Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Peristiwa » Protes Warga dan Ulama Menggema: Tolak Proyek Reklamasi SWL

Protes Warga dan Ulama Menggema: Tolak Proyek Reklamasi SWL

  • account_circle Ruang M Andik
  • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Ratusan warga bersama Aliansi Ulama dan Tokoh Jawa Timur bersatu dalam aksi damai yang berlangsung di Jembatan Suroboyo, Rabu (08/01/2025). Gelombang penolakan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Surabaya Waterfront Land (SWL) semakin menguat. Mereka mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera membatalkan proyek tersebut yang dinilai merugikan masyarakat pesisir.

Jembatan Suroboyo, ikon megah kota Surabaya, menjadi saksi bisu perjuangan warga yang menggugat proyek reklamasi SWL. Aksi yang berjalan tertib dan mendapatkan pengamanan ketat dari pihak kepolisian ini diwarnai spanduk dan bendera yang menyuarakan aspirasi masyarakat.

Warga dan ulama menyoroti berbagai dampak negatif dari proyek ini, termasuk ancaman terhadap mata pencaharian nelayan dan kerusakan lingkungan pesisir Kenjeran. Suasana penuh solidaritas terlihat jelas ketika para peserta aksi menyampaikan penolakan mereka.

Rahmat Mahmudi, perwakilan dari Aliansi Ulama dan Tokoh Jawa Timur, menyampaikan dengan tegas bahwa proyek ini membawa konsekuensi besar, baik sosial maupun lingkungan. “Proyek ini menimbulkan dampak yang signifikan, baik secara sosial maupun lingkungan, dan perlu dikaji ulang dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat,” ujar Rahmat dalam orasinya.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses pembangunan dan mendesak pemerintah untuk lebih peka terhadap keresahan masyarakat. “Kami meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mendengarkan suara rakyat dan segera mengambil sikap untuk membatalkan proyek ini,” imbuhnya.

Penolakan proyek SWL tak lepas dari keresahan masyarakat pesisir, terutama nelayan Kenjeran, yang bergantung pada hasil laut sebagai sumber utama penghidupan. Proyek reklamasi dikhawatirkan akan memutus akses nelayan ke laut serta merusak ekosistem yang menjadi penopang kehidupan mereka.

Selain itu, warga juga menyoroti minimnya transparansi dalam perencanaan proyek ini, yang dianggap tidak melibatkan partisipasi publik secara memadai. Kekhawatiran akan hilangnya lahan produktif dan ekosistem pesisir yang rusak menjadi alasan kuat bagi warga untuk terus memperjuangkan penolakan terhadap proyek ini.

Baca Juga  Banjir Rendam Rumah Warga Warugunung, Luapan Sungai Brantas Picu Kerugian Besar

Aksi damai ini mencerminkan kepedulian mendalam masyarakat terhadap masa depan lingkungan dan kesejahteraan sosial. Hingga berita ini diturunkan, pemerintah pusat belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan warga dan ulama.

Masyarakat berharap, melalui aksi ini, pemerintah dapat lebih memperhatikan dampak sosial dan lingkungan dari setiap keputusan besar yang diambil. “Ini adalah ujian bagi pemerintah untuk membuktikan keberpihakannya pada rakyat dan lingkungan,” tutup Rahmat Mahmudi penuh harap.

  • Penulis: Ruang M Andik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seleksi Petugas Haji 2025

    Seleksi Petugas Haji 2025, Profesionalisme Tanpa Titipan

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Mochammad Irfan Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Irfan, menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan haji terbaik bagi jemaah pada 1446H/2025M. Hal tersebut disampaikan saat membuka Seleksi Tahap II Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Kamis (5/12/2024). “Penyelenggaraan haji yang aman, nyaman, […]

  • Stabilitas harga cabai Ramadhan 2026

    APCI Kabupaten Kediri Berkomitmen Dukung Stabilitas Harga Cabai Selama Ramadhan 2026

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Kediri, Ruang.co.id – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H/2026, Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri mengambil langkah strategis dengan menyatakan komitmennya untuk mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas harga cabai di pasaran. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menekan lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang dan selama bulan puasa. Pasalnya, komoditas cabai […]

  • Mencari Pasangan yang Sepadan

    5 Alasan Kenapa Harus Mencari Pasangan yang Sepadan

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Konsep pasangan yang sepadan seringkali diidealkan dalam masyarakat. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan “sepadan”? Secara sederhana, pasangan yang sepadan adalah dua individu yang memiliki keserasian dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari nilai-nilai, tujuan, hingga gaya hidup. Konsep ini begitu penting karena keserasian dalam hubungan dapat menjadi fondasi yang kuat untuk membangun […]

  • Regulasi sound horeg

    Anggota komisi A Dorong Regulasi Sound Horeg Solusi Atasi Dampak Bising yang Merugikan

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Perkara sound horeg yang membuat banyak kerugian di masyarakat dan dikharamkan oleh Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Jawa Timur ditanggapi serius anggota komisi A DPRD Jatim, Ahmad Iwan Zunaih. Menurutnya, pemerintah provinsi harus membuat regulasi untuk membatasi penggunaan sound horeg pada perayaan-perayaan di daerah-daerah. “Sebagai anggota komisi A yang mbidangi masalah hulum dan […]

  • KPPU Investigasi Dugaan Monopoli Avtur

    KPPU Investigasi Dugaan Monopoli Avtur oleh Pertamina Patra Niaga di Bandara

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Jakarta, Ruang.co.id – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) resmi memulai penyelidikan terkait dugaan monopoli dan penguasaan pasar oleh PT Pertamina Patra Niaga dalam penyediaan avtur di bandara Indonesia. Tindakan ini diduga menghalangi pelaku usaha lain untuk bersaing di pasar avtur, dengan cara menolak penawaran kerja sama atau hanya melakukan penjualan kepada afiliasi tertentu. Penyelidikan ini […]

  • Tambahan anggaran DPRD Jatim 2025

    Lima Komisi DPRD Jatim Usulkan Tambahan Anggaran untuk APBD 2025

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Lima komisi DPRD Jawa Timur mengajukan tambahan anggaran pada sejumlah pos APBD 2025 melalui Rapat Paripurna, Kamis (14/11). Setiap komisi mempresentasikan rincian alokasi anggaran tambahan sesuai kebutuhan di masing-masing bidang. Usulan tambahan anggaran ini mencakup peningkatan dana untuk sektor hukum, pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan rakyat demi menunjang berbagai program prioritas di Provinsi […]

expand_less