ukuran 2 meter […]

  • Dengke Naniura

    Dengke Naniura: Sashimi Batak yang Menggoda Lidah, dari Ritual Adat hingga Tren TikTok

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Ruang Teja
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di balik pesona Danau Toba, tersimpan sebuah khazanah kuliner Batak yang memikat: Dengke Naniura. Hidangan ikan mentah yang “dimasak” dengan jeruk jungga dan rempah ini kerap dijuluki sashimi-nya orang Batak. Tak sekadar sajian lezat, Dengke Naniura adalah warisan budaya yang kini mencuri perhatian berkat viralnya di platform seperti TikTok. Apa yang membuat kuliner […]

  • Jadwal tayang Woodwalkers

    Jadwal Tayang Film Woodwalkers di Bioskop Surabaya Hari Ini! Cek Selengkapnya!

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Woodwalkers bercerita tentang Carag, seorang remaja istimewa yang ternyata adalah seorang Woodwalker, makhluk yang bisa berubah wujud menjadi hewan. Carag memilih puma sebagai wujud hewannya. Karena penasaran dengan dunia manusia, Carag meninggalkan hutan dan memulai kehidupan baru sebagai manusia biasa. Di sekolah barunya, ia bertemu teman-teman Woodwalker lainnya, seperti Brandon si serigala dan […]

expand_less