Breaking News
light_mode
Senin, 10 Agustus 2026
Beranda » Lifestyle » Menggoyangkan Kaki Saat Duduk: Kebiasaan Biasa atau Tanda Sesuatu?

Menggoyangkan Kaki Saat Duduk: Kebiasaan Biasa atau Tanda Sesuatu?

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Pernahkah kamu mengamati seseorang yang duduk dengan kaki yang terus bergerak, menggoyangkan ke atas dan ke bawah tanpa henti? Atau mungkin kamu sendiri yang memiliki kebiasaan ini? Menggoyangkan kaki saat duduk, yang sering disebut sebagai myokymia atau gelisah kaki, adalah hal yang umum dan dialami oleh banyak orang.

Kebiasaan ini mungkin terlihat sepele, namun ternyata memiliki beberapa alasan yang menarik untuk ditelusuri.

Penyebab Menggoyangkan Kaki Saat Duduk

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kebiasaan menggoyangkan kaki saat duduk, baik dari segi psikologis maupun kesehatan.

Dari segi psikologis, hal ini biasa terjadi karena kebiasaan, kepribadian yang energik, dan bisa juga karena menjadi cara untuk melepaskan ketegangan

Berikut beberapa alasan dari segi kesehatan, antara lain:

  • Sindrom kaki gelisah (Restless Leg Syndrome – RLS). RLS adalah kondisi medis yang menyebabkan sensasi tidak nyaman pada kaki, terutama saat istirahat. Ini adalah gangguan neurologis yang menyebabkan sensasi tidak nyaman pada kaki dan keinginan yang kuat untuk menggerakkannya, biasanya pada malam hari atau saat istirahat.
  • Gangguan kecemasan. Menggoyangkan kaki bisa menjadi gejala dari gangguan kecemasan, seperti kecemasan umum atau kecemasan sosial.
  • Kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan sensasi tidak nyaman pada kaki yang mirip dengan RLS.
  • Efek samping obat. Beberapa obat, seperti antidepresan dan stimulan, dapat menyebabkan efek samping berupa gelisah kaki.
  • Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, menggoyangkan kaki bisa menjadi tanda dari kondisi medis lain, seperti diabetes, penyakit Parkinson, atau multiple sclerosis.

Dampak Kebiasaan Menggoyangkan Kaki

Kebiasaan menggoyangkan kaki umumnya tidak berbahaya. Namun, dalam beberapa kasus, hal ini dapat mengganggu orang disekitar apabila digoyangkan dengan keras, dapat menimbulkan nyeri, dan juga dapat memperparah gejala RLS.

Jika kamu ingin mengurangi kebiasaan menggoyangkan kaki, cobalah untuk segera alihkan dengan bergerak lain atau konsultasikan dengan dokter.

Dokter akan mendiagnosis penyebab kebiasaan menggoyangkan kaki kamu dan merekomendasikan pengobatan yang tepat, seperti terapi perilaku, obat-obatan, atau perubahan gaya hidup. (R4)

 

  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • makanan picu penuaan dini

    Makanan Penyebab Penuaan Dini, Nomor 4 Paling Sering Dikonsumsi!

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Wajah tiba-tiba terlihat lebih tua? Kulit terasa lebih kendur, muncul garis-garis halus, dan kehilangan kecerahan? Jangan langsung menyalahkan usia atau polusi, karena penyebab utamanya bisa saja ada di piring makanmu! Apa yang dikonsumsi sehari-hari ternyata berperan besar dalam mempercepat atau memperlambat penuaan kulit. Beberapa makanan bisa merusak kolagen, meningkatkan radikal bebas, dan menyebabkan […]

  • Amalan Bulan Syaban

    Bulan Syaban! Keutamaan, Amalan Sunnah, dan Ibadah yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Bulan Syaban merupakan bulan yang sangat penting dalam kalender Islam, penuh dengan berkah dan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sebagai bulan yang terletak antara bulan Rajab dan Ramadan, Syaban memberikan umat Islam peluang besar untuk memperbaiki amal ibadah dan mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci Ramadan. Dalam bulan ini, ada berbagai […]

  • Menginap di Rumah Bambu Jungleight Bali Dengan Kolam Renang Pribadi, Berminat Mencoba?

    Menginap di Rumah Bambu Jungleight Bali Dengan Kolam Renang Pribadi, Berminat Mencoba?

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id – Menginap di rumah bambu Jungleight Bali dengan kolam renang pribadi, berminat mencoba?. Rumah Bambu Jungleight Bali kini menjadi salah satu pilihan akomodasi unggulan di Bali. Yang menawarkan pengalaman menginap yang unik dan ramah lingkungan di tengah keindahan alam tropis. Menginap di rumah bambu Jungleight Bali dengan kolam renang pribadi, terletak di kawasan […]

  • penertiban reklame

    Satpol PP Surabaya Tertibkan 20 Reklame Tak Berizin

    • calendar_month Minggu, 23 Jun 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Satpol PP Kota Surabaya kembali menggelar penertiban terhadap papan reklame tak berizin, Sabtu (22/6/2024). Selain itu, para petugas juga menertibkan papan reklame yang sudah habis masa tayang. Ketua Tim Kerja Penindakan Satpol PP Surabaya, Agnis Juistityas mengatakan, Satpol PP Surabaya beserta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Surabaya melakukan penertiban papan reklame sebanyak 20 reklame […]

  • Pemain Manchester United Mason Mount mencetak 2 gol ke gawang Athletic Club. (Dok Official ManUtd)

    Manchester United vs Athletic Club: MU Melenggang ke Final Liga Europa Usai Menang Telak

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Manchester United sukses memastikan tiket ke final Liga Europa 2025 setelah membantai Athletic Club dengan agregat skor 7-1. Dalam laga leg kedua yang digelar di Old Trafford, Setan Merah tampil trengginas dan menang meyakinkan 4-1. Atmosfer di Theatre of Dreams malam itu luar biasa. Meskipun MU datang dengan keunggulan 3-0 dari leg pertama, tak […]

  • Mengulik Sejarah Kota Yogyakarta dari Kerajaan Mataram hingga Jadi Kota Budaya

    Mengulik Sejarah Kota Yogyakarta dari Kerajaan Mataram hingga Jadi Kota Budaya

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Yogyakarta, Ruang.co.id – Kota yang kaya akan sejarah dan budaya, memiliki kisah panjang yang menarik untuk ditelusuri. Kota Yogyakarta telah mengalami berbagai dinamika sejarah, dari masa kejayaan kerajaan hingga menjadi pusat perjuangan kemerdekaan Indonesia. Kota ini memiliki sejarah panjang yang bermula dari Kerajaan Mataram Islam pada abad ke-16. Setelah Perjanjian Giyanti pada 1755, Mataram terpecah […]

expand_less