Breaking News
light_mode
Kamis, 24 September 2026
Beranda » Ekbis » Dari Terminal ke Ekosistem Hijau: TPS Surabaya Galang Kolaborasi ESG Lewat Gerakan Tanam Pohon Buah

Dari Terminal ke Ekosistem Hijau: TPS Surabaya Galang Kolaborasi ESG Lewat Gerakan Tanam Pohon Buah

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Perayaan ulang tahun perusahaan seringkali identik dengan seremoni seremonial. Namun, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memilih jalan berbeda. Dalam rangka HUT ke-26, mereka mengubah tradisi dengan mengganti karangan bunga menjadi bibit pohon buah melalui program “Let’s Plant Our Tree”. Ini bukan sekadar simbolis, melainkan langkah nyata dalam ESG Journey perusahaan untuk menciptakan bisnis logistik yang berkelanjutan. Jum’at. (03/5/2025).

Di tengah gencarnya isu perubahan iklim, TPS memahami bahwa prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) harus diintegrasikan ke dalam DNA bisnis. Erika A. Palupi, Sekretaris Perusahaan TPS, menegaskan bahwa program penanaman pohon ini adalah cerminan semangat kolaborasi. “Setiap pohon yang ditanam hari ini adalah investasi untuk bumi di masa depan,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pelanggan, mitra logistik, hingga perbankan. Bibit pohon buah seperti mangga, jambu, dan rambutan ditanam di area Gate Domestik TPS, menciptakan ruang hijau yang kelak bisa dinikmati bersama. Pendekatan ini sejalan dengan tema HUT TPS ke-26: “ELEVATE” (Excellence in Leading Exceptional Values and Advanced Transformative Efforts).

Bagi TPS, keberlanjutan bukan hanya tentang mengurangi emisi karbon. Perusahaan ini telah melakukan terobosan dengan elektrifikasi alat berat seperti Container Crane (CC) dan Rubber Tyred Gantry (RTG), yang secara signifikan menekan polusi udara. Mereka juga mengembangkan program konversi limbah menjadi oksigen, sebuah inovasi yang langka di industri kepelabuhanan.

Program penanaman pohon ini juga merupakan kelanjutan dari kampanye “Let’s Move with Purpose”, yang sebelumnya diwujudkan dalam kegiatan Fun Trekking di Bukit Cendono, Mojokerto. Dengan menggandeng berbagai pihak, TPS membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci menciptakan dampak berkelanjutan.

Baca Juga  TPS Apresiasi Garda Logistik dengan Program Pelindo Peduli

Salah satu tantangan terbesar dalam menjalankan program ESG adalah keterlibatan semua pihak. TPS menyadari bahwa keberlanjutan tidak bisa dicapai sendirian. “ESG harus menjadi gerakan kolektif,” tegas Erika.

Dengan melibatkan mitra bisnis, instansi pemerintah, dan pelanggan, TPS menciptakan ekosistem yang saling mendukung. Misalnya, bank-bank mitra tidak hanya memberikan pendanaan tetapi juga turut serta dalam aksi penghijauan. Pendekatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB, khususnya SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

TPS membuktikan bahwa industri logistik tidak harus identik dengan polusi dan eksploitasi sumber daya. Melalui kolaborasi ESG, mereka menciptakan model bisnis yang berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

“Ini baru awal. Kami akan terus berinovasi untuk masa depan yang lebih hijau,” tutup Erika.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • pajak minimum global

    Indonesia Resmi Terapkan Pajak Minimum Global, Begini Dampaknya!

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Kabar besar datang dari Kementerian Keuangan. Mulai 1 Januari 2025, Indonesia resmi memberlakukan kebijakan Pajak Minimum Global. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 136/2024 yang ditandatangani pada akhir Desember lalu. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi sistem perpajakan Indonesia di tengah persaingan investasi global. Mengapa Pajak Minimum Global Penting? […]

  • Film Angel Pol

    Angel Pol: Goyang Dangdut Koplo Bikin Hati Bergoyang, Kisah Cinta yang Tak Terlupakan!

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Film Angel Pol hadir sebagai angin segar di dunia perfilman Indonesia dengan paduan unik antara komedi, romansa, dan irama menggoda dangdut koplo. Dibintangi oleh Michelle Ziudith dan Bhisma Mulia, film ini tidak hanya menghibur tetapi juga menyuguhkan kisah inspiratif tentang perjuangan, cinta, dan mimpi yang terus bergema di tengah kerasnya kehidupan. Sinopsis Angel […]

  • penertiban reklame

    Satpol PP Surabaya Tertibkan 20 Reklame Tak Berizin

    • calendar_month Minggu, 23 Jun 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Satpol PP Kota Surabaya kembali menggelar penertiban terhadap papan reklame tak berizin, Sabtu (22/6/2024). Selain itu, para petugas juga menertibkan papan reklame yang sudah habis masa tayang. Ketua Tim Kerja Penindakan Satpol PP Surabaya, Agnis Juistityas mengatakan, Satpol PP Surabaya beserta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Surabaya melakukan penertiban papan reklame sebanyak 20 reklame […]

  • Retret Kepala Desa Sidoarjo

    Retret Kades Sidoarjo Nyalakan Obor Integritas Desa Terbebas Korupsi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Ratusan kepala desa Sidoarjo mengikuti retret tiga hari di Puslat Rindam V/Brawijaya Malang mulai 3–5 Desember 2025, untuk memperkuat integritas, meningkatkan kompetensi, dan membangun tata kelola desa yang bersih serta akuntabel. Program ini menjadi langkah nyata pencegahan, korupsi dari hulu hingga tingkat paling dekat dengan warga. Pelatihan ini merupakan bagian dari Program […]

  • Memetri Deso Telogo

    Warga Dusun Telogo Sidoarjo Jaga Akar Peradaban Melalui Ritual Memetri Deso

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – Ratusan warga Dusun Telogo, Desa Sidokerto, Buduran, Sidoarjo menggelar tradisi Memetri Deso (merawat desa) dan Haul Akbar leluhur pada Sabtu ini (31/1/2026), guna membendung arus modernisasi yang mengancam hilangnya jati diri budaya lokal di tengah kawasan industri. Langkah masyarakat ini menjadi oase spiritual di tengah bisingnya deru mesin pabrik Kabupaten Sidoarjo. Mereka […]

  • gus fawait jember marak begal

    Jember Marak Begal, Gus Fawait Janji Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Jember, Ruang.co.id – Bakal calon bupati Jember Muhammad Fawait atau akrab dipanggil gus Fawait mengaku prihatin atas tingginya kasus kriminalitas di Jember khususnya kasus begal. Politisi dari partai Gerindra tersebut mengatakan tingginya begal tersebut sebagai dampak dari masinh tingginya angka kemiskinan di Jember yang hingga saat ini masih belum turun. “Semua tahu kalau tingginya kemiskinan […]

expand_less