Aji Santoso Ungkap Penyebab De Red FC Kalah 1-3 dari Persipura
- account_circle Ruang Wawan
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Pemain de Red FC berjibaku saat Melawan Pemain Persipura. (Pho: official de Red)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruang.co.id – Pelatih De Red FC Aji Santoso menyoroti faktor mentalitas dan kepanikan pemain setelah timnya kalah 1-3 dari Persipura Jayapura pada pekan keempat Grup Timur Pegadaian Championship 2026/2027.
Pertandingan De Red FC vs Persipura berlangsung di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jumat malam. Kekalahan tersebut terasa semakin mengecewakan karena De Red FC sempat unggul lebih dulu ketika Persipura harus bermain dengan 10 pemain.
De Red FC membuka keunggulan pada menit ke-47 melalui Moch Supriadi. Gol tersebut lahir setelah Supriadi memanfaatkan umpan Fahd Alchoir.
Situasi sebenarnya menguntungkan De Red FC karena Persipura sudah kehilangan satu pemain. Lazarus Sinim menerima kartu merah setelah wasit melakukan peninjauan melalui VAR.
Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. Persipura mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-57 sebelum berbalik unggul hanya tiga menit berselang.
Aji Santoso menilai situasi tersebut menunjukkan masih adanya persoalan ketenangan dalam permainan De Red FC. Setelah lawan mencetak gol, para pemain dinilai justru kehilangan fokus.
“Ketika lawan bisa mencetak gol, kembali lagi panik, kurang tenang. Sehingga peluang yang seharusnya kami mendapatkan poin akhirnya kehilangan,” kata Aji dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Aji Santoso Soroti Mentalitas Pemain De Red FC
Menurut Aji, gol-gol Persipura tidak terlepas dari kesalahan lini belakang De Red FC. Kondisi itu membuat tim gagal mempertahankan keunggulan meski memiliki keuntungan jumlah pemain.
Pelatih asal Indonesia tersebut juga menilai permainan De Red FC secara keseluruhan belum menunjukkan performa yang diharapkan. Beberapa situasi dalam pertandingan menjadi catatan yang perlu segera diperbaiki.
Aji secara khusus menyoroti mentalitas pemain ketika menghadapi lawan yang memiliki pengalaman lebih banyak dalam pertandingan kompetitif.
“Ini yang harus kami evaluasi masalah mentalitas anak-anak. Lawan tim yang berpengalaman seperti Persipura, mereka masih kurang smart,” ujar Aji.
Evaluasi tersebut menjadi penting bagi De Red FC agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi pada pertandingan berikutnya. Terlebih, tim sempat berada dalam posisi yang menguntungkan setelah unggul dan menghadapi lawan dengan 10 pemain.
Supriadi Kecewa De Red FC Gagal Raih Poin
Sementara itu, Moch Supriadi mengaku kecewa dengan hasil pertandingan. Pemain asal Surabaya tersebut menjadi pencetak satu-satunya gol De Red FC dalam laga melawan Persipura.
Supriadi menyebut seluruh pemain, pelatih, dan ofisial merasakan kekecewaan karena De Red FC sebenarnya memiliki kesempatan untuk mengamankan poin.
“Semua pemain mungkin kita bakal evaluasi lebih lagi untuk pertandingan berikutnya,” kata Supriadi.
Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi De Red FC, terutama dalam menjaga konsentrasi setelah mencetak gol dan ketika menghadapi tekanan dari lawan.
- Penulis: Ruang Wawan

