Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Pendidikan » Sejarah Kota Jakarta dari Sunda Kelapa hingga Ibu Kota Indonesia

Sejarah Kota Jakarta dari Sunda Kelapa hingga Ibu Kota Indonesia

  • account_circle Ruang Ilham
  • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Ruang.co.id – Jakarta, sebagai jantung Indonesia, menyimpan sejarah panjang dan kaya yang membentang selama berabad-abad. Kota ini telah mengalami berbagai perubahan nama, penguasa, dan perkembangan, hingga akhirnya menjadi ibu kota negara yang kita kenal sekarang.

Awalnya dikenal sebagai Sunda Kelapa, adalah pelabuhan penting Kerajaan Sunda sejak abad ke-4. Pada masa itu, Sunda Kelapa merupakan pelabuhan yang sangat penting dan menjadi pusat perdagangan rempah-rempah di Nusantara. Keberadaannya menarik minat berbagai bangsa asing, seperti Portugis, yang kemudian menguasai pelabuhan ini.

Sejarah Ibu Kota Jakarta

Gambar: Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta

Pada 1527, Fatahillah dari Kesultanan Demak menaklukkan kota ini dan menggantinya menjadi Jayakarta , yang berarti “kota kemenangan” Jayakarta berkembang menjadi sebuah kerajaan yang kuat dan menjadi pusat perdagangan yang ramai.

Namun, kejayaan Jayakarta tidak berlangsung lama. Kota ini kemudian jatuh ke tangan Belanda pada abad ke-17. Pada tahun 1619, VOC Belanda berhasil merebut dan menghancurkan Jayakarta. Mereka kemudian membangun kembali kota tersebut dan menamainya Batavia. Batavia menjadi pusat pemerintahan kolonial Belanda di Hindia Belanda dan mengalami perkembangan pesat sebagai kota perdagangan dan pusat pemerintahan.

Pada masa pendudukan Jepang (1942-1945), Batavia diganti namanya menjadi Jakarta. Setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada 17 Agustus 1945, Jakarta menjadi ibu kota resmi Indonesia.

Selama berabad-abad, Jakarta telah mengalami banyak perubahan. Dari sebuah pelabuhan kecil, Jakarta tumbuh menjadi sebuah kota besar yang kompleks. Perkembangan Jakarta tidak lepas dari pengaruh berbagai faktor, seperti kolonialisme, dan globalisasi.

Sejak saat itu, Jakarta terus berkembang menjadi ibu kota metropolitan yang modern dan menjadi pusat ekonomi, politik, dan budaya Indonesia.

Sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi, Jakarta berkembang pesat meski menghadapi tantangan seperti urbanisasi dan kemacetan. Kini, Jakarta tetap menjadi jantung politik dan ekonomi Indonesia serta pusat budaya dan diplomasi internasional.

Baca Juga  Mahasiswa Unusa Manfaatkan Limbah Kulit Buah Jadi SMARTFOAM Pembersih Sepatu
  • Penulis: Ruang Ilham

Rekomendasi Untuk Anda

  • Istighotsah JKSN doakan Khofifah

    Jadi Saksi, JKSN Gelar Istighotsah Doakan Gubernur Khofifah

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) menggelar istighotsah khusus untuk mendoakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kamis (12/2/2026) di Surabaya. Kegiatan ini digelar menyusul pemeriksaan Gubernur Khofifah sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan dana hibah Jawa Timur. Puluhan kiai dan santri turut larut dalam lantunan doa, memohon kekuatan dan keadilan bagi orang nomor […]

  • Lirik Lagu Complicated Avril Lavigne

    Lirik Lagu “Complicated”, Debut Avril Lavigne dengan Ikonik Dasi Hitam jadi Tren

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Sudah siap konser Avril Lavigne di Indonesia tahun 2025? Susun daftar putar lagu-lagu Avril Lavigne yang paling ingin kamu nyanyikan. Salah satunya “Complicated” adalah single pertama dari album debut Avril Lavigne, “Let Go”, yang dirilis pada tahun 2002. Lagu ini langsung menjadi fenomena global dan melambungkan nama Avril sebagai salah satu penyanyi […]

  • Mulyadi-Ardika, Gelar Kampanye Meriah di Kaba-Kaba

    Mulyadi-Ardika, Gelar Kampanye Meriah di Kaba-Kaba

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Ruang Hadilies
    • 0Komentar

    Bali, Ruang.co.id- Pasangan calon bupati dan wakil bupati Tabanan nomor urut 1, I Nyoman Mulyadi dan I Nyoman Ardika (“MS Glowing”), menggelar kampanye meriah di Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, pada Kamis (21/11/2024). Istri Calon Gubernur Bali Made Mulyawan Arya (De Gadjah), I Gusti Agung Dewi Adnyani, turut hadir.  Acara diawali senam bersama lansia dan ibu-ibu. […]

  • Persibo Bojonegoro lolos 8 besar

    Drama Stadion Gelora Delta: Tiket 8 Besar Liga 2 2024/2025 Jadi Milik Persibo!

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Ruang Mujiono
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Siapa bilang sepak bola cuma soal strategi? Drama dan emosi di lapangan hijau kembali membuktikan diri saat Persibo Bojonegoro mencuri tiket ke babak 8 Besar Liga 2 2024/2025 di detik-detik terakhir pertandingan. Ya, laga panas antara Deltras Sidoarjo melawan Persibo di Stadion Gelora Delta, Sabtu (11/1), menjadi sorotan dengan akhir yang bikin […]

  • jalan sehat HUT RI ke-81 Jojoran Surabaya

    Jalan Sehat Karnaval HUT ke-81 RI di Jojoran Surabaya Berhadiah Umroh dan Motor Disambut Tangis Haru

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Jalan sehat dan karnaval memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Jojoran, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya, berlangsung meriah dan penuh haru. Kegiatan yang digelar Minggu pagi, 23 Agustus 2026, itu menyedot perhatian karena menyediakan hadiah utama ibadah umroh ke Tanah Suci serta satu unit sepeda motor. Senin, (24/8). Ratusan warga dari berbagai […]

  • Tes kompetensi notaris berbasis CAT Jawa Timur

    200 Calon Notaris di Jawa Timur Ikuti Seleksi CAT, Ini Tahapannya!

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Sidoarjo, ruang.co.id – Sebanyak 200 calon notaris dari Jawa Timur mengikuti tes kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) di Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya, pada Rabu (2/10). Tes ini merupakan bagian dari proses seleksi nasional yang diikuti oleh 3.526 peserta dari seluruh Indonesia. Peserta merupakan lulusan program Magister Kenotariatan dari 41 perguruan […]

expand_less