Breaking News
light_mode
Rabu, 28 Oktober 2026
Beranda » Daerah » Gedung DPRD Sidoarjo Memanas: Maaf Bupati Tak Menyejukkan, Paripurna Diwarnai Legislator Walk Out

Gedung DPRD Sidoarjo Memanas: Maaf Bupati Tak Menyejukkan, Paripurna Diwarnai Legislator Walk Out

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id — Nuansa demokrasi kembali diuji di ruang Paripurna DPRD Sidoarjo. Sorotan publik tertuju pada rapat paripurna Selasa sore (17/6/2025) yang menjadi panggung drama politik. Ketika Bupati Subandi secara terbuka menyampaikan permintaan maaf, atas ucapannya waktu lalu yang sempat viral di medsos.

Namun, niat baik itu ternyata tak mampu membendung gelombang ketidakpuasan sejumlah legislator yang memilih meninggalkan sidang alias walk out (WO).

Suasana di dalam gedung yang biasanya penuh formalitas, berubah menjadi emosional. Saat Bupati Subandi berdiri di podium, lalu dengan suara yang tenang, menyampaikan permintaan maaf di hadapan para wakil rakyat.

Begini pidato permintaan maaf Bupati Subandi, “Kalimat yang menimbulkan friksi politik berkepanjangan, dengan tujuan menciptakan situasi yang tidak kondusif, dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Sehingga menyebut hal ini, dengan segala keredahan hati sebagai jiwa seorang pemimpin dan kenegarawan, demi menciptakan situasi yang tentram dan kondusif. KAMI MOHON MAAF SETULUSNYA. Semoga friksi ini bisa berakhir”.

Tepuk tangan menggema dari sebagian hadirin sebagai respons atas permintaan maaf itu. Namun, seperti dalam panggung besar demokrasi, tidak semua aktor panggung terkesan.

Bara Kekecewaan Legislator

Diketahui, permintaan maaf yang diutarakan itu adalah respons atas reaksi keras enam dari tujuh fraksi DPRD terhadap pernyataan Bupati sebelumnya yang menyebut anggota DPRD “kerjanya menghambur-hamburkan uang” terkait dana Pokok Pikiran (Pokir). Ucapan tersebut viral di media sosial dan dinilai merendahkan martabat lembaga legislatif.

Ketegangan memuncak saat interupsi mengejutkan dilontarkan Bambang Pujianto dari Fraksi Gerindra.

“Kami dari Fraksi Gerindra beserta beberapa fraksi lain, merasa tidak puas. Maka pak ketua pimpinan, kami WO,” tegas Bambang sembari berdiri dan meninggalkan ruangan.

Baca Juga  Kabar Baik, Dinsos Sidoarjo Siapkan Liponsos Baru 2 Hektare di Pilang Wonoayu

Gerakannya seperti sinyal domino. Legislator dari PDIP, PAN, Demokrat-NasDem, hingga sebagian PKB dan PKS ikut menyusul keluar. Ada yang memilih diam, ada pula yang menunduk dengan raut kecewa.

Sekalipun Abdillah Nasih pimpinan sidang, mencoba meredam anggota dewan yang WO untuk menahan diri dengan ucapan, “Tiada Gading yang tak retak, Allaah saja Maha Pemaaf”, namun tak diindahkannya.

Dari data yang dihimpun, yang melakukan ksi WO mayoritas anggota Fraksi PDIP (9 orang), Gerindra (9 orang), PAN (4), serta gabungan Demokrat-NasDem (3 dari 4 kursi), PKS dan PPP (4) ikut WO. Dari PKB, 10 dari 15 anggota juga memilih keluar. Hanya Fraksi Golkar besrrta semua anggotanya dan sebagian PKB yang konsisten bertahan di ruang sidang.

Antara Simbolik dan Substansi Maaf

Kusumo Adi Nugroho, legislator muda PDIP yang vokal, mengaku sikap fraksinya WO bukan karena ingin menciptakan kegaduhan, tetapi merasa maaf Bupati tidak cukup substantif.

“Permintaan maafnya kurang spesifik dan tidak serius. Kurang straight to the point, intinya seperti itu sih.,” jelas Kusumo.

Namun tidak semua fraksi berada di kubu yang sama. Ketua Fraksi Golkar, M. Nizar, sikap fraksinya menerima maaf Bupati dengan lapang dada. Bahkan Ia mengajak semua pihak untuk move on dan memaknai maaf secara dewasa.

“Kami menerima maaf itu dengan lapang dada. Ucapan yang dulu menyakiti sudah ditebus. Jadi apa lagi yang kurang?” ujarnya tenang.

Ia menilai, sikap WO justru dapat berdampak pada citra publik terhadap legislatif dan menyayangkan jika sidang-sidang penting dikhawatirkan akan menjadi penilaian minor di masyarakat/ publik Sidoarjo, terkesan ajang tarik ulur ego politik.

Netralitas yang Terjaga

Di tengah keruhnya tensi politik, suara netral justru muncul dari Fraksi PKB. Ketua Fraksi Moh. Dhamroni Chudlori menyatakan bahwa sikap WO dari sebagian anggota fraksinya adalah keputusan pribadi, bukan keputusan institusional.

Baca Juga  Mulyadi Targetkan 80 Persen Suara Kampanye di Desa Sanda Pupuan

“Kalau masalah ada anggota yang keluar, itu pribadi ya. Kami, secara fraksi, sudah menerima maaf Bupati,” tegas Dhamroni.

Ia bahkan mengingatkan nilai-nilai spiritual dalam menyikapi konflik politik.

“Allah saja Maha Pemaaf. Kok kita masih enggak bisa memaafkan?,” dengn menirukan ucapan Ketua DPRD disaat sidang.

Namun Dhamroni juga menggarisbawahi pentingnya disiplin internal. Bila ada anggota yang tak mengikuti keputusan fraksi, tidak menutup kemungkinan ada evaluasi dn sanksi.

Refleksi Demokrasi Sidoarjo

Peristiwa ini menunjukkan bahwa politik lokal tak kalah dinamis dari panggung nasional. Permintaan maaf seorang pemimpin bisa menjadi momen refleksi kebesaran jiwa, namun juga bisa memunculkan dilema bila maaf dianggap tidak sepadan dengan luka yang ditinggalkan.

Bagi legislator yang masih terluka, Walk out bukan sekadar aksi meninggalkan ruangan, tetapi simbol dari perasaan yang tak tertampung oleh kata-kata. Dan di ruang publik seperti Sidoarjo, gestur itu bisa berbicara lebih nyaring dari pidato resmi.

Kini, publik khususnya warga Sidoarjo menantikan, akankah ini menjadi akhir dari friksi berkepanjangan, atau justru membuka babak baru perpecahan?

“Moga aja konflik elit pejabat dan anggota dewan tidak berkepanjangan. Pastinya berpengaruh dengan janji perbaikan dan perubahan pembangunan Sidoarjo akan jadi lamban,” pinta Yasmin warga Sidoarjo Kota.

Yang pasti, dari kisah aksi WO ini telah merekam satu bab penting dalam perjalanan demokrasi di Sidoarjo, di mana maaf ternyata tidak selalu menutup luka.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jatanras Polda Jatim

    Jatanras Polda Jatim Tembak Pelaku Jambret Kalung di Sidoarjo, Anak 5 Tahun Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 1Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Unit 4 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim) melumpuhkan seorang pelaku jambret dengan tembakan di bagian kaki setelah mencoba kabur. Pelaku, yang diketahui berinisial AFN alias P (42), warga Desa Wedi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, melakukan aksi kriminalnya dengan menjambret kalung seorang anak perempuan berusia 5 tahun di wilayah Sidoarjo. […]

  • Era Globalisasi, Ini Pesan Inspiratif Komarudin Hidayat Pada Mahasiswa Baru

    Pesan Inspiratif Komarudin Hidayat Pada Mahasiswa Baru di Era Globalisasi

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Era Globalisasi dan Revolusi industri 4.0 berimbas pada dinamika pasar tenaga kerja semakin kompleks dan terus berubah seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Lulusan perguruan tinggi tidak bisa lagi hanya mengandalkan ijazah, mereka perlu memiliki keunggulan kompetitif yang mampu membuat mereka lebih menonjol di mata perekrut dibandingkan dengan lulusan lainnya Strategi persaingan […]

  • Edukasi HIV Pelajar Sidoarjo

    Jangan Takut Menghapus Stigma demi Melindungi Generasi Muda Sidoarjo dari HIV dan Narkoba

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id – BPR IMA menggelar edukasi pencegahan HIV dan narkoba, bagi generasi muda di pelataran Ciplaz Sidoarjo, Sabtu (29/8/2026). Puluhan pelajar dari SMAN 1, SMAN 2, SMA Antartika 2, SMKN 1, SMKN 3, serta SMK 10 November Buduran, tampak antusias menyimak sosialisasinya yang sangat menarik perhatian. “Saya baru dua tahun menjabat disini. Kata kawan […]

  • Aspirasi Run 2025

    Lari Sambil Beraspirasi DPRD Jatim Ajak Warga Bangun Jatim Lewat Aspirasi Run 2025

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Ruang Gentur
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di era dimana partisipasi masyarakat seringkali terbatas oleh formalitas, DPRD Jawa Timur menghadirkan terobosan segar melalui Aspirasi Run 2025. Event yang menggabungkan semangat olahraga dengan ruang ekspresi demokratis ini siap mengubah paradigma penyampaian aspirasi publik menjadi lebih dinamis dan menyenangkan. Stadion Wilis di Madiun akan menjadi saksi sejarah kolaborasi unik antara pemerintah dan […]

  • Sahur on The Road Surabaya

    Sahur on The Road Surabaya! Komunitas Baksos’e Suroboyo Berbagi 400 Paket Makanan untuk Pekerja Malam

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Ramadan adalah momen yang tepat untuk berbagi kebahagiaan, terutama bagi mereka yang masih bekerja di malam hari. Komunitas Baksos’e Suroboyo kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menggelar Sahur on The Road Surabaya, sebuah kegiatan sosial yang membagikan 400 paket nasi siap santap kepada para pekerja malam, seperti abang becak, tukang tambal ban, dan lainnya yang […]

  • Pelunasan biaya haji 1446 H

    Pelunasan Biaya Haji 1446 H Jemaah Reguler Dimulai 14 Februari 2025 Simak Rincian dan Cara Pembayarannya

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ruang M Andik
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Untuk para calon jemaah haji reguler yang telah terdaftar, kabar baik datang! Pelunasan biaya haji (Bipih) untuk tahun 1446 H/2025 Masehi akan dimulai pada 14 Februari 2025 dan berlangsung hingga 14 Maret 2025. Ini merupakan kesempatan bagi jemaah yang telah membayar setoran awal untuk melunasi sisa biaya haji mereka sesuai dengan embarkasi masing-masing. […]

expand_less