Masjid di Surabaya Sajikan Oase Ramadhan dengan Buka Puasa Gratis untuk Ojol

Buka puasa gratis ojol Surabaya
Ketua Takmir Masjid Ash-Shoobiriin, H.M.Molik Latief. Foto: Istimewa
Mascim
Mascim
Print PDF

Ruang.co.id – Suasana Ramadan di Masjid Ash-Shoobiriin, Rungkut, Surabaya, terasa berbeda tahun ini. Bukan hanya lantunan ayat suci yang terdengar, tetapi juga geliat kepedulian sosial yang menyapa para pengendara ojek online (ojol). Masjid yang berlokasi di Raya Rungkut Mapan FD No.1A ini menjelma menjadi oase di tengah hiruk pikuk kota, menyediakan fasilitas lengkap bagi para “Sahabat Ojol” yang tengah menanti waktu berbuka sambil beristirahat sejenak dari rutinitas menarik penumpang. Jum’at, (20/2/2026).

Masjid Ash-Shoobiriin tak hanya membuka pintu untuk salat, tetapi juga merangkul para musafir dan pengemudi ojek online dengan berbagai fasilitas. Di serambi selatan masjid, pengurus telah menyiapkan tempat khusus yang nyaman bagi para pengemudi ojek online untuk beristirahat. Tak hanya itu, akses internet gratis atau wifi juga tersedia, lengkap dengan stop kontak listrik untuk mengisi daya ponsel. Fasilitas ini menjadi berkah tersendiri bagi para pengemudi ojek online yang seringkali kehabisan baterai atau membutuhkan tempat singgah yang teduh di sela-sela pekerjaan.

Daya tarik utama dari program Ramadan di masjid ini tentu saja adalah hidangan takjil dan buka puasa gratis. Pengurus masjid dengan sigap menyiapkan sekitar 300 hingga 400 porsi makanan setiap harinya. Menu yang disajikan pun tidak monoton. Panitia sengaja mengganti-ganti hidangan setiap hari. Mulai dari rawon yang gurih, soto ayam yang hangat, hingga gulai yang kaya rempah selalu siap menemani waktu berbuka.

Ketua Takmir Masjid Ash-Shoobiriin, Muhammad Molik Latief, menegaskan bahwa masjid memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar tempat ibadah. “Masjid bukan hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial. Untuk menyemarakkan Ramadan, kami menyiapkan program takjil dan buka puasa bagi jamaah, musafir, dan teman-teman ojol,” jelasnya. Untuk menjaga ketertiban, panitia membagikan kupon kepada jamaah sebelum salat Magrib berjamaah. Menurutnya, antusiasme jamaah terus meningkat, terutama di akhir pekan, sehingga porsi makanan bisa mencapai 400 porsi lebih.

Baca Juga  Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Fisik dan Mental Kajian Subuh di Masjid Al-Haq Ungkap Rahasia Hidup Seimbang

Tak hanya berbuka, Masjid Ash-Shoobiriin juga menggelar kegiatan sahur bersama yang istimewa pada 10 malam terakhir Ramadan, khususnya di malam-malam ganjil. Rangkaian acara dimulai pada pukul 02.00 WIB dengan pelaksanaan salat malam, seperti salat Tahajud dan salat Tasbih secara berjamaah, dilanjutkan dengan zikir dan muhasabah. Setelah itu, para jamaah menikmati sahur bersama dengan hidangan yang telah disiapkan. Untuk kegiatan spesial ini, panitia menyiapkan hingga 1.000 porsi makanan sebagai bentuk penghormatan dan pelayanan maksimal kepada jamaah.

Menurut Muhammad Molik Latief, penyajian makanan dengan menggunakan piring dilakukan untuk memuliakan para jamaah. Ia menceritakan pengalaman seorang donatur yang merasa dihargai karena hidangan disajikan dengan layak. “Bagi sebagian jamaah, piring itu adalah simbol kemuliaan dan penghargaan,” ungkapnya.

Baca Juga  5 Sayuran yang Harus Dihindari Saat Sahur Agar Puasa Lebih Nyaman dan Sehat

Salah seorang pengemudi ojek online, Lukman, mengaku baru pertama kali singgah di Masjid Ash-Shoobiriin dan merasa sangat terbantu. “Rasanya senang sekali. Makanannya enak dan gratis. Siapa pun bisa ke sini. Semoga program ini terus berjalan dan semakin banyak donatur yang mendukung,” tuturnya. Ia merasakan kenyamanan seperti di rumah sendiri berkat fasilitas dan sambutan hangat dari pengurus masjid.

Melalui inisiatif ini, Masjid Ash-Shoobiriin berharap Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan lintas komunitas. Takmir masjid juga memanjatkan doa agar bulan suci ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat dan menjauhkan bangsa Indonesia dari berbagai musibah.