Nyawa Baru Transformasi Eks Hi-Tech Mall Surabaya Jadi Jantung Kreativitas Pemuda

Revitalisasi Hi-Tech Mall Surabaya
Wali Kota Eri Cahyadi menyulap eks Hi-Tech Mall jadi pusat ekonomi kreatif anak muda. Target tuntas 31 Mei dengan fasilitas gratis. Foto: Humas
Ruang Nurudin
Ruang Nurudin
Print PDF

Surabaya, Ruang.co.id – Wali Kota Eri Cahyadi memimpin langsung percepatan revitalisasi gedung eks Hi-Tech Mall Surabaya, menjadi pusat ekonomi kreatif dan hiburan pada Rabu (14/1/2026), demi menghidupkan kembali aset daerah sebagai ruang produktif bagi generasi muda, di momen Hari Jadi Kota Surabaya.

Ia menegaskan bahwa, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengejar target pengerjaan bagian basement (lantai bawah tanah) dan lantai dasar agar tuntas sebelum 31 Mei 2026. Fokus perbaikan saat ini meliputi pembenahan infrastruktur vital, fasad (tampak depan gedung), hingga pilar-pilar bangunan agar lebih estetik dan modern.

“Ada beberapa perbaikan yang kami lakukan, sekaligus mendata pelaku ekonomi kreatif dan anak muda. Insya Allah, kami berikan fasilitas gratis selama enam bulan pertama,” ujar optimisme Wali Kota Eri Cahyadi, saat meninjau lokasi.

Langkah berani ini bertujuan mengubah citra lama pusat belanja IT terbesar di Indonesia Timur tersebut, menjadi Creative Hub (pusat kreatif) yang inklusif. Area ini nantinya menyediakan ruang bagi industri gim, animasi, studio musik, hingga galeri UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).

Pemkot Surabaya juga akan mengintegrasikan kawasan ini dengan Taman Hiburan Rakyat dan Taman Remaja Surabaya, menjadi satu ekosistem wisata teknologi dan budaya.

Cak Eri, sapaan akrabnya, menyebutkan bahwa proses saat ini sudah memasuki tahap finishing (penyelesaian akhir) pada struktur utama.

“Ini tinggal detailing (pendetailan) saja, seperti membungkus pilar dan permainan lampu. Kami targetkan 31 Mei sudah bisa ditempati untuk merayakan ulang tahun Surabaya,” tambahnya.

Meski bertransformasi, nasib pedagang lama tetap terjamin. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP), Iman Kristian Maharhandono, memastikan pedagang elektronik di lantai satu tidak akan digusur. “Pedagang tetap berjualan di lantai satu, perbaikan saat ini fokus pada lantai dasar dan pilar luar,” tegas Iman.

Baca Juga  Semangat Gotong Royong Warga Surabaya Hidupkan Pentas Seni HUT RI

Kebijakan ini merupakan implementasi nyata dari Peraturan Daerah (Perda) terkait pemberdayaan pemuda dan penguatan ekonomi lokal.

Melalui skema kolaborasi dengan investor food and beverage (FnB/makanan dan minuman), gedung ini diharapkan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi, yang mampu menyerap tenaga kerja kreatif secara masif di Kota Pahlawan.