Breaking News
light_mode
Selasa, 27 Oktober 2026
Beranda » Pendidikan » Soroti Sejumlah Kecurangan PPDB Jalur Zonasi di Kota Surabaya

Soroti Sejumlah Kecurangan PPDB Jalur Zonasi di Kota Surabaya

  • account_circle Ruang redaksi
  • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Tokoh Masyarakat rungkut Surabaya, soroti adanya indikasi kecurangan dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui jalur Zonasi. Berbagai modus dilakukan untuk meloloskan siswa agar bisa masuk sekolah negeri yang diinginkan. Apalagi, kecurangan tersebut juga ditemukan oleh lembaga Ombudsman.

Meski tujuan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dari sistem jalur zonasi cukup baik untuk bisa mengakomodir para siswa mendapatkan akses pendidikan yang sama, namun faktanya praktik kecurangan dalam pelaksanaannya menjadi tantangan besar. Hal ini disampaikan Tokoh Masyarakat di Kota Surabaya, Muhajir Wahyu Ramadhan.

Menurut pria kelahiran 43 tahun silam ini, merujuk pada temuan Ombudseman di tahun 2024, terjadi sejumlah kasus kecurangan dalam PPDB SMA jalur zonasi di Kota Surabaya kembali menjadi sorotan publik.

“Dalam kasus ini, nama calon peserta didik baru (CPDB) dititipkan di KK sebuah alamat yang tidak jauh dari sekolah tujuan di Surabaya. Kasus kecurangan dalam PPDB jalur zonasi menimbulkan kekhawatiran tentang integritas dan keadilan dalam proses seleksi siswa,” ungkap pria kelahiran 9 Juli ini.

Pria yang akrab disapa Abah Tindik ini mengungkapkan, terdapat sejumlah modus operandi yang digunakan dalam kecurangan PPDB di Surabaya. Salah satu modus yang menonjol adalah praktik “titipan” nama dalam Kartu Keluarga (KK) di alamat yang dekat dengan sekolah tujuan. “Praktik ini melibatkan pemalsuan data kependudukan sehingga siswa yang sebenarnya tidak memenuhi kriteria zonasi dapat diterima di sekolah yang diinginkan,” ujarnya.

Direktur PT Analisa Publik Media ini menambahkan, pemalsuan Alamat dan Dokumen Kependudukan: Calon Peserta Didik Baru (CPBD) menggunakan alamat palsu atau alamat “titipan” pada kartu keluarga yang memenuhi kriteria zonasi dengan bantuan oknum tertentu yang memanipulasi data di Disdukcapil.

Baca Juga  Mengenal Suku Tengger: Penjaga Spiritualitas di Kaki Gunung Bromo

“Yang kedua, manipulasi Surat Keterangan Domisili: Calon Pesrta Didik Baru (CPBD) sering kali memalsukan dan memperoleh surat keterangan dengan cara tidak sah, yang bertujuan untuk memperkuat bahwa CPBD tinggal di zona yang ditentukan,” bebernya.

Lelaki penghobi mincing ini berharap agar sistem PPDB terus diperbaiki dan dievaluasi agar tidak ada lagi siswa titipan atau siswa “siluman” yang bisa masuk ke sekolah yang diinginkan, padahal siswa yang bersangkutan tidak berhak karena tidak memenuhi persyaratan jalur zonasi.

“Pemerintah melalui dinas pendidikan harus terus memperbaiki dan mengevaluasi sistem PPDB melalui jalur Zonasi. Kecurangan ini memang sering terjadi setiap jelang PPDB. Jika ada oknum kepala sekolah, guru atau pejabat tertentu bermain dalam kasus PPDB ini harus segera diusut dan diberi sanksi, bila perlu dicopot dari jabatannya,” pungkasnya. (R1)

  • Penulis: Ruang redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temukan Side Hustle Sesuai Keahlianmu

    Kerja Sampingan yang Gak Nyiksa! Temukan Side Hustle Sesuai Keahlianmu

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Mengandalkan satu sumber penghasilan di era sekarang itu ibarat menggantungkan nasib pada satu payung di musim hujan—kadang bisa bertahan, tapi kalau anginnya kencang, siap-siap kebasahan. Makanya, banyak orang mulai mencari side hustle, alias kerja sampingan, buat nambah pundi-pundi tanpa harus resign dari pekerjaan utama. Masalahnya, nggak semua side hustle cocok sesuai buat semua […]

  • Film Sekuel Gladiator akan dirilis, Gladiator 2

    Warisan Maximus Berlanjut, Kembali ke Arena Film Sekuel Gladiator 2

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sutradara legendaris Ridley Scott kembali membawa kita ke dunia gladiator yang epik dengan sekuel yang sangat dinantikan, film Gladiator 2. Dilanjutkan dari kesuksesan film pertamanya tahun 2000 yang ikonik, film ini siap mengguncang bioskop pada bulan November 2024. Lebih dari dua dekade setelah peristiwa di film pertama, dunia gladiator masih menjadi tempat […]

  • AFF U19 Myanmar vs Laos 1-1

    AFF U19 Grub B Myanmar Ditahan Imbang Laos 1-1

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pertandingan penyisihan Grup B Piala AFF U19 yang berlangsung seru dan penuh semangat di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Minggu malam (21/7), kembali memperlihatkan tensi tinggi di antara dua tim, Myanmar dan Laos. Meski Myanmar tampil dominan dengan penguasaan bola yang lebih baik dan melancarkan banyak serangan, mereka gagal meraih kemenangan setelah […]

  • Prabowo buka Muktamar NU Jombang

    Prabowo Buka Muktamar ke-35 NU Jombang Minta Kartu Anggota

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Jombang, Ruang.co.id – Presiden Prabowo Subianto membuka secara resmi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis sore (27/8/2026). Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan tidak ikut campur dalam pengaturan agenda muktamar. “Saya tidak mengatur ini semua. Saya juga tidak mengerti, tapi ya, kita menerima ini semua,” ujar Prabowo. Prabowo […]

  • Sidang korupsi RPHU Lamongan

    Sidang Korupsi RPHU Lamongan Ungkap Fakta Baru: Wahyudi Tak Disebut dan Kerugian Telah Dikembalikan

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Sidang kasus dugaan korupsi proyek Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) Lamongan kembali mengungkap fakta-fakta mengejutkan. Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (15/8/2025). Terungkap bahwa nama Moch. Wahyudi sama sekali tidak pernah disebutkan dalam keterlibatan proyek ini, baik pada tahap persiapan, lelang, maupun pelaksanaan. Majelis hakim yang dipimpin Ni Putu Sri Indayani, SH […]

  • efisiensi anggaran sektor perhotelan

    Efisiensi Anggaran Pemerintah Terancam Rontokkan Industri Perhotelan,

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Industri perhotelan Indonesia sedang menghadapi tantangan besar akibat kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh pemerintah. Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani, memperingatkan bahwa kebijakan ini berpotensi menghilangkan pendapatan sebesar Rp24,5 triliun dari sektor perhotelan. Dampaknya sudah mulai dirasakan di hotel-hotel berbintang, terutama hotel bintang 3, bintang 4, dan bintang […]

expand_less