Ruang.co.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar sosialisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) kepada puluhan pengemudi truk eksternal. Kegiatan ini bertujuan memperkuat Komitmen Pelindo Bersih di semua lini layanan receiving delivery. Sosialisasi berlangsung di Area Parkir Ekspor TPS pada Kamis (2/4/2026).
TPS menegaskan bahwa kelancaran arus barang di terminal ditopang oleh sistem yang handal dan komunikasi yang jelas, bukan karena praktik suap atau pungutan liar. Perusahaan juga menyediakan kanal pengaduan resmi bagi pengemudi yang menemukan indikasi permintaan imbalan ilegal.
“Kami ingin pengemudi truk tahu bahwa jika ada kendala di lapangan, ada jalur komunikasi resmi yang bisa digunakan. Kelancaran layanan di TPS bukan karena pungutan atau imbalan, tetapi karena sistem yang kami jalankan secara konsisten sesuai Komitmen Pelindo Bersih dan SMAP,” ujar Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, di lokasi kegiatan.
Dalam sosialisasi tersebut, TPS menyampaikan berbagai potensi kendala operasional yang kerap dihadapi pengemudi. Mulai dari antrean panjang hingga kendala teknis di gerbang masuk. Perusahaan juga membagikan nomor Customer Service 031-3202020 dan alamat email [email protected] sebagai jalur resmi pengaduan.
Untuk laporan dugaan pungli atau gratifikasi, TPS menyediakan kanal Whistleblowing Pelindo melalui nomor +62811 933 2345 atau +62811 9511 665. Pengemudi juga bisa melapor via email ke [email protected]. Semua laporan dijamin aman, rahasia, dan akan ditindaklanjuti secara bertanggung jawab.
Sejalan dengan tagline “Reliable Terminal with Service Excellence” dan semangat Danantara “Melayani Sepenuh Hati”, TPS membagikan helm dan rompi keselamatan kepada para pengemudi. Langkah ini untuk menumbuhkan budaya kerja yang aman, tertib, dan disiplin di kawasan pelabuhan.
“Kami berharap nilai integritas, transparansi, dan akuntabilitas semakin tertanam di seluruh lini operasional. Penguatan sinergi dengan mitra kerja akan mendukung layanan logistik yang berkelanjutan dan berdaya saing,” tutup Erika.

