Gebrakan Olahraga Domino Sidoarjo Menepis Stigma Menuju Prestasi Dunia

Domino Sidoarjo
Pengprov ORADO Jatim resmi beri mandat Sidoarjo sabet prestasi olahraga domino, hapus stigma negatif melalui UU Keolahragaan. Foto: Istimewa
Ruang Nurudin
Ruang Nurudin
Print PDF

Sidoarjo, Ruang.co.id – Langkah berani Pengprov ORADO (Olahraga Domino) Jawa Timur menerbitkan mandat resmi bagi Kabupaten Sidoarjo, menjadi tonggak sejarah transformasi permainan rakyat domino menjadi olahraga prestasi yang heroik dan mencerahkan.

Sejarah baru bakal terukir dari salah satu cabang olahraga KONI (Komite Nasional Indonesia) ini, tercipta di bumi Jenggolo. Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO), secara resmi menunjuk Sdr. Yonathan Toar Sangari sebagai nakhoda Pengurus Cabang (Pengcab) ORADO Kabupaten Sidoarjo melalui SK Nomor 013/SK-PP/ORADO/JATIM/01/2026.

Keputusan vital ini bukan cuma urusan administratif keorganisasian, melainkan sebuah gerakan pembebasan domino dari belenggu stigma negatif menuju panggung kehormatan olahraga otak (mind sport).

“Mandat ini adalah amanah suci untuk membuktikan bahwa domino di Sidoarjo kini telah naik kelas menjadi cabang olahraga profesional,” tegas Mahenda Abdillah Kamil, S.Stat., Ketua Umum Pengprov ORADO Jawa Timur dalam pernyataan resminya.

Penunjukan Sidoarjo sebagai pionir di Jawa Timur didasari alasan strategis yang tajam. Sebagai wilayah penyangga utama dengan budaya cangkrukan yang kuat, Sidoarjo bakal memiliki ribuan “atlet alami” di warung-warung kopi, yang kini siap dibina secara normatif sesuai Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Yonathan Toar Sangari, selaku penerima mandat, memikul tanggung jawab besar membentuk struktur hingga tingkat kecamatan yang disebut “Gardu“.

Langkah ini memastikan pembinaan atlet tidak hanya berpusat di kota, tetapi merambah ke akar rumput demi menjaring bakat-bakat terpendam, dari kalangan pekerja industri hingga para pensiunan yang memiliki ketajaman strategi luar biasa.

Menariknya, ORADO Sidoarjo membidik potensi besar dari kalangan remaja dan pelajar. Dengan standarisasi permainan yang disiplin, domino diproyeksikan masuk ke ranah pendidikan sebagai cabang olahraga yang mengasah logika matematika dan statistik. Peluang ini membuka pintu bagi siswa, untuk meraih prestasi melalui jalur akademik yang sah di masa depan.

Baca Juga  Semangat Kejuaraan “Kabaddi” Membakar Arena Pelajar Sidoarjo 2025

“Kami akan segera bergerak cepat melakukan konsolidasi organisasi untuk membentuk kepengurusan yang solid di seluruh wilayah kecamatan Sidoarjo,” ujar Yonathan dengan semangat berkobar saat menerima mandat tersebut.

Legalitas ORADO kini tidak terbantahkan karena telah mengantongi SK Pengesahan Badan Hukum dari Kemenkumham RI. Dengan masa bakti 2026-2030, kepengurusan Sidoarjo memiliki waktu yang cukup, untuk menyulap stigma judi menjadi kebanggaan daerah. Kini saatnya Sidoarjo membuktikan diri, sebagai motor penggerak kebangkitan olahraga domino di Indonesia.