Fakta Menarik dan Pentingnya Menjaga Kesehatan Tiroid yang Sering Diabaikan

penyakit tiroid
Ilustrasi kelenjar tiroid berbentuk kupu-kupu dan tips menjaga kesehatan tiroid. Foto:@Freepik.com
Ruang Sely
Ruang Sely
Print PDF

Ruang.co.idKelenjar tiroid mungkin kecil, tapi perannya sangat besar dalam menjaga kesehatan tubuh kita. Berbentuk seperti kupu-kupu, kelenjar ini terletak di bagian depan leher dan bertanggung jawab memproduksi hormon tiroid—tiroksin (T4) dan triiodothyronine (T3). Hormon-hormon ini mengatur metabolisme tubuh, produksi energi, dan bahkan memengaruhi suasana hati. Namun, banyak orang sering mengabaikan kesehatan tiroid hingga muncul masalah serius.

Apa Itu Tiroid dan Mengapa Penting?

Tiroid adalah kelenjar kecil yang bekerja keras untuk menjaga keseimbangan tubuh. Hormon yang dihasilkannya memengaruhi hampir setiap sel, jaringan, dan organ. Mulai dari mengatur detak jantung, suhu tubuh, hingga berat badan, tiroid memastikan semuanya berjalan lancar. Namun, ketika tiroid tidak berfungsi dengan baik, dampaknya bisa sangat luas.

Hipertiroidisme: Ketika Tiroid Terlalu Aktif

Hipertiroidisme terjadi ketika kelenjar tiroid memproduksi hormon secara berlebihan. Kondisi ini bisa menyebabkan gejala seperti:

  • Detak jantung cepat atau tidak teratur
  • Penurunan berat badan tanpa alasan jelas
  • Mudah gugup atau tersinggung
  • Keringat berlebihan dan intoleransi terhadap panas

Hipotiroidisme: Ketika Tiroid Kurang Aktif

Sebaliknya, hipotiroidisme terjadi ketika tiroid tidak menghasilkan cukup hormon. Gejalanya meliputi:

  • Kelelahan yang terus-menerus
  • Pertambahan berat badan tanpa sebab
  • Depresi atau suasana hati yang buruk
  • Kulit dan rambut kering

Penyebab dan Faktor Risiko Gangguan Tiroid

Gangguan tiroid bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari genetik hingga gaya hidup. Berikut beberapa penyebab utamanya:

  1. Genetik: Riwayat keluarga dengan penyakit tiroid meningkatkan risiko Anda.
  2. Kekurangan Nutrisi: Kurangnya yodium, selenium, atau seng dalam diet dapat mengganggu fungsi tiroid.
  3. Kondisi Autoimun: Penyakit seperti Hashimoto dan Graves sering dikaitkan dengan gangguan tiroid.
  4. Stres Kronis: Stres yang berkepanjangan dapat mengacaukan keseimbangan hormon, termasuk hormon tiroid.
  5. Lingkungan: Paparan polutan dan racun kimia juga bisa memengaruhi kesehatan tiroid.
Baca Juga  5 Penyebab Peserta Gagal Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP & Cara Menghindarinya

Tips Praktis untuk Menjaga Kesehatan Tiroid

Menjaga kesehatan tiroid tidaklah sulit jika Anda tahu caranya. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:

1. Pemeriksaan Rutin

Deteksi dini adalah kunci. Lakukan tes darah secara berkala untuk memeriksa kadar TSH, T3, dan T4.

2. Diet Seimbang

Konsumsi makanan kaya yodium seperti garam beryodium dan seafood. Jangan lupa selenium dari kacang-kacangan dan biji-bijian, serta seng dari daging dan biji labu.

3. Olahraga Teratur

Aktivitas fisik membantu menjaga metabolisme dan keseimbangan hormon.

4. Kelola Stres

Meditasi, yoga, atau sekadar menghabiskan waktu untuk relaksasi bisa membantu mengurangi dampak stres pada tiroid.

5. Hindari Racun Lingkungan

Kurangi paparan bahan kimia berbahaya dengan memilih produk alami dan menjaga kebersihan lingkungan.

Gejala awal bisa bervariasi, tetapi umumnya meliputi kelelahan, perubahan berat badan, dan suasana hati yang tidak stabil.

Ya, dengan diagnosis yang tepat dan pengobatan yang konsisten, gangguan tiroid bisa dikelola dengan baik.

Tidak, penyakit tiroid tidak menular. Ini adalah kondisi yang dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan.

Tes darah adalah cara paling akurat untuk mendiagnosis gangguan tiroid. Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan.

Makanan kaya yodium (seafood, garam beryodium), selenium (kacang Brazil, biji bunga matahari), dan seng (daging, biji labu) sangat baik untuk tiroid.